Hebat! Dengan Anggaran Terbatas, Perpustakaan UIN KHAS Jember Tingkatkan Kepustakaan Madrasah Se-Tapal Kuda

Monday, 20 May 2024 - 12:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar Hebat! Dengan Anggaran Terbatas, Perpustakaan UIN KHAS Jember Tingkatkan Kepustakaan Se-Tapal Kuda (Sumber: Istimewa)

Gambar Hebat! Dengan Anggaran Terbatas, Perpustakaan UIN KHAS Jember Tingkatkan Kepustakaan Se-Tapal Kuda (Sumber: Istimewa)

Frensia.idHebat, jika dengan anggaran terbatas kegiatan masih bisa dilaksanakan dengan baik. Hal ini sebagaimana dilakukan oleh UPT. Perpustakaan UIN Kiai Haji Ahmad Shiddiq Jember. Walau anggaran terbatas, mereka sukses menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) pengelolaan Perpustakaan Madrasah Se-Wilayah Tapal Kuda.

Kegiatan yang merupakan bagian dari pengabdian kepada masyarakat ini berlangsung selama 3 hari. Dimulai sejak 15 Mei dan berakhir 17 Mei 2024 kemarin.

Banyak lembaga pendidikan formal yang ikut bergabung dalam kegiatan tersebut. Tak tanggung pesertanya mencapai 40 orang. Mereka berasal dari pengelola perpustakaan madrasah atau sekolah dari berbagai daerah Tapal Kuda, seperti Probolinggo, Lumajang, Jember, Bondowoso, dan Banyuwangi, baik dari tingkat dasar (MI/SD), menengah pertama (MTs/SMP), maupun menengah atas (MA/SMA).

Kegiatan diawali dengan pembukaan yang diselenggarakan di Aula Perpustakaan UIN KHAS Jember 15/05/2024. Hadir secara daring dalam acara tersebut, Rektor UIN KHAS Jember, Prof. Dr. H. Hepni, S. Ag, M.M. CPEM. Ia memberikan saran 4 hal yang harus dipegang teguh dalam meningkatkan mutu pengelolaan perpustakaan. Keempatnya disingkat dengan istilah STAR yaitu sustainability (Keberkelanjutan), Treasurable (Berharga), Adaptive (Adaptif), dan Responsible (Bertanggung Jawab).

Setiap kegiatan hendaknya harus dilaksanakan secara optimal dan berkelanjutan, serta dilaksanakan secara bertanggung jawab. Setiap kegiatan hendaknya harus dianggap berharga tidak hanya bagi peserta kegiatan, tetapi juga bagi yang menyelenggarakannya. Setiap kegiatan seharusnya juga harus adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta isu-isu yang sedang hangat di perbincangkan di masyarakat”, tegasnya.   

Baca Juga :  Di Harlah Nurul Jadid, KH. Ghofur Maimoen: Imam Syafi'i Jadi Mazhab Besar, Karna Memahami Santri-santrinya

Meski diikuti secara gratis, kegiatan ini tampak sangat bermanfaat. Para peserta tidak hanya diberikan materi, namun juga melakukan praktek pemanfaatan software otomasi perpustakaan berbasis open source yakni Senayan Library Management System (SLIMS). Hal demikian disebut-sebut dapat memudahkan pengelola perpustakaan dalam memberikan layanan di Perpustakaan.

Bukan hanya itu, juga ada kegiatan studi lapang untuk melihat langsung implementasi Gerakan Literasi Sekolah (GLS). Salah satu tempat yang dikunjungi adalah SMPN 3 Banyuwangi dan Rumah Literasi Indonesia di yang juga ada di kota setempat.

Kegiatan study tour ini berjalan meriah dan tampak menyenangkan.  Peserta ramai-ramai naik kereta api “Pandanwangi” dan “klenting Kuning” alias angkutan umum Lin.

Berdasar pantauan Frensia.id sesampai di SMPN 3 Banyuwangi, peserta dan panitia disambut hangat dan meriah dengan tarian “Ayo Sinau”. Penampilan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara guru dan siswa SMPN 3 Banyuwangi. Ditempat ini, juga ada proses Penandatanganan MoU pengembangan kepustakaan antara UPT. Perpustakaan UIN KHAS dan SMPN 3 Banyuwangi.

