Bob Marley Disebut Akademisi UNJ Sebagai Musisi Pejuang Kelas

Sunday, 28 July 2024 - 14:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar Bob Marley Disebut Akademisi UNJ Sebagai Musisi Pejuang Kelas (Sumber: AI/Imam

Gambar Bob Marley Disebut Akademisi UNJ Sebagai Musisi Pejuang Kelas (Sumber: AI/Imam

Frensia.id- Lagu Bob Marley dianggap banyak menyanyikan lagu-lagu anti diskriminasi. Lirik-liriknya banyak yang mengarah pada ajakan untuk bersama memperjuangkan kelas masyarakat yang tertindas.

Bob Marley yang memiliki nama lengkap Robert Nesta Marley merupakan maestro reggae dunia. Ia tak hanya memperkenalkan musik Reggae, namun juga mensosialisasi gagasan rastafari untuk keadilan dan kesetaraan sosial masyarakat.

Salah satu akademisi Universitas Negeri Jakarta, Anggiat Pangihutan, fokus mengkaji penggal demi penggal lirik lagu Bob Marley. Ia menggunakan teori semiotik untuk mendeteksi adanya makna perjuangan kelas dalam lagu-lagu yang telah masyhur dinyanyikan di publik.

Anggiat melakukan analisis teks untuk mendapatkan makna representament dan interpretament pada tanda-tanda yang terdapat dalam lirik lagu melalui kerangka teori yang digagas Charles Pierce. Sedangkan konstruksi perjuangan kelas adalah gagasan dari Karl Marx dan Gramscy.

Baca Juga :  Saksikan SLANK Manggung Di Banyuwangi, Pahami Cara Tukar Tiketnya!

Adapun lagu yang dianalisisnya adalah I Shot the Sheriff, War, Buffalo Soldier, Zimbabwe, dan Get Up, Stand Up. Kelima lagu ini tampak dipilih karena memiliki nuansa perjuangan sosial.

Hasil penelitiannya sebenarnya telah terbit pada 2011 silam. Dipublikasi dalam repository UNJ sendiri.

Dari hasil kajian yang dilakukan, ia menemukan bahwa kelima lagu yang diteliti ternyata memiliki tema yang sama yang dalam menggambarkan perjuangan kelas bawah. Tentunya untuk terbebas dari seluruh diskriminasi yang terjadi dan dilakukan oleh orang-orang borjuis atas kelas atas.

Menurutnya, lagu-lagu yang dinyanyikan itu memuat tentang kisah bagaimana kelas bawah melawan dominasi kelas atas dalam upaya untuk mengakhiri diskriminasi dan ketidakadilan sosial. Kelas bawah ditindas dan dimanfaatkan oleh kelas atas.

Baca Juga :  Jelang Konser HS Hey Slank, Kaka Pimpin Ratusan Riders Konvoi Keliling Banyuwangi

Hal demikian terjadi, karena kelas atas menginginkan kelas bawah terus diperas dan lemah. Lagu-lagu Bob Marley dalam pandangannya menyoroti kelas atas yang bergantung pada kelas bawah untuk memenuhi kebutuhan mereka. Hal demikian terjadi dengan cara yang tidak adil dan eksploitatif.

Dengan demikian, kelima lagu tersebut secara nyata telah dapat merepresentasikan perjuangan kelas bawah guna mendapatkan kebebasan atas penindasan dan pengaruh hegemonik kelas atas. Kelas bawah digambarkan berjuang untuk melawan penindasan dan diskriminasi yang dilakukan oleh kelas atas.

Bob Marley telah menampilkan karya yang mengusung tema karya seni perjuangan kelas bawah dalam melawan ketidakadilan dan diskriminasi. Tujuannya, menciptakan masyarakat yang lebih adil dan setara. (*)

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Jelang Konser HS Hey Slank, Kaka Pimpin Ratusan Riders Konvoi Keliling Banyuwangi
Guncang Banyuwangi, Slank dan HS Buktikan Musik Mampu Jadi Motor Gerak Ekonomi Akar Rumput
Tur Ke-10 ‘HS Hey Slank’ Siap Guncang Pantai Marina Boom
Saksikan SLANK Manggung Di Banyuwangi, Pahami Cara Tukar Tiketnya!
Dituding Pendukung Prabowo, Aurelie Bantah Lewat Reels: “Aku Nggak Pernah Ikut Kampanyenya”
Ariel Noah Membagikan Kisah Perjalanan dari Bandung ke Bali
Keturunan Sultan Hamengkubuwono II Mendapatkan Kepercayaan Menjadi Kapten JKT48
Dimensi Gender Lagu Dangdut Pernah Diteliti Serius Akademisi Universitas California

Baca Lainnya

Sunday, 1 November 2026 - 18:36 WIB

Jelang Konser HS Hey Slank, Kaka Pimpin Ratusan Riders Konvoi Keliling Banyuwangi

Sunday, 1 November 2026 - 16:14 WIB

Guncang Banyuwangi, Slank dan HS Buktikan Musik Mampu Jadi Motor Gerak Ekonomi Akar Rumput

Sunday, 1 November 2026 - 16:03 WIB

Tur Ke-10 ‘HS Hey Slank’ Siap Guncang Pantai Marina Boom

Saturday, 31 October 2026 - 21:02 WIB

Saksikan SLANK Manggung Di Banyuwangi, Pahami Cara Tukar Tiketnya!

Sunday, 23 August 2026 - 23:27 WIB

Dituding Pendukung Prabowo, Aurelie Bantah Lewat Reels: “Aku Nggak Pernah Ikut Kampanyenya”

TERBARU

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Jember, Bambang Saputro (kanan), bersama warga Jember setelah melakukan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD). (Foto: Humas Dispendukcapil).

Politia

Aktivasi IKD Jember Capai 139.966 Akun Per 6 November 2026

Friday, 6 Nov 2026 - 19:16 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading