Hasil Riset! Bunuh Diri Paling Banyak Di Pedesaan

Thursday, 15 August 2024 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar Hasil Riset! Bunuh Diri Paling Banyak Di Pedesaan (Sumber: Canva)

Gambar Hasil Riset! Bunuh Diri Paling Banyak Di Pedesaan (Sumber: Canva)

Frensia.id- Hasil riset, aksi nekat bunuh diri masyarakat Indonesia banyak mendapatkan perhatian serius dari beberapa akademisi. Mencengangkan! Dari beberapa penelitian ternyata banyak kejadian yang terjadi di desa.

Salah satunya riset yang dilakukan oleh sejumlah akademisi dari luar negeri yang berkolaborasi dengan  peneliti nasional. Sandersan Onie dari University of New South Wales (UNSW Sydney), Sydney, Australia, Jane Pirkis dari Australian National University, Canberra, Australia dan Mark Larsen dari University of Melbourne, Australia. Mereka berkolaborasi dengan sejumlah periset nasional.

Hasil penelitiannya telah diterbitkan dalam bentuk jurnal. Bahkan telah dipublikasi dalam The Lancet Regional Health – Southeast Asia pada March 2024.

Mereka menghitung rasio jumlah kasus bunuh diri yang terjadi di daerah perkotaan dibandingkan dengan di daerah pedesaan berdasarkan data SRS 2018. Langkah pertama yang dilakukan adalah memperoleh rasio kasar dengan membandingkan jumlah kasus bunuh diri di dua wilayah tersebut. Ini memberikan gambaran awal mengenai perbandingan insiden bunuh diri tanpa mempertimbangkan perbedaan populasi antara perkotaan dan pedesaan.

Namun, karena daerah perkotaan memiliki jumlah penduduk yang lebih besar, yakni 22% lebih banyak dibandingkan pedesaan. Kemudian mereka menyusun rasio kedua yang disesuaikan dengan populasi. Untuk mendapatkan rasio yang lebih akurat, jumlah kasus bunuh diri di perkotaan dibagi dengan angka 1,22. Langkah ini bertujuan untuk menyesuaikan perbandingan dengan memperhitungkan ketidakseimbangan populasi di kedua wilayah tersebut.

Baca Juga :  Akses Desa di Jember Lumpuh Total Gegara Tebing Longsor

Dengan cara ini, mereka dapat memperoleh perbandingan yang lebih representatif antara insiden bunuh diri di perkotaan dan pedesaan. Rasio yang telah disesuaikan ini memberikan gambaran yang lebih adil mengenai tingkat bunuh diri di kedua wilayah, tanpa dipengaruhi oleh jumlah penduduk yang secara alami lebih besar di daerah perkotaan.

Hasil risetnya, ternyata lebih banyak bunuh diri terjadi di pedesaan. Tingginya angka bunuh diri di daerah pedesaan Indonesia, dengan rasio yang disesuaikan sebesar 1:4,47.

Hal ini menunjukkan bahwa fenomena ini terjadi secara tidak proporsional dibandingkan dengan perkotaan. Ada beberapa faktor yang berkontribusi terhadap angka tersebut. Salah satu penyebab utama adalah religiusitas yang lebih tinggi di pedesaan, yang sering kali menyebabkan stigma lebih kuat terhadap masalah kesehatan mental. Stigma ini menghambat individu untuk mencari bantuan profesional, sehingga masalah kesehatan mental yang mereka hadapi sering kali tidak mendapatkan penanganan yang tepat.

Baca Juga :  SPBU Teuku Umar Jember Disegel Gegara Terlibat Pencurian 4 Ribu Liter Solar

Selain itu, ketersediaan sarana untuk melakukan bunuh diri di pedesaan lebih banyak dibandingkan di perkotaan. Penggunaan tali dan pestisida, yang sangat mudah diakses di daerah pedesaan, menjadi metode yang umum dalam kasus bunuh diri.

Kondisi ini memperparah situasi, karena sarana yang memadai dan mudah dijangkau dapat meningkatkan risiko tindakan bunuh diri.

Faktor budaya juga memainkan peran penting, terutama dalam komunitas pedesaan seperti di Gunung Kidul, yang memiliki angka bunuh diri yang cukup tinggi. Di daerah-daerah pedesaan, gangguan kesehatan mental sering kali dikaitkan dengan kepercayaan terhadap kehadiran entitas nonmanusia seperti jin atau hantu.

Alih-alih mencari bantuan medis atau psikologis, banyak masyarakat yang lebih memilih pendekatan religius atau spiritual untuk menangani masalah ini, yang sering kali tidak efektif dalam mengatasi akar permasalahan kesehatan mental. (*)

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Pusing Usai Minum Obat, Pemancing di Jember Ditemukan Tewas di Sungai
Masih Was-was, Warga Perumahan Pesona Regency Kembali Beribadah di Masjid Pasca-ledakan
Police Line Masjid Jember yang Terjadi Ledakan Sudah Dibuka
Polisi Temukan 1 Granat dan 1 Butir Peluru di Rumah Warga Jember
Kapolda Jatim Perintahkan Tim Lanjutkan Olah TKP Hari Ini
Kapolda Jatim Turun Langsung Pantau Olah TKP Ledakan di Masjid Jember
Polisi Bersenjata Masih Perketat Pengamanan Pasca-Ledakan di MasjidJember
Tradisi Sahur Berjamaah di Masjid Jember Terhenti Pasca Ledakan

Baca Lainnya

Friday, 20 March 2026 - 15:37 WIB

Pusing Usai Minum Obat, Pemancing di Jember Ditemukan Tewas di Sungai

Wednesday, 18 March 2026 - 19:30 WIB

Masih Was-was, Warga Perumahan Pesona Regency Kembali Beribadah di Masjid Pasca-ledakan

Wednesday, 18 March 2026 - 17:44 WIB

Police Line Masjid Jember yang Terjadi Ledakan Sudah Dibuka

Tuesday, 17 March 2026 - 21:40 WIB

Polisi Temukan 1 Granat dan 1 Butir Peluru di Rumah Warga Jember

Tuesday, 17 March 2026 - 17:45 WIB

Kapolda Jatim Perintahkan Tim Lanjutkan Olah TKP Hari Ini

TERBARU

Educatia

Jelang Hari Raya, Laka Depan Antar Pemotor Terjadi di Jember

Thursday, 19 Mar 2026 - 23:38 WIB