Di Anggap Remeh, Tapi Bisa Antisipasi Getaran Motor

Sabtu, 10 Agustus 2024 - 18:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumber foto: Istimewa

Sumber foto: Istimewa

Frensia.Id- Pengendera sepeda motor sering mengeluh karena motornya bergetar secara berlebihan, tentu hal tersebut membuat tidak nyaman. Seringkali dianggap remeh ternyata baut mur yang kurang kencang menjadi penyebab motor bergetar.

Getaran pada motor memang terbilang umum. Apalagi jika motornya sudah berusia tua alias sudah dipakai lama.

Ternyata ada hal sepele yang bisa mengantisi getaran pada motor. Dengan melakukan beberapa hal, bisa memberikan perubahan yang signifikan dan bahkan membuat berkendara terasa lebih halus.

Adiyono, salah satu montir memberikan tips sederhana yang sering kali diabaikan oleh para pemilik motor.

“Hal yang sering tidak diperhatikan para pemilik motor  adalah pengencangan baut dan mur di bagian rangka dan mesin. Baut yang kendur bisa membuat getaran motor lebih terasa karena komponen-komponen tidak saling terikat dengan kuat,” jelas Adiyono kepada Frensia.Id, Sabtu (10/8/2024).

Baca Juga :  KA Pandalungan Hadirkan Layanan Priority Agar Perjalanan Lebih Eksklusif dan Nyaman

Menurut pengalamannya, hanya dengan memastikan semua baut dan mur dikencangkan sesuai standar, getaran pada motor bisa berkurang cukup banyak.

“Rantai yang terlalu kendur atau terlalu tegang juga bisa menambah getaran pada motor. Begitu juga dengan tekanan angin ban yang tidak sesuai, bisa membuat motor terasa lebih bergetar saat melaju di jalan,” tambah montir yang berusia 30 tahun itu.

Adiyono merekomendasikan untuk selalu memeriksa kondisi rantai dan tekanan angin ban setiap beberapa minggu sekali, terutama jika motor sering digunakan dalam jarak jauh.

Baca Juga :  KA Pandalungan Hadirkan Layanan Priority Agar Perjalanan Lebih Eksklusif dan Nyaman

Menurut Adiyono, hal-hal kecil seperti ini sering kali diabaikan karena dianggap sepele, padahal dampaknya cukup besar terhadap kenyamanan berkendara.

“Perawatan motor enggak harus selalu mahal atau rumit. Hal-hal kecil seperti ini bisa dilakukan sendiri oleh pemilik motor di rumah, dan hasilnya bisa sangat terasa,” ujarnya.

Melakukan perawatan sederhana dan rutin tentunya menjaga motor tetap dalam kondisi prima, minim getaran, dan memberikan kesan berkendara yang lebih menyenangkan.

Perhatian terhadap detail kecil, seperti pengencangan baut, perawatan rantai, dan tekanan ban, bisa menjadi solusi efektif untuk mengurangi getaran motor.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

KA Pandalungan Hadirkan Layanan Priority Agar Perjalanan Lebih Eksklusif dan Nyaman
Nuvve Holding Corp Perusahaan Kendaraan Listrik Gabung ke Pasar Bitcoin, Meski dengan Modal Terbatas
Komentar Trump Soal DeepSeek: Alarm Peringatan bagi Dominasi Teknologi AS
Bodi Kereta Api Jenis SSNG Terlalu Mepet Tembok Terowongan, Begini Penjelasan KAI
KAI Daop 9 Himbau Masyarakat agar Menggunakan Tiket Resmi Untuk Naik Kereta Api
Blockchain Association Minta Trump Prioritaskan Kebijakan Crypto dalam Kepemimpinannya
PT Pindad Akui, Mesin dan Transmisi MV3 Garuda Bukan Buatan dalam Negeri
Cerahnya Prospek Industri Mobil Listrik di Indonesia, Diteliti

Baca Lainnya

Senin, 3 Maret 2025 - 13:33 WIB

KA Pandalungan Hadirkan Layanan Priority Agar Perjalanan Lebih Eksklusif dan Nyaman

Kamis, 30 Januari 2025 - 13:48 WIB

Nuvve Holding Corp Perusahaan Kendaraan Listrik Gabung ke Pasar Bitcoin, Meski dengan Modal Terbatas

Kamis, 30 Januari 2025 - 13:27 WIB

Komentar Trump Soal DeepSeek: Alarm Peringatan bagi Dominasi Teknologi AS

Jumat, 10 Januari 2025 - 13:42 WIB

Bodi Kereta Api Jenis SSNG Terlalu Mepet Tembok Terowongan, Begini Penjelasan KAI

Senin, 23 Desember 2024 - 03:00 WIB

KAI Daop 9 Himbau Masyarakat agar Menggunakan Tiket Resmi Untuk Naik Kereta Api

TERBARU

Kolomiah

Lebaran yang Membumi

Rabu, 2 Apr 2025 - 23:14 WIB

Ilustrasi idul fitri 1446 H

Opinia

Lebaran: Subjek Bebas yang Memaafkan

Rabu, 2 Apr 2025 - 13:20 WIB