Bupati Jember akan Renovasi Pasar Tanjung Senilai Rp250 Miliar dari Dana APBN

Wednesday, 16 September 2026 - 19:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Jember, Muhammad Fawait, saat melakukan kunjungan ke pedagang Pasar Tanjung, Jember. (Foto: Fadli/Frensia).

Bupati Jember, Muhammad Fawait, saat melakukan kunjungan ke pedagang Pasar Tanjung, Jember. (Foto: Fadli/Frensia).

Frensia.id – Bupati Jember, Muhammad Fawait, merespons langsung atas keluhan tata kelola penataan lapak dagang dari sejumlah pedagang yang berada di Pasar Tanjung, Kecamatan Kaliwates, Jember, pada Rabu (16/9/2026) sore hari.

Keluhan tersebut disebabkan carut marutnya lapak dagang di sekitar atau bagian bawah Pasar Tanjung, yang berdiri secara sembarangan dan beroperasi di luar jam normal.

Menindaklanjuti keluhan itu, Bupati yang akrab disapa Gus Fawait, berencana akan merenovasi bangunan Pasar Tanjung senilai Rp250 miliar.

Gus Fawait mengatakan bahwa pihaknya selama menjabat menjadi Bupati Jember, telah melakukan kunjungan ke Pasar Tanjung, terhitung 4 kali.

“Yang pertama, semenjak saya jadi bupati. Saya datang sebelum menginjakkan kaki ke pendopo, saya datang ke Pasar Tanjung memenuhi janji untuk menurunkan pajak pasar atau retribusi pasar. Sudah terwujud,” kata dia.

Kemudian yang kedua, pihaknya berkunjung bersama Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, dengan tujuan untuk melihat stabilitas harga di Pasar Tanjung.

Setelah itu yang ketiga, Bupati Jember melakukan kunjungan bersama Menteri PUPR RI, sekaligus melobi supaya Pasar Tanjung bisa diperbaiki.

Baca Juga :  Buku Tentang Kepemimpinan, AHY Tidak Mengetahui Proyek Penulisannya

“Alhamdulillah, berhasil dengan kurang lebih membutuhkan anggaran dari APBN Rp250 miliar,” tuturnya.

Untuk kunjungan ke empat kalinya, Gus Fawait berkata selain memberikan bantuan menurunkan pajak retribusi, pihaknya juga membangun musala di Pasar Tanjung.

Lebih lanjut, Gus Fawait juga memberi bantuan kuota beasiswa bagi anak pedagang dan layanan kesehatan melalui program UHC Prioritas.

Kata dia, dengan kedatangannya keempat kalinya, untuk meminta persetujuan para pedagang apabila Pasar Tanjung akan dilakukan renovasi.

“Kemudian minta bukan penggusuran, tapi penataan. Hadi, supaya sama-sama hidup. Yang di atas orang kecil, yang di bawah juga orang kecil. Yang di atas cari makan, yang di bawah juga cari makan. Mereka hanya minta ditertibkan terkait masalah jamnya saja,” tuturnya.

Oleh karena itu, Gus Fawait mengatakan, nantinya akan dilakukan pengaturan jam operasional di Pasar Tanjung, agar antara lapak yang atas dan bawah tidak terjadi benturan waktu berjualan.

“Jadi, mungkin nanti yang di bawah jamnya dari jam sekian sampai jam sekian. Sehingga tidak mengganggu siapa pun termasuk pedagang yang di atas Pasar Tanjung,” ucapnya.

Baca Juga :  Sempat Diinfus, Bupati Jember Tetap Ikut Jalan Bareng 25 Ribu Peserta Tajemtra 2026

Gus Fawait mengaku sengaja melakukan kunjungan di waktu sore hari sekitar pukul 14.00 WIB, karena di pagi hari masih banyak pembeli di Pasar Tanjung.

“Kalau jam segini kan sudah kosong. Sehingga saya ingin tahu tanpa setting-an. Nanti kita ada pertemuan nih di atas dengan pedagang. Tapi sebelum ke pedagang, saya ingin nanya aja langsung. Apa sih sebetulnya yang diinginkan pedagang,” tegasnya.

Merespon kabar renovasi tersebut, salah satu Pedagang yang berada di lantai 2 Pasar Tanjung, Luluk Maesaroh, mengaku menyetujui apabila akan dilakukan pembongkaran bangunan pasar untuk penataan kembali.

“Kalau memang itu mau dibongkar atau diperbaiki, itu memang hak prerogatif Pak Bupati. Mau dibuat apa terserah. Nah, aku sebagai penghuni pasar, pedagang, menyetujui. Pokok sekiranya baik untuk warga gitu aja,” ucap Luluk.

Namun, kata dia, pembangunan pasar akan percuma, apabila masih merugikan warga yang lain.

“Yang jelas membuat baik untuk semua warga. Kalau memang pasar bawah itu harus dibuat jalan, buat aja jalan memang aslinya jalan. Enggak usah dikasih pasar,” tegasnya.***

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Buntut Kasus Kekerasan Siswa, DPRD Jember Sidak Sekolah Rakyat hingga Minta CCTV Ditambah
Datang ke Jember, MenPAN-RB Puji Integrasi 279 Layanan dalam Satu Atap
DPRD Jember Gelar RDP Dugaan Sengketa Tanah Warga Kemuningsari Lor Panti, PTPN Tak Hadir
PAN Banyuwangi Gelar Rakerda 1 dan Pelantikan DPC, Siap Mengusung Kader Sendiri
Petani Lojejer Protes ke DPRD Jember terkait Kades Rangkap Jabatan Anggota Gapoktan
Tanggapan DPRD Soal 3 Siswa Sekolah Rakyat di Jember Diduga Jadi Korban Kekerasan
Gus Fawait Respons ‘Surat Cinta’ MUI Jember soal Sound Horeg
Pemkab Jember Perluas Layanan Kesehatan Gratis se-Jawa Timur, Targetkan 10.000 Pasien

Baca Lainnya

Wednesday, 28 October 2026 - 18:01 WIB

Buntut Kasus Kekerasan Siswa, DPRD Jember Sidak Sekolah Rakyat hingga Minta CCTV Ditambah

Monday, 26 October 2026 - 16:32 WIB

Datang ke Jember, MenPAN-RB Puji Integrasi 279 Layanan dalam Satu Atap

Monday, 26 October 2026 - 14:07 WIB

DPRD Jember Gelar RDP Dugaan Sengketa Tanah Warga Kemuningsari Lor Panti, PTPN Tak Hadir

Saturday, 24 October 2026 - 22:24 WIB

PAN Banyuwangi Gelar Rakerda 1 dan Pelantikan DPC, Siap Mengusung Kader Sendiri

Saturday, 24 October 2026 - 16:56 WIB

Petani Lojejer Protes ke DPRD Jember terkait Kades Rangkap Jabatan Anggota Gapoktan

TERBARU

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading