Bulan Puasa Rutin Sholat Tarawih, Bagaimana Jika Tidak?

Selasa, 12 Maret 2024 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Sumber; Pixels

Ilustrasi, Sumber; Pixels

Frensia.id- Sholat tarawih umum rutin dilakukan setiap Bulan puasa yang penuh berkah. Banyak orang yang tidak ingin menyia-nyiakan momentum keberkahannya. Namun ada sebagian orang yang tidak menunaikannya. Bagaimana hukumnya?   

Ada banyak penjelasan ulama’ terkait hal ini, salah satunya, Al-Hafidh Ibnu Hajar al-‘Asqalani.

Ia memberikan penjelasan bahwa shalat Tarawih adalah shalat sunnah yang khusus dilakukan selama bulan Ramadhan.

Dalam kitabnya yang berjudul “Fathul Bari Syarh Shahih al-Bukhari”, shalat ini dinamakan Tarawih karena para pelaksananya beristirahat sejenak di antara setiap empat rakaat atau antara dua kali salam.

Bahkan sebenarnya dalam hadis Nabi Muhammad telah secara lugas disabdakan,

مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ  (متفق عليه)

Baca Juga :  Mereguk Sahur, Meneguk Cahaya Ramadhan

“Barang siapa melakukan shalat (Tarawih) pada Ramadhan dengan iman dan ikhlas (karena Allah SWT) maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (Muttafaq ‘Alaih).

Berdasarkan hadis tersebut, sholat terawih sebenarnya tidak diwajibkan oleh Allah SWT. Hukumnya sunnah.

Artinya, jika tidak dikerjakan tidak mendapatkan dosa, namun jika dikerjakan mendapatkan pahala.

Sebagaimana dijelaskan dalam kitab “Syarhu Muslim” karangan Imam Al Nawawi. Menurutnya, hadis yang dipaparkan oleh jumhur ulama’ disepakati sebagai dasar kesunnahan solat tarawih.

Disebabkan hukumnya yang sunnah,  KH Bahauddin Mursalim (Gus Baha’) pernah menasihati Ummat Muslim. Ia menyarankan agar tidak buru-buru menilai orang yang tidak sholat tarawih itu buruk.

Baca Juga :  Istimewa! Warteg Gratis Alfamart Hadirkan 54.000 Paket Berbuka untuk Kaum Duafa di 36 Kota

Ia menyarankan agar menghindari kebiasaan mengucapkan “rugi Ramadhan hanya satu tahu sekali kok gak sholat tarawih di Masjid Berjama’ah”. Sebab, ada potensi menyakiti perasaan orang lain.

Banyak orang yang tidak memiliki kesempatan sholat tarawih karena tanggung jawab kerjanya dalam  mencari Riski. Orang yang berprofesi seperti satpam, tukang parkir, penjaga toko dan sebagainya, berpotensi sakit hati mendengar ucapan tersebut

Sebenarnya mereka ingin sholat, namun tidak mampu atau memiliki tanggung jawab dalam kesibukannya mencari Riski Allah.

Tarawih itu sunnah, sedangkan nafkah itu wajib. Menghindari dari kemiskinan secara ekonomi supaya tidak menjadi beban orang lain, itu lebih utama”, tuturnya.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Lima Jawaban Elegan Untuk Pertanyaan Sensitif Saat Lebaran
Dari Mustahik ke Miliarder Kecil, Riset Berikut Ungkap Rahasia Program Zakat di Malaysia yang Sukses Raih RM12.000 per Bulan
Manifesto Zakat: Cinta, Kemanusiaan, dan Keadilan
Mereguk Sahur, Meneguk Cahaya Ramadhan
Ramadhan dan Kita yang Sibuk Sendiri
Sekolah Tiga Bahasa Rukun Harapan Jember: Jodoh Perjuangan Gus Dur dengan Pendiri Yayasan
Bikin Haru, Jawaban Nyai Sinta Ketika Ditanya Tentang Kebiasaan Buka Puasa Gus Dur
Viral Pedagang Bakso Jember Diringkus Polisi Diduga Gelapkan Uang Arisan 3 M, Begini Kronologinya

Baca Lainnya

Selasa, 1 April 2025 - 08:23 WIB

Lima Jawaban Elegan Untuk Pertanyaan Sensitif Saat Lebaran

Kamis, 27 Maret 2025 - 21:23 WIB

Dari Mustahik ke Miliarder Kecil, Riset Berikut Ungkap Rahasia Program Zakat di Malaysia yang Sukses Raih RM12.000 per Bulan

Selasa, 25 Maret 2025 - 15:26 WIB

Manifesto Zakat: Cinta, Kemanusiaan, dan Keadilan

Selasa, 18 Maret 2025 - 18:52 WIB

Mereguk Sahur, Meneguk Cahaya Ramadhan

Sabtu, 15 Maret 2025 - 17:41 WIB

Ramadhan dan Kita yang Sibuk Sendiri

TERBARU

Kolomiah

Lebaran yang Membumi

Rabu, 2 Apr 2025 - 23:14 WIB

Ilustrasi idul fitri 1446 H

Opinia

Lebaran: Subjek Bebas yang Memaafkan

Rabu, 2 Apr 2025 - 13:20 WIB