Hendy Siswanto Singgung Korupsi Bansos: “Ikan Busuk Itu Dimulai Dari Kepalanya”

Minggu, 10 November 2024 - 12:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar Hendy Siswanto Singgung Korupsi Bansos (Sumber: Grafis/KPU Jember)

Gambar Hendy Siswanto Singgung Korupsi Bansos (Sumber: Grafis/KPU Jember)

Frensia.id-Hendy Siswanto, calon Bupati Jember nomor urut 01, mengangkat isu korupsi dana bantuan sosial (bansos) dalam debat publik kedua yang berlangsung Sabtu, 09/11/2024. Dalam kesempatan itu, Hendy menyoroti keterlibatan anggota DPRD Provinsi Jawa Timur dalam kasus korupsi bansos.

Pertanyaan ini ditujukan langsung kepada Gus Fawait, mantan anggota DPRD Jatim, yang menjadi lawan politiknya di panggung debat.

Dengan nada tegas, Hendy menyampaikan bahwa ia ingin memastikan Gus Fawait tidak terlibat dalam kasus tersebut. Hendy berargumen bahwa transparansi dan kejelasan rekam jejak para pemimpin adalah aspek penting bagi masyarakat Jember untuk memilih calon yang bersih dan bebas dari dugaan korupsi.

“Saya bertanya ini bukan untuk menyudutkan, melainkan demi meyakinkan masyarakat bahwa mereka memilih pemimpin yang layak,” ujarnya.

Baca Juga :  Sopir Truk Tuntut Pembukaan Akses Jalan Provinsi Rambipuji-Puger, DPRD Jember Akan Koordinasi Ke Pemprov

Menanggapi pertanyaan itu, Gus Fawait tampak tenang. Ia menegaskan bahwa segala kasus korupsi, termasuk korupsi bansos, harus diserahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum.

“Saya percaya hukum akan bekerja dengan adil. Jika ada yang terlibat, biarkan aparat penegak hukum yang menangani,” balas Gus Fawait tanpa memberikan indikasi lebih lanjut tentang keterlibatannya.

Namun, Hendy tidak melepaskan isu tersebut begitu saja. Dalam pernyataan penutupnya, ia kembali mengingatkan pentingnya integritas dalam memimpin daerah. Dengan mengutip pernyataan Prabowo Subianto,

“Ikan busuk dimulai dari kepalanya. Tidak boleh ada pungutan liar atau pemotongan dana bansos yang menjadi hak masyarakat.”, katanya.

Pernyataan itu bukan hanya sebuah retorika kosong, tetapi merupakan upaya Hendy untuk menggugah kesadaran masyarakat akan bahaya korupsi dalam sistem pemerintahan.

Ia menegaskan bahwa kepemimpinannya, jika terpilih, akan bersikap tegas terhadap segala bentuk korupsi. Pesan tersebut seakan menegaskan komitmennya dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih dan berintegritas di Jember.

Baca Juga :  Istimewa! Warteg Gratis Alfamart Hadirkan 54.000 Paket Berbuka untuk Kaum Duafa di 36 Kota

Sebagai tanggapan, Gus Fawait mengalihkan fokus kepada isu lain dalam closing statement-nya. Ia menyatakan bahwa jika terpilih, ia bersama Djoko, pasangannya, akan membangun tim yang solid. “Kami tidak butuh superman, tapi super tim.

Tidak boleh ada lagi kepala dinas atau sekda yang dikorbankan,” tegasnya. Ia mengisyaratkan bahwa kolaborasi kuat dalam pemerintahan menjadi kunci untuk menyelesaikan berbagai masalah di Jember.

Debat kali ini tidak hanya mengungkap pandangan politik kedua kandidat, tetapi juga menyoroti pentingnya komitmen terhadap penegakan hukum dan pemerintahan yang bersih dari korupsi, terutama dalam hal penggunaan dana publik seperti bansos.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Silaturrahmi ke Kediaman Sufmi Dasco, AHY: Kebetulan Bertemu Ibu Puan Maharani
KH Said Aqil Sirajd Tak Sehebat Gus Dur, Kalah Hadapi Cawe-cawe Jokowi di NU
Istimewa! Komunitas Bonek Jember Bagikan 550 Paket Takjil di Bulan Suci Ramadan
Balad Grup Jalin Kerja Sama Perikanan Budidaya dengan Tiga Negara, Buka 500 Ribu Lapangan Kerja
Dorong Pelaku Usaha untuk Salurkan CSR, DPRD Jatim: CSR Bisa Jadi Solusi Pengentas Kemiskinan
Tingkatkan Ketahanan Pangan, DPRD Jatim Berikan Bantuan Beras Kepada Masyarakat Kurang Mampu
Maling Jeruk di Jember Berhasil Ditangkap, Mobil Pelaku Dibakar Hangus
Komik Keren! Diteliti dan Urai Keburukan Militerisme di Indonesia

Baca Lainnya

Kamis, 3 April 2025 - 16:17 WIB

Silaturrahmi ke Kediaman Sufmi Dasco, AHY: Kebetulan Bertemu Ibu Puan Maharani

Kamis, 3 April 2025 - 01:07 WIB

KH Said Aqil Sirajd Tak Sehebat Gus Dur, Kalah Hadapi Cawe-cawe Jokowi di NU

Sabtu, 29 Maret 2025 - 00:56 WIB

Istimewa! Komunitas Bonek Jember Bagikan 550 Paket Takjil di Bulan Suci Ramadan

Jumat, 28 Maret 2025 - 12:22 WIB

Balad Grup Jalin Kerja Sama Perikanan Budidaya dengan Tiga Negara, Buka 500 Ribu Lapangan Kerja

Kamis, 27 Maret 2025 - 13:22 WIB

Dorong Pelaku Usaha untuk Salurkan CSR, DPRD Jatim: CSR Bisa Jadi Solusi Pengentas Kemiskinan

TERBARU

Don Quixote, Tokoh fiksi karangan Miguel De Cervantes

Kolomiah

Kita Adalah Don Quixote yang Terhijab

Jumat, 4 Apr 2025 - 13:02 WIB

Kolomiah

Lebaran yang Membumi

Rabu, 2 Apr 2025 - 23:14 WIB