Rumah Literasi Indonesia (RLI) di Ketapang menjadi tempat kedua yang dikunjungi. Kegiatan di tempat ini juga berjalan dengan sangat meriah. Pasalnya, owner dan para pegiat literasi RLI mengajak peserta untuk mendesain pembelajaran berbasis minat seperti bermain angklung dan permainan literasi lainnya dengan menanamkan 3 pilar keberhasilan, yakni Character Building, Public Partisipation, and Literacy.

Kegiatan ini seru dan sangat menyenangkan karena suguhan materi dan beragam kegiatan lapangan mampu memberikan inspirasi baru bagi kami untuk terus berkreasi dan berinovasi dalam menggerakkan literasi di sekolah. Berharap ada tindak lanjut dari kegiatan ini dan UIN KHAS Jember menyelenggarakan kegiatan ini setiap tahunnya”, ujar salah satu peserta pada Frensia.id.

Baca Juga :  Keren! UNIKHAMS Gelar International Conference On Education and Society (ICESY) 2026 di Taiwan

Seluruh rangkaian kegiatan yang begitu mengesankan tersebut, akhirnya ditutup langsung oleh Kepala Perputakaan UIN KHAS Jember sendiri, Hafidz, S.Ag., M.Hum. Dalam pidatonya, ia berharap kegiatan semacam itu, dapat terus dilaksanakan secara berkala, berkelanjutan, berharga, adaptif, dan dilaksanakan secara bertanggung jawab. Persis, seperti yang telah diamanatkan oleh Rektor UIN KHAS Jember.

Hafidz juga menjelaskan bahwa pentingnya literasi bagi siswa madrasah/ sekolah. Oleh karena itu, para pengelola perpustakaan madrasah/ sekolah seyogyanya harus mampu memberikan layanan prima dan koleksi yang sesuai dengan peserta didik.

Di samping itu, mewakili seluruh struktural UPT Perpustakaan UIN KHAS Jember, Magister Lulusan Universitas Gadjah Mada ini  mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada seluruh pihak terutama SMPN 3 Banyuwangi dan Rumah Literasi Indonesia (RLI). Keduanya telah membantu menyukseskan acara yang dirasa sangat bermanfaat tersebut.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Buku Dewan Fiqh Amerika, Menggugat Mitos Rukyah dan Menuju Kepastian Astronomi
Riset Orientalis Ungkap Inkonsistensi Moral dan Disiplin Diri Saat Ramadhan Para Pemuda Mesir
Menarik! Riset Prof Joni Aasi, Direktur UNESCO, Tentang Kerusakan Akibat Bom di Gaza
CEO Tesla Merasa Tidak Bahagia, Begini Penjelasannya
Peneliti Universitas Esa Unggul Sebut Kepentingan Konglomerat Media Rusak Demokrasi Pers
Logika Penguasaan Negara Pada Karya Jurnalistik Diteliti Akademisi
Dispendik Jember Lakukan Trauma Healing di SDN 02 Jelbuk Usai Insiden Guru Over Reaktif
Oknum Guru SD di Jelbuk Jember Telanjangi Murid Gegara Hilang Uang, Dispendik Tarik Pelaku dari Sekolah

Baca Lainnya

Saturday, 14 February 2026 - 01:53 WIB

Buku Dewan Fiqh Amerika, Menggugat Mitos Rukyah dan Menuju Kepastian Astronomi

Saturday, 14 February 2026 - 01:29 WIB

Riset Orientalis Ungkap Inkonsistensi Moral dan Disiplin Diri Saat Ramadhan Para Pemuda Mesir

Saturday, 14 February 2026 - 01:01 WIB

Menarik! Riset Prof Joni Aasi, Direktur UNESCO, Tentang Kerusakan Akibat Bom di Gaza

Wednesday, 11 February 2026 - 15:57 WIB

CEO Tesla Merasa Tidak Bahagia, Begini Penjelasannya

Tuesday, 10 February 2026 - 18:34 WIB

Peneliti Universitas Esa Unggul Sebut Kepentingan Konglomerat Media Rusak Demokrasi Pers

TERBARU

Foto: Istimewa. Gambar Telur Puyuh Ditimbang di Salah Satu SPPG

Regionalia

Permintaan Telur Puyuh Melonjak Drastis, Harga Masih Stagnan

Monday, 16 Feb 2026 - 21:48 WIB

Foto: Istimewa. Salah satu lokasi terdampak banjir.

Regionalia

Kesaksian Warga Gumelar atas Kronologi Banjir

Sunday, 15 Feb 2026 - 15:09 WIB