Jarang Diketahui! Inilah Strategi Perpusnas Untuk Meningkatkan Budaya Membaca Masyarakat Indonesia, Setiap Tahun Semakin Meningkat Loh

Tuesday, 20 February 2024 - 18:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi gambar dari Pixabay by admin 51581

Ilustrasi gambar dari Pixabay by admin 51581

Frensia.id – Budaya membaya masyarakat Indonesia memang terbilang cukup rendah apabila dibandingkan dengan negara ternama di Eropa. Kendati demikian, budaya baca masyarakat Indonesia terus meningkat setiap tahunnya.

Data yang dikeluarkan UNESCO pada tahun 2020, budaya baca masyarakat Indonesia hanya 0,001 dari jumlah penduduk. Sesuai data ini, hanya ada 1 orang dari jumalh 1000 orang masyarakat Indonesia yang mempunyai minat membaca buku.

Data yang dkeluarkan UNESCO ini seolah memberitahukan pada dunia, bahwa sumberdaya manusia masyarakat Indonesia masuk kategori rendah. Berbeda dengan UNESCO, Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI mempunyai data yang berbeda.

Berdasarkan data tahun 2022 Perpusnas menyebutkan bahwa, tingkat kegemaran membaca masyarakat Indonesia berkisar 63,9 poin. Angka ini mengalami peningkatan sekitar 7,4% dibandingkan tahun 2021, yang hanya menyentuh 59,52 poin.

Baca Juga :  Polije Perkuat Kolaborasi Global Lewat WFK-ICT 2026, Gaet 9 Politeknik se-Indonesia

Pada tahun 2021, tingkat kegemaran membaca masyarakat Indonesia hanya masuk kategori sedang. Akan tetapi pada tahun 2022, budaya membaca masyarakat Indonesia naik berganti pada kategori tinggi. Artinya, setiap tahun budaya membaca mengalami keinakan tingkat kegemaran membaca.

Survei untuk memperoleh data yang dilakukan Perpusnas terhadap tingkat kegemaran membaca di Indonesia dilakukan pada 11.158 reponden yang tersebar di 102 masing-masing kabupaten atupun Kota. Adapun kalkulasi TGM didasarkan pada lima aspek, baik dari aspek frekuensi membaca per minggu, hingga durasi akses internet untuk bahan bacaan.

Baca Juga :  Diminati Masyarakat Internasional, Fakultas Dakwah UIN KHAS Sambut Kedatangan Mahasiswa dari 5 Negara

Selain itu, Perpustakaan Nasional mempunyai strategi baru untuk meningkatkan TGM masyarakat, hal ini sebagaimana dirilis di laman resminya.

Perpusnas akan membuat program gerakan Indonesia membaca yang akan digelorakan di daerah-daerah. dari program ini Perpusnas berharap tingat kegemaran membaca masyarakat akan meningkat secara drastis.

Selain itu, Perpusnas mewacanakan untuk membentuk 10.000 perpustakaan baru di desa-desa. Sehingga dari perpus ini masyarakat akan didorong dan terdorong untuk lebih aktif membaca dan mengadakan kegiatan lainnya yang berbau literasi.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Kuatkan Ekosistem Anti Bullying Pesantren, Dosen UIN KHAS Datangi SMP Nurul Islam Jember
GAPASDAP Minta Pola Tiba Bongkar Berangkat (TBB) Dievaluasi Total
UIN KHAS Lepas Kontingen PORSI JAWARA II 2026, 67 Atlet Siap Bertanding
Uceng Buka “Minggu Buku”: Bahan Bakar Perubahan adalah Buku
Respons Wakil Ketua Penjaringan Rektor terkait Guru Besar di UIN KHAS: 20 Potensi Nyalon, 9 Diskualifikasi, 4 Segera Dikukuhkan
Penjaringan Rektor UIN KHAS Jember Bergulir: Guru Besar Punya Waktu Sampai 18 September
Sambil Menunggu Suspend Berakhir, SPPG Karangsono Jember Benahi Infrastruktur Dapur
8 Peraih Nobel Sastra yang Karyanya Diterjemahkan ke Bahasa Indonesia

Baca Lainnya

Tuesday, 8 September 2026 - 18:02 WIB

Kuatkan Ekosistem Anti Bullying Pesantren, Dosen UIN KHAS Datangi SMP Nurul Islam Jember

Monday, 7 September 2026 - 12:27 WIB

UIN KHAS Lepas Kontingen PORSI JAWARA II 2026, 67 Atlet Siap Bertanding

Wednesday, 2 September 2026 - 22:57 WIB

Uceng Buka “Minggu Buku”: Bahan Bakar Perubahan adalah Buku

Wednesday, 2 September 2026 - 21:16 WIB

Respons Wakil Ketua Penjaringan Rektor terkait Guru Besar di UIN KHAS: 20 Potensi Nyalon, 9 Diskualifikasi, 4 Segera Dikukuhkan

Wednesday, 2 September 2026 - 11:07 WIB

Penjaringan Rektor UIN KHAS Jember Bergulir: Guru Besar Punya Waktu Sampai 18 September

TERBARU

Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Jember, Achmad Imam Fauzi, (dari kiri), Bupati Jember, Muhammad Fawait (tengah), Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Jember, Akhmad Helmi Luqman (kanan) (Foto: Diskominfo).

Politia

Pemkab Jember dan DPRD Setujui KUA PPAS 2027

Tuesday, 8 Sep 2026 - 16:32 WIB

Bupati Kabupaten Jember, Muhammad Fawait (tengah) (Foto: Fauzan).

Politia

Gus Fawait: Atasi Masalah Kemiskinan Harus dengan Data

Monday, 7 Sep 2026 - 23:24 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading