Hanya 3 Syarat, Santri Berprestasi Merapat! UIN Malang Sediakan Beasiswa Teladan, Simak Ketentuannya Disini

Friday, 23 February 2024 - 17:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangkapan Layar Laman Pendaftaran Beasiswa Teladan UIN Malang

Tangkapan Layar Laman Pendaftaran Beasiswa Teladan UIN Malang

Frensia.id – Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang menyediakan 6 jalur masuk bagi calon mahasiswa program sarjana (S1) tahun 2024.

Salah satu seleksi yang telah dibuka setelah Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP) dibawah Kemendikburistek dan Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SPAN-PTKIN) dibawah Kemenag adalah Beasiswa Teladan yang dikelola secara mandiri oleh UIN Malang.

Beasiswa Teladan merupakan jalur penerimaan mahasiswa baru dan beasiswa pendidikan penuh di UIN Malang. Pendaftaran jalur ini telah dibuka sejak tanggal 19 Februari s/d 19 April 2024.

Dari empat kategori penerima Beasiswa Teladan, ketiganya sangat lekat dengan kehidupan santri. Empat kategori tersebut adalah:

  1. Memiliki Tahfidz Al-Quran 30 juz secara baik;
  2. Memiliki keahlian dalam qira’atul kutub, tafsir jalalain (juz 1 s.d 3) dan tahfidz alfiyah ibnu malik secara baik;
  3. Memiliki hafalan hadist arbain dan kandungannya secara baik;
  4. Memiliki kompetensi dan prestasi dalam bidang seni dan olahraga.
Baca Juga :  "Falaisa 'Indahu Fulus Fahuwa Mamfus", Kata KH. Zuhri Juga Disadari Dari Tauladan Rosul

Benefit yang diberikan pada calon mahasiswa yang lulus jalur ini akan dibebaskan dari uang asrama (Ma’had) dan uang kuliah tunggal UKT sampai 8 (delapan) semester.

Demikian juga, calon mahasiswa jalur ini bebas memilih semua program studi (prodi) yang ada di UIN Malang, dengan pengecualian kategori peserta Hafalan Hadits hanya pada prodi Pendidikan Agama Islam, Hukum Kekuarga, dan Ilmu Hadits. Serta prodi Pendidikan Dokter dan Farmasi hanya untuk kategori Tahfidz Al-Qur’an.

Baca Juga :  Riset Orientalis Ungkap Inkonsistensi Moral dan Disiplin Diri Saat Ramadhan Para Pemuda Mesir

Adapun syarat untuk bisa mengikuti seleksi jalur Beasiswa Teladan adalah sebagai berikut:

  1. Siswa SMA/SMK/MA/Madin dan Pesantren Muaddalah yang lulus pada tahun 2023 dan 2024
  2. Memiliki Nomor Induk Siswa Nasional (NISN)
  3. Bagi pendaftar bidang hafalan Al-Qur’an dan prestasi olahraga/seni melampirkan sertifikat hafalan/prestasi

Selanjutnya, mekanisme seleksi terdiri dari tes prefensi yang dilakukan secara online dan tes bidang yang dilaksanakan secara offline di kampus 1 UIN Malang. Untuk informasi lebih lanjut calon mahasiswa dapat mengakses laman pmb.uin.malang.ac.id/beasiswa-teladan/.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Buku Dewan Fiqh Amerika, Menggugat Mitos Rukyah dan Menuju Kepastian Astronomi
Riset Orientalis Ungkap Inkonsistensi Moral dan Disiplin Diri Saat Ramadhan Para Pemuda Mesir
Menarik! Riset Prof Joni Aasi, Direktur UNESCO, Tentang Kerusakan Akibat Bom di Gaza
CEO Tesla Merasa Tidak Bahagia, Begini Penjelasannya
Peneliti Universitas Esa Unggul Sebut Kepentingan Konglomerat Media Rusak Demokrasi Pers
Logika Penguasaan Negara Pada Karya Jurnalistik Diteliti Akademisi
Dispendik Jember Lakukan Trauma Healing di SDN 02 Jelbuk Usai Insiden Guru Over Reaktif
Oknum Guru SD di Jelbuk Jember Telanjangi Murid Gegara Hilang Uang, Dispendik Tarik Pelaku dari Sekolah

Baca Lainnya

Saturday, 14 February 2026 - 01:53 WIB

Buku Dewan Fiqh Amerika, Menggugat Mitos Rukyah dan Menuju Kepastian Astronomi

Saturday, 14 February 2026 - 01:29 WIB

Riset Orientalis Ungkap Inkonsistensi Moral dan Disiplin Diri Saat Ramadhan Para Pemuda Mesir

Saturday, 14 February 2026 - 01:01 WIB

Menarik! Riset Prof Joni Aasi, Direktur UNESCO, Tentang Kerusakan Akibat Bom di Gaza

Wednesday, 11 February 2026 - 15:57 WIB

CEO Tesla Merasa Tidak Bahagia, Begini Penjelasannya

Tuesday, 10 February 2026 - 18:34 WIB

Peneliti Universitas Esa Unggul Sebut Kepentingan Konglomerat Media Rusak Demokrasi Pers

TERBARU