Kampus Indonesia Dominasi 100 Terbaik di Asia Tenggara, Tapi Sangat Anjlok dalam Kategori Penting Ini

Senin, 19 Februari 2024 - 22:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

100 Kampus Terbaik di Asia Tenggara kategori Excellence Rank versi Webometrics (Sumber: Webometrics)

100 Kampus Terbaik di Asia Tenggara kategori Excellence Rank versi Webometrics (Sumber: Webometrics)

Frensia.id – Webometrics telah merilis pemeringkatan kampus seluruh dunia tahun 2024 Edisi Januari.

Seperti dilansir dari website Webometrics, mereka melakukan penilaian pada kampus dengan dua periode dalam setahun, yakni Januari dan Juni.

Selain merangking perguruan tinggi seluruh dunia, Webometrics juga menyediakan pemeringkatan berdasarkan benua dan negara.

Benua tersebut dibagi dalam benua besar dan benua bagian. Benua besar dalam webometrics terbagi menjadi lima, yakni Amerika, Asia atau Pasifik, Eropa, dan Dunia Arab.

Indonesia termasuk dalam Benua Asia dan benua bagian Asia Tenggara. Lantas bagaimana prestasi kampus Indonesia pada dua bagian tersebut?

Dalam bagian Benua Asia, tidak satupun perguruan tinggi di Indonesia yang masuk dalam 100 besar.

Sedangkan dalam Benua Asia Tenggara, 26 Kampus Indonesia mendominasi dari 100 perguruan tinggi di dalamnya.

Baca Juga :  Komik Keren! Diteliti dan Urai Keburukan Militerisme di Indonesia

Hasil berdasarkan yang terpampang dalam halaman website ini : https://www.webometrics.info/en/Asia_Pacifico/South%20East%20Asia

Peringkat tersebut berdasarkan dari akumulasi semua peringkat atau kategori penilaian di Webometrics, yakni Impact Rank, Opennes Rank, dan Exellence Rank.

Dalam kategori Impact rank, Kampus Indonesia juga cukup mendominasi, dari 10 peringkat teratas, 6 diantaranya adalah perguruan tinggi asal Indonesia.

Hasil ini dapat dicek pada link : https://www.webometrics.info/en/Asia_Pacifico/South%20East%20Asia?sort=asc&order=Impact%20Rank%2A

Sedangkan berdasarkan kategori Opennes Rank, ada Universitas Indonesia (UI) di peringkat 8 se-Asia Tenggara, disusul Universitas Gadjah Mada (UGM) di peringkat 9.

Lebih lengkapnya, dapat dilihat pada situs berikut: https://www.webometrics.info/en/Asia_Pacifico/South%20East%20Asia?sort=asc&order=Openness%20Rank%2A

Openness Rank adalah jumlah rujukan atau kutipan dari artikel jurnal dosen teratas di perguruan tinggi anda berdasarkan Google Scholar.

Sekalipun tidak mendominasi 10 besar, dalam kategori ini 36 kampus Indonesia berhasil nangkring dari 100 kampus di Asia Tenggara.

Baca Juga :  Perjuangkan Nasib 22 Guru yang Batal Lolos PPPK, DPRD Jember Bakal Temui Kemendikbudristek

Openness Rank adalah jumlah rujukan atau kutipan dari artikel jurnal dosen teratas di perguruan tinggi berdasarkan Google Scholar.

Sayangnya, tidak satupun kampus Indonesia masuk dalam 10 besar kategori Exellence Rank, yakni penilaian berdasarkan jumlah rujukan dari masing-masing disiplin ilmu atas artikel jurnal dosen di perguruan tinggi berdasarkan Schimago.

Peringkat tertinggi kampus di Indonesia hanya berhasil pada urutan ke-22, yakni Universitas Indonesia (UI), disusul Universitas Airlangga di peringkat ke-27, dan UGM ke-33.

Link untuk mengecek kategori ini, dapat dilihat disini https://www.webometrics.info/en/Asia_Pacifico/South%20East%20Asia?sort=asc&order=Excellence%20Rank%2A

Dalam kategori Exellence Rank ini Webometrics memberikan bobot 40 persen. Jadi, andaikan perguruan tinggi Indonesia tidak anjlok dalam kategori ini tentunya kesempatan Kampus Indonesia untuk menguasai peringkat se-Asia Tenggara semakin terbuka lebar.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

KH Said Aqil Sirajd Tak Sehebat Gus Dur, Kalah Hadapi Cawe-cawe Jokowi di NU
Dorong Pelaku Usaha untuk Salurkan CSR, DPRD Jatim: CSR Bisa Jadi Solusi Pengentas Kemiskinan
Tingkatkan Ketahanan Pangan, DPRD Jatim Berikan Bantuan Beras Kepada Masyarakat Kurang Mampu
Komik Keren! Diteliti dan Urai Keburukan Militerisme di Indonesia
Jurnalis Tempo Diteror, Dikirimi Paket Kepala Babi
Post Globalization Militarism: Kajian Interdisipliner tentang Hegemoni Ekonomi, Polarisasi Sosial, dan Tatanan Militerisme Dunia 
Catat Waktunya! BKN Edarkan Surat Pengangkatan PPPK Tahun ini
Jelang Lebaran, DPC PDI Perjuangan Distribusikan Parsel Ramadan

Baca Lainnya

Kamis, 3 April 2025 - 01:07 WIB

KH Said Aqil Sirajd Tak Sehebat Gus Dur, Kalah Hadapi Cawe-cawe Jokowi di NU

Kamis, 27 Maret 2025 - 13:22 WIB

Dorong Pelaku Usaha untuk Salurkan CSR, DPRD Jatim: CSR Bisa Jadi Solusi Pengentas Kemiskinan

Kamis, 27 Maret 2025 - 12:59 WIB

Tingkatkan Ketahanan Pangan, DPRD Jatim Berikan Bantuan Beras Kepada Masyarakat Kurang Mampu

Minggu, 23 Maret 2025 - 17:50 WIB

Komik Keren! Diteliti dan Urai Keburukan Militerisme di Indonesia

Jumat, 21 Maret 2025 - 07:01 WIB

Jurnalis Tempo Diteror, Dikirimi Paket Kepala Babi

TERBARU

Kolomiah

Lebaran yang Membumi

Rabu, 2 Apr 2025 - 23:14 WIB

Ilustrasi idul fitri 1446 H

Opinia

Lebaran: Subjek Bebas yang Memaafkan

Rabu, 2 Apr 2025 - 13:20 WIB