Catat! Ini Cara Berwudhu Ketika Sakit

Sabtu, 27 Januari 2024 - 18:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Berwudhu (Foto: Inilah Koran)

Ilustrasi Berwudhu (Foto: Inilah Koran)

Frensia.id – Salat merupakan rukun Islam yang wajib dilaksanakan oleh umat Islam dengan syarat, rukun, dan bacaan tertentu yang dimulai dengan takbir dan diakhiri dengan salam.

Salah satu syarat sah yang paling utama dalam salat adalah sucinya seseorang dari hadats dan najis.

Hadats dalam Hukum Islam terbagi menjadi dua, hadats kecil dan hadats besar.

Hadats kecil adalah segala hal yang dapat membatalkan wudhu, dalam keadaan ini seorang muslim tidak boleh salat, tawaf, memegang mushaf, dan lain sebagainya.

Maka, seseorang yang hendak melaksanakan salat harus bersuci terlebih dahulu. Untuk bersuci dari hadats kecil adalah dengan cara berwudhu

Wudhu pada dasarnya tidak wajib, tetapi menjadi syarat dalam perkara yang wajib. Oleh karena itu wudhu menjadi wajib ketika hendak salat.

Hal tersebut berangkat dari satu kaidah Ushul Fiqh (Ilmu Penetepan Hukum Islam) yang menyebutkan,

Baca Juga :  Istimewa! Warteg Gratis Alfamart Hadirkan 54.000 Paket Berbuka untuk Kaum Duafa di 36 Kota

ٌمَا لا يَتِمُّ الوَاجِبُ اِلَّا بِهِ فَهُوَ وَاجِب

“sesuatu yang wajib tidak bisa sempurna kecuali dengan sesuatu itu, maka sesuatu itu wajb hukumnya”.

Berwudhu merupakan bagian dari bersuci dalam Islam dengan menggunakan air.

Lantas, bagaimana seorang yang hendak salat, tapi tidak dapat menggunakan air, entah karena sakit atau dalam kondisi lainnya?

Berikut frensia.id rangkum ketentuan berwudhu untuk orang sakit yang hendak melaksanakan salat:

Orang Sakit Tetap Wajib Menggunakan Air
Orang sakit yang hendak melakukan salat wajib bersuci dengan mengunakan air. Dengan air itu ia dapat menghilangkan hadats kecil dengan berwudhu, dan menghilangkan hadats besar dengan melakukan mandi

Dalam hal tidak dapat menggunakan air karena saran dari dokter atau dimaklumi jika di salah satu anggota badan tidak boleh terkena air, dan dapat menambah parah penyakitnya jika terkena air, maka diperbolehkan dengan cara bertayammum sebagai ganti dari wudhu.

Baca Juga :  Gus Aab, Ungkap Tiga Tipologi Pengurus NU yang Harus Diopeni

Ketentuan Tayammum Sebagai Ganti dari Wudhu
Secara Istilah Tayammum ialah bersuci dengan debu yang suci sebagai ganti dari wudhu’ dan atau sebagai ganti dari anggota wudhu’

Dari pengetian tersebut dapahami tayammum dapat mengganti wudhu secara keseluruhan, jika orang sakit tidak dapat menggunakan air sama sekali

Namun, jika yang tidak dapat terkena air hanya bagian tertentu dari anggota wudhu. Maka tetap berwudhu seperti biasa, dan mengganti dengan tayammum ketika sampai pada anggota wudhu yang tidak dapat terkena air.

Tayammum hanya berlaku untuk satu kali perkara wajib, artinya satu tayammum untuk satu salat. Tetapi dapat digunakan untuk sekian perkara sunnah.

Adapun untuk cara bertayammum, semoga frensia.id dapat menyajikannya di lain kesempatan.

Semoga bermanfaat. Wallahu a’lam Bishshawab…

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Lima Jawaban Elegan Untuk Pertanyaan Sensitif Saat Lebaran
Dari Mustahik ke Miliarder Kecil, Riset Berikut Ungkap Rahasia Program Zakat di Malaysia yang Sukses Raih RM12.000 per Bulan
Manifesto Zakat: Cinta, Kemanusiaan, dan Keadilan
Mereguk Sahur, Meneguk Cahaya Ramadhan
Ramadhan dan Kita yang Sibuk Sendiri
Sekolah Tiga Bahasa Rukun Harapan Jember: Jodoh Perjuangan Gus Dur dengan Pendiri Yayasan
Bikin Haru, Jawaban Nyai Sinta Ketika Ditanya Tentang Kebiasaan Buka Puasa Gus Dur
Viral Pedagang Bakso Jember Diringkus Polisi Diduga Gelapkan Uang Arisan 3 M, Begini Kronologinya

Baca Lainnya

Selasa, 1 April 2025 - 08:23 WIB

Lima Jawaban Elegan Untuk Pertanyaan Sensitif Saat Lebaran

Kamis, 27 Maret 2025 - 21:23 WIB

Dari Mustahik ke Miliarder Kecil, Riset Berikut Ungkap Rahasia Program Zakat di Malaysia yang Sukses Raih RM12.000 per Bulan

Selasa, 25 Maret 2025 - 15:26 WIB

Manifesto Zakat: Cinta, Kemanusiaan, dan Keadilan

Selasa, 18 Maret 2025 - 18:52 WIB

Mereguk Sahur, Meneguk Cahaya Ramadhan

Sabtu, 15 Maret 2025 - 17:41 WIB

Ramadhan dan Kita yang Sibuk Sendiri

TERBARU

Don Quixote, Tokoh fiksi karangan Miguel De Cervantes

Kolomiah

Kita Adalah Don Quixote yang Terhijab

Jumat, 4 Apr 2025 - 13:02 WIB

Kolomiah

Lebaran yang Membumi

Rabu, 2 Apr 2025 - 23:14 WIB