Frensia.id- Bagi pencinta GL Pro, tampaknya tidak perlu khawatir. Walaupun mesin sudah tua, ada solusi dari para peneliti untuk mesinnya agar tetap bekerja dengan prima.
Salah satunya adalah dengan memperbarui barui Sprocket. Komponen yang berbentuk roda bergerigi ini berfungsi untuk mentransfer daya dari satu poros ke poros lainnya. Alat ini umumnya digunakan dalam berbagai jenis kendaraan dan mesin, termasuk motor, sepeda, kendaraan roda rantai, dan peralatan industri lainnya.
Sprocket bekerja dengan cara menghubungkan dan menggerakkan rantai atau sabuk yang melilit di sekeliling giginya, memungkinkan transmisi tenaga yang efisien dan sinkronisasi gerakan antara dua poros. Untuk itu, elemen mekanis ini sangat penting dalam mendukung performa mesin para pemilik GL Pro.
Salah satu penelitian yang merekomendasi pemugaran sprocket untuk mesin Honda GL Series, sepeti GL Pro adalah yang disusun oleh Raditya Afi Tama. Ia fokus pada pengaruh ukuran elemen mekanis tersebut pada performa mesin GL Pro. Temuan penelitiannya telah dipublish pada tahun kemarin di Repository Faklutas Tehnik UMY, 2023.
Motor Honda GL Pro berbahan bakar bensin. Jadi dikenal dengan motor Otto. Karena itu, menurut Raditya, proses kerjanya berdasarkan siklus Otto.
Mesinnya merupakan tipe motor dengan pembakaran dalam, yang tersedia dalam varian 2 langkah dan 4 langkah. Biasanya, seiring berjalannya waktu, performa mesin sepeda motor Otto dapat menurun secara signifikan.
Karena itu, butuh modifikasi guna peningkatan performa mesin. Salah satu bisa dengan mengubah ukuran sprocket sebagai unit penerus daya. Untuk membuktikan signifikansi solusi tersebut ia berupaya meneliti sepeda motor Honda GL Pro 200 cc dengan modifikasi Sprocket.
Raditya memakai metode metode eksperimental dengan menggunakan alat dynotest yang dilakukan di Dynoracingjogja untuk mengukur nilai daya dan torsi mesin. Bahan bakar yang digunakan selama pengujian adalah Pertamax Turbo 98. Prosesnya dilakukan dengan membandingkan nilai daya, torsi, dan kecepatan maksimum antara sprocket standar ukuran 46 dengan sprocket ukuran 36.
Setelah dengan seksama melakukan test dan kajian. Akhirnya, ia berkesimpulan bahwa bahwa penggantian sprocket dari ukuran standar 46 ke ukuran 36 memberikan peningkatan performa yang signifikan.
Ada peningkatan daya sebesar 1,2 HP (7,22%), torsi meningkat sebesar 0,79 Nm (4,48%), dan bahkan kecepatan maksimal juga naik sebesar 12 km/jam (10,43%) dapat dicapai dengan mengubah ukuran sprocket. Modifikasi ukuran sprocket terbukti menjadi salah satu cara efektif untuk meningkatkan performa sepeda motor, terutama dalam hal tenaga, torsi, dan kecepatan maksimum.
Hasil temuan tersebut tampak memberikan panduan praktis bagi para pengguna sepeda motor yang ingin meningkatkan performa kendaraan mereka melalui modifikasi mekanis yang relatif sederhana. Dengan mengganti sprocket standar ukuran 46 dengan ukuran 36, pengguna dapat merasakan peningkatan yang signifikan dalam performa sepeda motor mereka. Modifikasi ini tidak hanya meningkatkan daya dan torsi, tetapi juga mempercepat kecepatan maksimal, memberikan pengalaman berkendara yang lebih responsif dan dinamis.
Secara keseluruhan, para pencinta GL Pro 200 CC dapat memakai solusi Raditya ini agar tidak khawatir lagi pada performa mesin tuanya. Pemilihan ukuran sprocket yang tepat untuk optimasi performa sepeda motor, perlu diperhatikan. Modifikasi tersebut dapat menjadi pilihan menarik bagi pemilik sepeda motor yang mencari cara efektif dan efisien untuk meningkatkan kinerja mesin tanpa memerlukan perubahan besar pada komponen lain.