Inilah Keunggulan Kuliah Di Fakultas Pendidikan Yang Menjadikan Fakultas Ini Tetap Populer Hingga Sekarang

Minggu, 28 Januari 2024 - 18:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ilustrasi pixabay by admin @marcela_net

ilustrasi pixabay by admin @marcela_net

Frensia.id – Seleksi Masuk Perguruan tinggi sudah akan dibuka mulai bulan depan, calon mahasiswa sudah bisa mendaftar mulai bulan Februari 2024.

Menentukan Fakultas saat memasuki pergurun tinggi merupakan hal mudah apabila calon mahasiswa tau basik dan potensi yang akan ia kembangkan.

Bagi calon mahasiswa, memilih fakultas pendidikan adalah pilihan yang ideal di antara fakultas lain. Hingga beberapa tahun terakhir, fakultas pendidikan menjadi salah satu fakultas terpopuler yang menjadi pilihan.

Berikut penulis akan rangkum alasan kenapa masih populer untuk menjadi pilihan bagi calon mahasiswa.

Bisa Mencerdaskan Anak Bangsa

Prospek masuk di fakultas pendidikan secara umum adalah menjadi guru pendidik. Profesi menjadi guru bisa membuka peluang untuk membentuk siswa menjadi generasi penerus bangsa yang berkualitas.

Mencerdaskan kehidupan bangsa merupakan tugas yang diemban seorang guru, sehingga tidak berlebihan kalau mengatakan masa depan bangsa berada di tangan para guru. Memilih fakultas pedidikan meruakan pilihan yang tepat untuk mencerdaskan kehidupan bangsa ke depan.

Baca Juga :  KKN 47 UIN KHAS Jember Sinergi Pemuda Gelar Lomba Keagamaan, Kades Sumberlesung: Akan Menjadi Program Tahunan

Profesi Yang Mulia

Alasan selanjutnya kenapa mahasiswa memilih fakultas pendidikan karena guru merupakan profesi yang mulia. Bahkan ada pepatah yang mengatakan guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa. Meskipun tiak seperti pahlawan revolusi, jasa guru tidak bisa dinafikan dalam mendidik bangsa. Dari saking besarnya peran dan jasa guru, profesi ini dimajaskan sepeprti jasa pahlawan.

Sedikitnya Guru Yang Terampil

Salah satu masalah pendidikan di Indonesia adalah terbatasnya jumlah guru yang terampil, inilah yang menjadi alasan sebagian mahasiswa untuk masuk fakultas pendidikan. Kualitas guru terampil sangat dibutuhkan, mengingat pengajar muda yang kreatif dan inovatif bisa membentuk sistem pendidikan yang berkualitas.

Untuk mengejar ketertinggalan bangsa indonesia, peran guru yang berketerampilan tinggi sangan dibutuhkan. Demi mencptakan harapan dimasa yang akan datang profesi guru dengan kompetensi modern dibutuhkan di masa kini.

Menjadi lulusan yang selalu dibutuhkan

Profesi guru selalu dimutuhkan dalam setiap tempat dan waktu. Salah kalau bilang profesi guru sudah banyak. Meskipun zaman berganti, profesi pengajar dan guru akan selalu dibutuhkan dimanapun dan dalam kondisi apapun. Secara kuantitas jumlah guru di Indonesia masih relatif sedikit, terutama untuk guru di daerah.

Baca Juga :  Dosen Universitas Al-Falah As-Sunniyah Temukan Teori Motivasi Profetik-Humanistik

Di sisi lain, saat ini pendidikan Indonesia sangat dibutuhkan pembaharuan baik dari tenaga pengajar. Tenaga pengajar yang memiliki gagasan progresif akan membantu untuk menjadikan bangsa ke arah yang lebih baik.

Prospek Karir Yang Luas
alasan mahasiswa memilih fakultas pendidikan adalah prospek karir yang luas. Kuliah di fakultas pendidikan tidak melulu harus jadi guru, bisa juga berprofesi lain. Seperti contoh menjadi konselor edukasi, penulis buku, penerjemah, juru bahasa, jurnalis, editor, pegawai instansi pemerintah, atau membuka tempat kursus dan bimbel.

Inlah beberapa alasan kenapa fakultas pendidikan masih populer dan masih ngetop menjadi pilihan masiswa. Memilih fakultas pendidikan masih masuk kategori fakultas populer yang masih relevan di era sekarang.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Lima Jawaban Elegan Untuk Pertanyaan Sensitif Saat Lebaran
Pandangan Plato Mengenai Swasembada
Tentang Protes RUU TNI, Komentar Deddy Corbuzier Dianggap Keliru
Apa Peranan Tentara Apabila Tidak Ada Perang? Begini Penjelasan Pakar Politik Militer
Akademisi Jadi Budak Politisi: Hilangnya Marwah Perguruan Tinggi
Dituding Adanya Pungutan Pada Sekolah di Jember, Begini Tanggapan MKKS SMK Swasta Kabupaten Jember
Sekolah Tiga Bahasa Rukun Harapan Jember: Jodoh Perjuangan Gus Dur dengan Pendiri Yayasan
Dibarengi Prof. Babun Soeharto, Mantan Menpora Sebut Stadion Bola UIN KHAS Rumputnya Bagus

Baca Lainnya

Selasa, 1 April 2025 - 08:23 WIB

Lima Jawaban Elegan Untuk Pertanyaan Sensitif Saat Lebaran

Senin, 24 Maret 2025 - 20:45 WIB

Pandangan Plato Mengenai Swasembada

Minggu, 23 Maret 2025 - 19:15 WIB

Tentang Protes RUU TNI, Komentar Deddy Corbuzier Dianggap Keliru

Jumat, 21 Maret 2025 - 11:12 WIB

Apa Peranan Tentara Apabila Tidak Ada Perang? Begini Penjelasan Pakar Politik Militer

Selasa, 18 Maret 2025 - 00:31 WIB

Akademisi Jadi Budak Politisi: Hilangnya Marwah Perguruan Tinggi

TERBARU

Don Quixote, Tokoh fiksi karangan Miguel De Cervantes

Kolomiah

Kita Adalah Don Quixote yang Terhijab

Jumat, 4 Apr 2025 - 13:02 WIB

Kolomiah

Lebaran yang Membumi

Rabu, 2 Apr 2025 - 23:14 WIB