Aneh, Karena Sudah Nelfon Gusti Allah Masyarakat Di Daerah ini Telah Melaksanakan Shalat Idul Fitrih

Sabtu, 6 April 2024 - 06:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Akun X @RomeoWalker19

Ilustrasi Akun X @RomeoWalker19

Frensia.id- Padahal yang lain masih siap-siap mudik, anehnya masyarakat di daerah Gunung Kidul,Yogyakarta, malah telah berlebaran. Mereka telah melaksanakan shalat Idul Fitrih di Kompleks Masjid Aolia kemarin (05/04/2024).

Lebih aneh lagi, penatapan waktu lebarannya adalah didasarkan pada komunikasi tokoh pimpinan Jema’ahnya dengan Allah SWT yang dilakukan dengan melalui saluran telefon.

Tokoh yang dimaksud bernama, KH. Raden Ibnu Hajar Shaleh Pranolo. Ia akrab dipanggil dengan sapaan Mbah Benu. Dia yang mengaku menelfon langsung pada Tuhan.

saya tidak pakai perhitungan, saya telfon langsung pada Allah,“, tuturnya dalam video yang beredar di Media X.

Ia mengaku bertanya langsung pada Allah,  

Ya Allah, Kemarin tanggal 4 malam 4. Ini sudah dua sembilan, satu syawalnya kapan?”, ucapnya menceritakan komunikasikan dengan Alllah SWT.

Baca Juga :  Tiga Tingkatan Puasa: Syariat, Thoriqoh, Hakikat

Tuhan kemudian menjawabnya, “Tanggal limo, semua koyok ngono”.

Bahkan Mbah Benu mengaku dirinya tidak disalahkan oleh beberapa pihak. Ia meyakini, semua adalah urusan Allah.

ora opo-opo urusan ingsun gusti Allah”, tuturnya sangat tegas dalam video yang beredar.

Ceritanya tentang menelfon Allah ini, tentu membuat warganet terheran-heran. Akhirnya, di kesempatan waktu dan kesempatan yang tampaknya berbeda. Ia membuat video klarifikasi.

Video ini disebarkan oleh akun media X bernama @merapi_uncover. Potongan penjelasannya postingan adalah sebagai berikut,

pimpinan masjid aolia mbah benu meluruskan pernyataan yang viral di media sosial, berikut statement mbah benu yang berhasil di dapatkan oleh admin”.

Dalam video terlihat Mbah Benu meluruskan pernyataan pada video sebelumnya yang viral itu.

Baca Juga :  Sya'ban, Selangkah Menuju Ramadhan

itu sebenarnya, hanya istilah. Dan yang sebenarnya adalah perjalanan spiritual saya, kontak batin dengan Allah subhanahu wa ta’alah”, tuturnya.

Pada video kedua ini, ia yang juga meminta maaf, jika ucapannya sebelumnya menyinggung banyak pihak.

Apabila pernyataan saya, yang menyinggung dan atau tidak berkenan. Saya mohon maaf sebesar-besarnya pada semua pihak. Terima kasih”, ucapnya mengakhiri video yang sebarkan oleh akun X @merapi_uncover (05/04/2029).

Sebenarnya, waktu lebaran mereka yang lebih awal ini dikarenakan mereka telah melaksanakan puasa lebih awal juga dibanding ketetapan pemerintah.

Dilansir dari laman kompas.com, mereka telah melaksanakan tarawih  beberapa hari sebelumnya ketetapan pemerintah. Mereka telah menjalankan puasa sejak tanggal 07 Maret 2024.Aritnya, telah sholat tarawih sejak tanggal 06 Maret.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Lima Jawaban Elegan Untuk Pertanyaan Sensitif Saat Lebaran
Dari Mustahik ke Miliarder Kecil, Riset Berikut Ungkap Rahasia Program Zakat di Malaysia yang Sukses Raih RM12.000 per Bulan
Manifesto Zakat: Cinta, Kemanusiaan, dan Keadilan
Mereguk Sahur, Meneguk Cahaya Ramadhan
Ramadhan dan Kita yang Sibuk Sendiri
Sekolah Tiga Bahasa Rukun Harapan Jember: Jodoh Perjuangan Gus Dur dengan Pendiri Yayasan
Bikin Haru, Jawaban Nyai Sinta Ketika Ditanya Tentang Kebiasaan Buka Puasa Gus Dur
Viral Pedagang Bakso Jember Diringkus Polisi Diduga Gelapkan Uang Arisan 3 M, Begini Kronologinya

Baca Lainnya

Selasa, 1 April 2025 - 08:23 WIB

Lima Jawaban Elegan Untuk Pertanyaan Sensitif Saat Lebaran

Kamis, 27 Maret 2025 - 21:23 WIB

Dari Mustahik ke Miliarder Kecil, Riset Berikut Ungkap Rahasia Program Zakat di Malaysia yang Sukses Raih RM12.000 per Bulan

Selasa, 25 Maret 2025 - 15:26 WIB

Manifesto Zakat: Cinta, Kemanusiaan, dan Keadilan

Selasa, 18 Maret 2025 - 18:52 WIB

Mereguk Sahur, Meneguk Cahaya Ramadhan

Sabtu, 15 Maret 2025 - 17:41 WIB

Ramadhan dan Kita yang Sibuk Sendiri

TERBARU

Kolomiah

Lebaran yang Membumi

Rabu, 2 Apr 2025 - 23:14 WIB

Ilustrasi idul fitri 1446 H

Opinia

Lebaran: Subjek Bebas yang Memaafkan

Rabu, 2 Apr 2025 - 13:20 WIB