Frensia.id – Israel diduga melakukan serangan balik terhadap Iran pada Jum’at pagi 19 April 2024. Hal ini diketahui setelah terdengar tiga suara ledakan di sekitar Kota Isfahan.
Serangan balik Israel terhadap Iran ini merupakan balasan atas serangan Iran pada Sabtu 13 April 2024. Sebelumnya serangan Iran menggunakan drone dan rudal dilakukan pada Sabtu (13/04) ini diklaim sebagai serangan balasan Iran.
Sebab sebelumnya, pada 01 April 2024 lalu Israel menyerang keduatan Besar Taheran di Damaskus Suriah yang mengakibatkan 13 korban meninggal.
Menanggapi situasi beberapa ledakan di sekitar Kota Isfahan, Iran melakukan pengaktifan sistem pertahanan udara di beberapa Provinsi. Hal ini sebagaimana laporan kantor berita Iran di laman IRNA.
Selain itu, setelah tiga ledakan terdengar, pemerintahan Iran mengluarkan otoritas untuk menghentikan aktivitas penerbangan udara sementara di sejumlah kota Isfahan, Taheran, dan Shiraz.
Sebelum beberapa ledakan pagi ini terjadi, Hossein Amir Abdollahian selaku Menteri Luar Negeri Iran menegaskan bahwa Iran akan menanggapi setiap aksi balasan yang dilakukan Israel dengan segera dan pada level maksimum.
Serangan balik Israel terhadap Iran ini viral di media X (twitter) @dina_sulaeman mempostng vidio di sekitar lokasi nuklir Kota Isfahan. Dalam postingan tersebut dijelaskan bahwa “pagi ini 19 April pada jam 05.45 waktu Iran, saya di sekitar pusat nuklir Iran di Isfahan, terlihat bukit energi nuklir di kejauhan, tadi jam 01.45 ada bunyi ledakan tapi disini aman, tidak ada kabar apa-apa, tidak ada apapun”.
Selain itu, postingan akun X @PresTV mengunggah vidio aktifitas di Kota Isfahan. Vidio yang dipublis media Iran tersebut diikutidengan keterangan “situasi di Isfahan normal, tidak ada ledakan yang terjadi di darat”.
Dalam vidio tersebut juga bisa dilihat bahwa aktivitas si Kota ini bernar-benar aman, orang-orang melanjutkan aktivitas mereka dengan normal.
Suara ledakan yang terdengar di sekitar Kota Isfahan yang diduga serangan balik Israel tidak lebih hanyalah akibat dari sistem pertahanan udara Iran.
Hal ini dikuatkan dengan penjelasan pejabat pemerintah Iran menjelaskan bahwa suara tiga ledakan yang terdengar di Kota Isfahan merupakan akibat sistem pertahanan udara. Selain itu, tidak ada serangan rudal.
Bisa dipastikan suara ledakan tersebut adalah akibat beberapa mini drone yang berhasil ditembak jatuh oleh pertahanan udara Iran.