Salah Paham Berujung Pemobil Dikejar Debt Collector di Jember

Saturday, 13 December 2025 - 12:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Frensia/Tangkapan layar.

Foto: Frensia/Tangkapan layar.

Frensia.Id– Seorang pengendara mobil dikejar oleh rombongan oknum debt collector. Polisi menjelaskan hal tersebut hanya salah paham.

Menurut Kanit Lakalantas Satlantas Polres Jember, Ipda Tommy Nur Alamsyah, peristiwa itu terjadi pada hari Jum’at (12/12), sekitar pukul 13:00 WIB. Debt Collector (DC) mengejar mobil suzuki ertiga XL7 dikarenakan plat mobilnya tidak sesuai.

“Jadi kendaraan ertiga itu pasang plat nomor yang cetak annya salah. Di STNKnya itu nopolnya P-1195-HO, sementara yang dicetak-dipakai itu HQ belakangnya,” katanya, Sabtu (13/12/2025).

Baca Juga :  Tajemtra 2026, Harapan Peserta: Jember Lebih Dikenal Masyarakat Luar

Selanjutnya kata dia, plat nomor yang dipasang itu bukan dicetak di Samsat. Pemiliknya mencetak atau membuatnya diluar (tidak di samsat).

“Akhirnya dikejar-kejar oleh DC. Karena DC mengira itu mobilnya tidak lengkap (BPKB dan STNK) karena nopolnya tidak sesuai,” ujarnya.

Tommy menambahkan, pengejaran DC berlangsung dari jalan Trunojoyo, Kaliwates. Karena dikejar banyak oknum DC, pemilik mobil takut dan lari ke Polres Jember.

“Saat sampai di Polres Jember, kami cek ternyata lengkap BPKB dan STNK-nya. Hanya saja salah cetak plat (nyetaknya bukan di samsat tapi di pinggir jalan,” paparnya.

Baca Juga :  19 Profesor Potensi Bakal Calon Rektor UIN KHAS, Frensia Institute: Butuh Ahli Manajemen dan Mantan Aktivis

Kata Tommy, saat dilakukan mediasi di Mapolres Jember, pihak DC mengakui kesalahannya. Baik pengemudi dan DC mau berdamai, asalkan mobil yang mengalami kerusakan biaya perbaikannya ditanggung oleh DC.

“Karena dikejar-kejar itu, mobilnya baret-baret mengenai kendaraan lainnya. Akhirnya, pihak DC mau bertanggung jawab untuk memperbaikinya,” tandasnya.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Warga Banyuwangi Jadi Korban KM Virgo, Istri : Terakhir Kontak Sabtu Pagi
Terlibat Judi Online, Bansos 206 Warga di Kecamatan Genteng Dicabut
Penyegaran Organisasi, Sejumlah Pejabat Polresta Banyuwangi Berganti Posisi
Enam Nelayan Selamat Setelah Kapal Tenggelam di Perairan Bomo
Panen 80 Ton Benih Bhayangkara, Polda Jatim Dukung Asta Cita Prabowo Gibran
Mobil Xenia Terperosok ke Selokan di Licin Banyuwangi Usai Hindari Hewan Melintas
Satreskrim Polresta Banyuwangi Raih Peringkat II Pengungkapan 3C se Jatim
Gubernur Khofifah Resmikan Pusat Riset Pesantren Jatim dan Buka Studium Generale Beasiswa Pemprov 2026

Baca Lainnya

Monday, 14 September 2026 - 21:58 WIB

Warga Banyuwangi Jadi Korban KM Virgo, Istri : Terakhir Kontak Sabtu Pagi

Monday, 14 September 2026 - 21:49 WIB

Terlibat Judi Online, Bansos 206 Warga di Kecamatan Genteng Dicabut

Sunday, 13 September 2026 - 13:06 WIB

Penyegaran Organisasi, Sejumlah Pejabat Polresta Banyuwangi Berganti Posisi

Sunday, 13 September 2026 - 08:30 WIB

Enam Nelayan Selamat Setelah Kapal Tenggelam di Perairan Bomo

Friday, 11 September 2026 - 18:14 WIB

Panen 80 Ton Benih Bhayangkara, Polda Jatim Dukung Asta Cita Prabowo Gibran

TERBARU

Plt. Rektor UIN KHAS Jember, Prof. Dr. Phil. Sahiron, saat mengukuhkan 4 guru besar di Gedung Kuliah Terpadu (GKT). (Foto: Fadli/Frensia).

Educatia

UIN KHAS Jember Kukuhkan 4 Guru Besar

Thursday, 17 Sep 2026 - 19:23 WIB

ilustrasi kenaikan indeks dollar (sumber: Pixabay)

Economia

Kenaikan Indeks Dollar Berpotensi Menekan Nilai Tukar Rupiah

Thursday, 17 Sep 2026 - 12:01 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading