Diundang DPR RI, Gus Fawait Pantau Bandara Jember, Kondisinya “Hidup Enggak, Mati Tak Mau”

Tuesday, 3 December 2024 - 13:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar Gus Fawait Pantau Bandara Jember (Sumber: Istimewa)

Gambar Gus Fawait Pantau Bandara Jember (Sumber: Istimewa)

Frensia.id – Bupati terpilih Kabupaten Jember, Gus Fawait, menunjukkan komitmennya dalam mengatasi persoalan vital ekonomi masyarakat. Ia memantau langsung kondisi Bandara Notohadinegoro pada pagi hari, 3 November 2024.

Langkah ini ia ambil setelah mendapat undangan dari Komisi VI DPR RI untuk membahas masa depan bandara yang saat ini dianggap berada dalam kondisi stagnan—”hidup enggak, mati tak mau.”

Informasi ini awalnya terungkap melalui unggahan di media sosial Siswono, anggota DPRD Jember dari Fraksi Gerindra, yang membagikan foto Gus Fawait saat berada di Bandara Notohadinegoro.

Dalam wawancara dengan Frensia.id, Siswono menjelaskan bahwa kedatangan Gus Fawait bertujuan untuk mengamati kondisi terkini bandara serta merumuskan rencana pengembangannya ke depan. Hasil analisis tersebut akan disampaikan dan dikoordinasikan dengan DPR RI.

“Itu karena memang ada sebuah terobosan permintaan dari Komisi VI DPR RI dalam hal ini Bapak Kawendra,” ujar Siswono.

Tidak hanya Kawendra Lukistian dari Fraksi Gerindra, perhatian pada pengembangan bandara ini juga datang dari anggota DPR RI lainnya, seperti H. Charles Meikyansah dari Fraksi NasDem dan Bambang Haryadi dari Fraksi Gerindra, serta beberapa anggota lain dari Daerah Pemilihan (Dapil) Lumajang-Jember.

Baca Juga :  Sempat Diinfus, Bupati Jember Tetap Ikut Jalan Bareng 25 Ribu Peserta Tajemtra 2026

“Tapi semangat semua keterwakilan DPR RI yang berangkat dari Dapil Lumajang-Jember. Bukan hanya Pak Kawendra, tapi semua anggota DPR RI ada semangat yang sama mulai Bapak Charles, Bapak Bambang Haryadi, juga yang lain-lain,” tambah Siswono.

Langkah revitalisasi Bandara Notohadinegoro dinilai sangat penting untuk memacu perkembangan ekonomi Jember.

Menurut Siswono, bandara ini sebenarnya memiliki potensi besar menjadi kebanggaan masyarakat Jember. Namun, kondisinya saat ini cukup memprihatinkan, terutama jika dibandingkan dengan perkembangan pesat Bandara Banyuwangi.

“Yaitu dalam rangka bagaimana menggiatkan kembali bandara yang selama ini hidup enggak, mati tak mau. Ini kan cukup memperhatikan. Padahal ini potensi awal menjadi sebuah kebanggaan masyarakat Kota Jember melalui pemerintah Kota Jember. Namun demikian, per detik ini kita kalah start jauh dengan Banyuwangi,” katanya.

Siswono menambahkan bahwa pengembangan bandara ini juga akan membawa dampak positif bagi sektor pariwisata, UMKM, dan bahkan fasilitas seperti lapangan golf satu-satunya di kawasan Tapal Kuda, yang nasibnya saat ini serupa dengan bandara.

“Karena ini memang bagian dari upaya pemberdayaan ekonomi, ya perhotelan, UMKM nantinya, dan insya Allah lapangan golf yang juga sama nasibnya, hidup enggak, mati tak mau,” jelasnya.

Baca Juga :  Latma Garuda Shakti 2026 Dimulai, Prajurit Indonesia-India Asah Kemampuan Tempur di Banyuwangi

Rencana pemulihan Bandara Jember meliputi pembukaan rute penerbangan baru, termasuk Bali-Jember dan Jember-Jakarta. Namun, kendala utama saat ini adalah pembebasan lahan, mengingat area bandara masih berada di bawah penguasaan PTPN I Regional 5.

Siswono menyebut bahwa Kawendra sudah memulai langkah hearing dengan beberapa maskapai untuk mengatasi persoalan ini.

“Bapak Kawendra sebagai keterwakilan dari DPR RI di Komisi VI, beliau sudah mencoba melakukan hearing dengan beberapa maskapai yang notabene ini adalah juga segera menyanggupi. Tinggal bagiannya goodwill pembahasan lahan, karena kita akan kendalanya di pembahasan lahan dulu, Mas. Ya bandara itu kan masih dikuasai, dimiliki HGU-nya oleh PTPN yang sekarang menjadi PTPN I Regional 5,” ujarnya.

Optimisme turut disampaikan Siswono, mengingat posisi Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, yang kini menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia.

“Kebetulan Prabowo sebagai Ketua Umum dan sekaligus sebagai Presiden Republik Indonesia, maka insya Allah upaya-upaya apa yang selama ini menjadi kendala di Jember, akan dapat terselesaikan,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Kemen PPPA Tegaskan Terus Lakukan Advokasi: Perempuan Tetap Menstruasi Meski dalam Kondisi Darurat
Guncang Banyuwangi, Slank dan HS Buktikan Musik Mampu Jadi Motor Gerak Ekonomi Akar Rumput
Gus Fawait Sosialisasikan Program Pemkab Jember melalui Bunga Desaku di Kecamatan Jelbuk
Komisi D DPRD Jember Soroti Kasus Kekerasan Seksual, Kampus Diminta Evaluasi Pengawasan Mahasiswa
Datang ke Jember, Menteri KP Minta Proyek KNMP Tuntas Akhir November
Satreskim Polresta Banyuwangi Bongkar Bisnis Solar Subsidi Ilegal
Hari Sumpah Pemuda 2026, DPC PDI Perjuangan Banyuwangi Gelar Aksi Resik Kali Sungai Kalimati Muncar
Latma Garuda Shakti 2026 Dimulai, Prajurit Indonesia-India Asah Kemampuan Tempur di Banyuwangi

Baca Lainnya

Sunday, 1 November 2026 - 16:14 WIB

Guncang Banyuwangi, Slank dan HS Buktikan Musik Mampu Jadi Motor Gerak Ekonomi Akar Rumput

Saturday, 31 October 2026 - 22:47 WIB

Gus Fawait Sosialisasikan Program Pemkab Jember melalui Bunga Desaku di Kecamatan Jelbuk

Friday, 30 October 2026 - 20:15 WIB

Komisi D DPRD Jember Soroti Kasus Kekerasan Seksual, Kampus Diminta Evaluasi Pengawasan Mahasiswa

Friday, 30 October 2026 - 18:18 WIB

Datang ke Jember, Menteri KP Minta Proyek KNMP Tuntas Akhir November

Thursday, 29 October 2026 - 21:40 WIB

Satreskim Polresta Banyuwangi Bongkar Bisnis Solar Subsidi Ilegal

TERBARU

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading