Elon Musk Mendarat di Bali, Indonesia Siap Luncurkan Starlink

Minggu, 19 Mei 2024 - 16:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Elon Musk bersama Luhut Binsar Pandjaitan - Reuters

Elon Musk bersama Luhut Binsar Pandjaitan - Reuters

Frensia.id – Miliarder teknologi Elon Musk mendarat di Bali,  ia bertujuan untuk meluncurkan layanan Starlink untuk memperluas internet ke daerah-daerah terpencil di Indonesia

Jutaan orang di Indonesia, negara kepulauan yang luas dengan lebih dari 17.000 pulau, saat ini belum terhubung dengan layanan internet yang andal.

Musk, yang melakukan kunjungan pertamanya ke negara Asia Tenggara, dijadwalkan meluncurkan Starlink bersama Presiden Joko Widodo di sebuah klinik di ibu kota Bali, Denpasar, pada Minggu sore 19 Mei 2024.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan Starlink “memiliki kemampuan menjangkau wilayah paling terpencil sekalipun di Indonesia.”

Baca Juga :  KH Said Aqil Sirajd Tak Sehebat Gus Dur, Kalah Hadapi Cawe-cawe Jokowi di NU

“Saya berkesempatan menjemput Elon di bandara pagi ini dan kemudian membahas beberapa agenda beliau selama berada di sini,” tulis Menkeu di akun Instagram resminya.

“Salah satu topik utamanya adalah peluncuran layanan internet Starlink.”

Menurut Luhut, Musk juga akan berbicara di World Water Forum yang saat ini digelar di pulau liburan tersebut.

Layanan Starlink akan diuji coba bulan ini di ibu kota baru Indonesia, Nusantara, di pulau Kalimantan, yang akan dibuka pada bulan Agustus, menurut para pejabat.

Pemerintah Indonesia memindahkan ibu kota dari Jakarta yang lalu lintasnya macet, di mana para peneliti mengatakan sebagian besar wilayah bisa berada di bawah air pada tahun 2050 karena kenaikan permukaan laut dan penurunan permukaan tanah.

Baca Juga :  KA Pandalungan Hadirkan Layanan Priority Agar Perjalanan Lebih Eksklusif dan Nyaman

Setelah uji coba tersebut, Starlink yang memperoleh izin beroperasi di Indonesia awal bulan ini, dapat diluncurkan secara komersial di seluruh nusantara.

Starlink sudah tersedia di Asia Tenggara di Malaysia dan Filipina.

Dengan menggunakan jaringan satelit orbit rendah Bumi, Starlink dapat menyediakan internet ke lokasi terpencil atau area yang infrastruktur komunikasi normalnya dinonaktifkan.

Menurut Bank Dunia, sekitar dua pertiga dari sekitar 270 juta penduduk Indonesia memiliki akses terhadap internet pada tahun 2022.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

KA Pandalungan Hadirkan Layanan Priority Agar Perjalanan Lebih Eksklusif dan Nyaman
Nuvve Holding Corp Perusahaan Kendaraan Listrik Gabung ke Pasar Bitcoin, Meski dengan Modal Terbatas
Komentar Trump Soal DeepSeek: Alarm Peringatan bagi Dominasi Teknologi AS
Bodi Kereta Api Jenis SSNG Terlalu Mepet Tembok Terowongan, Begini Penjelasan KAI
KAI Daop 9 Himbau Masyarakat agar Menggunakan Tiket Resmi Untuk Naik Kereta Api
Blockchain Association Minta Trump Prioritaskan Kebijakan Crypto dalam Kepemimpinannya
PT Pindad Akui, Mesin dan Transmisi MV3 Garuda Bukan Buatan dalam Negeri
Cerahnya Prospek Industri Mobil Listrik di Indonesia, Diteliti

Baca Lainnya

Senin, 3 Maret 2025 - 13:33 WIB

KA Pandalungan Hadirkan Layanan Priority Agar Perjalanan Lebih Eksklusif dan Nyaman

Kamis, 30 Januari 2025 - 13:48 WIB

Nuvve Holding Corp Perusahaan Kendaraan Listrik Gabung ke Pasar Bitcoin, Meski dengan Modal Terbatas

Kamis, 30 Januari 2025 - 13:27 WIB

Komentar Trump Soal DeepSeek: Alarm Peringatan bagi Dominasi Teknologi AS

Jumat, 10 Januari 2025 - 13:42 WIB

Bodi Kereta Api Jenis SSNG Terlalu Mepet Tembok Terowongan, Begini Penjelasan KAI

Senin, 23 Desember 2024 - 03:00 WIB

KAI Daop 9 Himbau Masyarakat agar Menggunakan Tiket Resmi Untuk Naik Kereta Api

TERBARU

Kolomiah

Lebaran yang Membumi

Rabu, 2 Apr 2025 - 23:14 WIB

Ilustrasi idul fitri 1446 H

Opinia

Lebaran: Subjek Bebas yang Memaafkan

Rabu, 2 Apr 2025 - 13:20 WIB