Datang ke Kemensos, Bupati Fawait Paparkan Temuan 14 Ribu Penerima Bansos Sudah Meninggal

Thursday, 25 June 2026 - 18:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Jember, Muhammad Fawait, saat menemui Wakil Menteri Sosial (Wamensos) RI Agus Jabo Priyono (Foto: Istimewa).

Bupati Jember, Muhammad Fawait, saat menemui Wakil Menteri Sosial (Wamensos) RI Agus Jabo Priyono (Foto: Istimewa).

Frensia.Id- Bupati Jember Muhammad Fawait menemui jajaran Kementerian Sosial (Kemensos) RI di Jakarta untuk menyerahkan hasil verifikasi data kemiskinan ekstrem.

Dalam pertemuan tersebut, Pemkab Jember memaparkan temuan belasan ribu penerima bantuan sosial (Bansos) yang ternyata sudah meninggal dunia.

Bupati Fawait menjelaskan, langkah berani ini diambil dengan mengerahkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Jember untuk turun langsung melakukan verifikasi faktual (ground check) ke desa-desa.

Hasilnya, dari 16.775 penduduk kategori miskin ekstrem (Desil 1) yang disisir, ditemukan belasan ribu data tidak tepat sasaran karena penerimanya telah wafat.

“Pemkab Jember bergerak cepat menerbitkan 14.462 akta kematian secara massal. Data warga yang telah wafat ini tercatat masih aktif menerima berbagai bantuan, dengan rincian 10.480 jiwa penerima Bansos PBI-JK, 2.845 penerima PKH, dan 3.317 penerima Program Sembako (BPNT),” katanya, Kamis (25/6/2026).

Baca Juga :  Buntut Kasus Kekerasan Siswa, DPRD Jember Sidak Sekolah Rakyat hingga Minta CCTV Ditambah

Selanjutnya kata dia, verifikasi untuk Desil 1 telah selesai rampungkan secara menyeluruh. Ke depan, Jember berkomitmen tidak akan berhenti di sini.

“Kami akan terus melanjutkan langkah ini guna membantu verifikasi data untuk Desil 2, Desil 3, hingga Desil 4 atau 5,” ujarnya.

Pria yang karib disapa Gus Fawait ini menambahkan, bahwa ketepatan data adalah kunci utama. Agar alokasi anggaran bisa lebih efektif.

“Ketepatan data adalah kunci utama agar APBN maupun APBD dapat dirasakan langsung oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan, sekaligus membuka ruang kuota baru bagi warga miskin lain yang selama ini terlewat dari bantuan,” paparnya.

Mendengar laporan tersebut, Wakil Menteri Sosial (Wamensos) RI Agus Jabo Priyono memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif Gus Fawait dan jajaran Pemkab Jember.

Baca Juga :  Gus Fawait Targetkan Dana Perubahan APBD 2026 untuk Pengentasan Kemiskinan di Jember

Menurutnya, kebijakan menggerakkan ASN ke lapangan ini patut menjadi contoh teladan bagi daerah lain di Indonesia.

“Kami mengapresiasi tinggi apa yang dilakukan Pemkab Jember. Pemerintah memegang mandat penuh dari Presiden Prabowo Subianto untuk memastikan DTSEN diperbarui dan semakin akurat,” ungkapnya.

Dia juga menegaskan bahwa kevalidan data dari daerah sangat krusia. Tujuannya ialah untuk program-program strategis nasional ke depan.

“Validitas data ini krusial agar bantuan sosial tepat sasaran serta program strategis nasional seperti Sekolah Rakyat berjalan optimal guna memutus rantai kemiskinan,” pungkasnya.

Sebagai informasi, menindaklanjuti kunjungan ini, Kemensos melalui Pusdatin akan segera melakukan pembersihan data (cleansing data).

Kuota kosong yang ditinggalkan oleh penerima yang telah meninggal dunia akan langsung dialihkan untuk menampung warga miskin baru yang benar-benar membutuhkan.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Buntut Kasus Kekerasan Siswa, DPRD Jember Sidak Sekolah Rakyat hingga Minta CCTV Ditambah
Datang ke Jember, MenPAN-RB Puji Integrasi 279 Layanan dalam Satu Atap
DPRD Jember Gelar RDP Dugaan Sengketa Tanah Warga Kemuningsari Lor Panti, PTPN Tak Hadir
PAN Banyuwangi Gelar Rakerda 1 dan Pelantikan DPC, Siap Mengusung Kader Sendiri
Petani Lojejer Protes ke DPRD Jember terkait Kades Rangkap Jabatan Anggota Gapoktan
Tanggapan DPRD Soal 3 Siswa Sekolah Rakyat di Jember Diduga Jadi Korban Kekerasan
Gus Fawait Respons ‘Surat Cinta’ MUI Jember soal Sound Horeg
Pemkab Jember Perluas Layanan Kesehatan Gratis se-Jawa Timur, Targetkan 10.000 Pasien

Baca Lainnya

Wednesday, 28 October 2026 - 18:01 WIB

Buntut Kasus Kekerasan Siswa, DPRD Jember Sidak Sekolah Rakyat hingga Minta CCTV Ditambah

Monday, 26 October 2026 - 16:32 WIB

Datang ke Jember, MenPAN-RB Puji Integrasi 279 Layanan dalam Satu Atap

Monday, 26 October 2026 - 14:07 WIB

DPRD Jember Gelar RDP Dugaan Sengketa Tanah Warga Kemuningsari Lor Panti, PTPN Tak Hadir

Saturday, 24 October 2026 - 22:24 WIB

PAN Banyuwangi Gelar Rakerda 1 dan Pelantikan DPC, Siap Mengusung Kader Sendiri

Saturday, 24 October 2026 - 16:56 WIB

Petani Lojejer Protes ke DPRD Jember terkait Kades Rangkap Jabatan Anggota Gapoktan

TERBARU

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading