Kata Peneliti, Ini 3 Faktor Yang Mempengaruhi Mahasiswa dalam Mengikuti Program Kampus Merdeka

Tuesday, 27 February 2024 - 10:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

Frensia.id- Pengembangan pendidikan di Indonesia didorong untuk dilaskanakan secara merdeka. Hal tersebut tentu tidak mudah. Terutama di pendidikan tinggi. Hal paling penting adalah mengetahui faktor yang dapat mempengaruhi suksesnya mahasiswa mengikuti program itu. Banyak hasil penelitian yang menemukan beberapa faktor penting tersebut.

Salah satunya adalah penelitian Ridwan Agus Tesyah dengan judul “Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Mahasiswa Dalam Mengikuti Merdeka Belajar Kampus Merdeka”. Karya ini terbit dalam Neraca: Jurnal Ekonomi, Manajemen Dan Akuntansi Tahun 2024.

Penelitian ini membahas faktor-faktor yang mempengaruhi mahasiswa dalam mengikuti program Merdeka Belajar – Kampus Merdeka (MBKM), kebijakan yang dirancang oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Nadiem Makariem.

Penelitian tersebut menemukan 3 faktor yang mempengaruhi yakni sebagaiaman berikut ini;

Insentif Finansial dan Non Finansial

Baca Juga :  Dekan Fakultas Dakwah UIN KHAS Jember Bagikan 3 Kunci Jadi 'Orang Besar' di Depan Maba

Insentif finansial dan non finansial memiliki pengaruh positif namun tidak signifikan terhadap preferensi mahasiswa untuk mengikuti MBKM. Meskipun mahasiswa memandangnya positif, namun faktor ini tidak menjadi penentu utama dalam keputusan mereka. Rata-rata uang saku tidak signifikan mempengaruhi preferensi mahasiswa terhadap MBKM. Hal ini menunjukkan bahwa kebijakan MBKM tidak sepenuhnya bergantung pada faktor finansial mahasiswa, melainkan faktor-faktor lain juga turut berperan.

Pendididikan Orang Tua

Pendidikan ibu memiliki pengaruh positif namun tidak signifikan terhadap keinginan mahasiswa untuk mengikuti MBKM. Meskipun secara teoritis pendidikan ibu dapat memengaruhi preferensi, namun hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor ini tidak signifikan.

Pendidikan ayah memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap preferensi mahasiswa untuk mengikuti MBKM. Ini menunjukkan bahwa tingkat pendidikan ayah dapat memainkan peran penting dalam memotivasi mahasiswa untuk memilih program ini.

Baca Juga :  Sambil Menunggu Suspend Berakhir, SPPG Karangsono Jember Benahi Infrastruktur Dapur

Lokasi

Lokasi memiliki pengaruh negatif namun tidak signifikan terhadap preferensi mahasiswa untuk mengikuti MBKM. Meskipun lokasi dapat memainkan peran dalam keputusan, namun tampaknya faktor ini tidak cukup signifikan untuk memengaruhi keinginan mahasiswa.

Preferensi mahasiswa untuk mengikuti MBKM lebih dipengaruhi oleh faktor internal mahasiswa daripada faktor eksternal. Ini menunjukkan bahwa motivasi dan keinginan mahasiswa untuk terlibat dalam MBKM didasarkan pada faktor-faktor pribadi dan pengalaman mereka.

Temuan ini memberikan pemahaman yang lebih baik tentang faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi mahasiswa dalam program MBKM. Implikasi dari penelitian ini dapat membantu penyusunan kebijakan yang lebih efektif dan dapat memenuhi kebutuhan serta harapan mahasiswa dalam mengambil bagian dalam inisiatif ini.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Anggota Komisi X DPR RI Bang Pur Respons Kasus Dugaan Penganiayaan Siswa SR di Jember
Kemenag RI Terima Berkas 8 Calon Rektor dari Senat UIN KHAS Jember
Senat UIN KHAS Jember Serahkan Pertimbangan Kualitatif 8 Calon Rektor ke Menag
Ikuti Pemaparan Visi Calon Rektor UIN KHAS, Mahasiswa Siapkan Pertimbangan Untuk Menteri
Universitas dr Soebandi Jember Raih Perhargaan AIPNI 2026, Warek 1: Bukti Kampus Profesi Ners Terbaik
SEMA-DEMA UIN KHAS Jember Sampaikan Penolakan soal Pemaparan Visi-Misi Calon Rektor di Lumajang
Diikuti Ratusan Atlet, FOSKMA 2026 Fakultas Dakwah UIN KHAS Jember Buka 10 Cabang Lomba
Demi Mutu Lulusan! Fakultas Dakwah UIN KHAS Jember Gandeng Kanwil Kemenhaj Jawa Timur

Baca Lainnya

Wednesday, 21 October 2026 - 15:07 WIB

Anggota Komisi X DPR RI Bang Pur Respons Kasus Dugaan Penganiayaan Siswa SR di Jember

Tuesday, 20 October 2026 - 22:37 WIB

Kemenag RI Terima Berkas 8 Calon Rektor dari Senat UIN KHAS Jember

Monday, 19 October 2026 - 20:52 WIB

Senat UIN KHAS Jember Serahkan Pertimbangan Kualitatif 8 Calon Rektor ke Menag

Monday, 19 October 2026 - 14:58 WIB

Ikuti Pemaparan Visi Calon Rektor UIN KHAS, Mahasiswa Siapkan Pertimbangan Untuk Menteri

Monday, 19 October 2026 - 13:57 WIB

Universitas dr Soebandi Jember Raih Perhargaan AIPNI 2026, Warek 1: Bukti Kampus Profesi Ners Terbaik

TERBARU

Kondisi Toko Emas Murni di Jalan Sultan Agung, Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Kaliwates, Jember, setelah terjadi perampokan. (Foto: Fadli/Frensia).

Criminalia

Toko Mas Murni di Jember Dirampok, Ibu dan Anak Dibacok Pelaku

Thursday, 22 Oct 2026 - 12:02 WIB

Sumber: Instagram Cakiminow

Economia

Cak Imin: Pemberdayaan UMKM Harus Dimulai dari Hulu hingga Hilir

Thursday, 22 Oct 2026 - 10:33 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading