Keteladanan K.H Hasyim Asy’ari, Senantiasa Menangis Saat Membaca & Mendengarkan Al-Qur’an

Wednesday, 14 February 2024 - 16:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Frensia.id –Ketika hati mencintai sesuatu pasti ia disibukkan denganya. Penggalan kalimat Syekh Dr. Ahmad Isa al-Ma’sharawi sangat pas jika disematkan pada sosok Hadratus Syekh K.H Hasyim Asy’ari yang selalu sibuk dengan tirakat, riyadah bahkan selalu menangis ketika membaca dan mendengarkan Al-Qur’an.

Kebiasaan K.H Hasyim Asy’ari yang bisa kita teladani, beliau senantiasa puasa. Kegemaran berpuasa sudah menjadi kebiasaan yang dilakukan sejak masih remaja, K.H Hasyim Asy’ari istiqomah melakukan tirakat, riyadah seperti puasa sunnah.

Jika beliau tidak dalam keadaan puasa, K.H Hasyim Asy’ari tetap menahan makan dan minum secara berlebihan, pagi sarapan dengan secangkir kopi dan makan malam selasai mengajar.

Saat bulan Ramadhan dalam melaksanakan ibadah sunah (baca: Sholat Tarawih) K.H Hasyim Asy’ari kebiasaannya membaca satu juz selama mengerjakan sholat tarawih, sehingga pada akhir Ramadhan 30 juz yang dibaca (didalam sholat tarawih saja). Boleh kita tiru ya, di Ramadhan tahun ini.

Baca Juga :  Pemerintah Tetapkan 1 Ramadhan 1447 H Kamis, Serukan Persatuan di Tengah Perbedaan

Kebiasaan lain K.H Hasyim Asy’ari ketika beliau membaca al-Qur’an sering menangis. Jangankan K.H Hasyim Asy’ari membaca al-Qur’an sendiri, beliau mendengarkan orang lain membaca al-Qur’an juga tidak jarang menangis.

Dikisahkan suatu malam, K.H Hasyim Asy’ari hendak mau tidur, tapi mengurungkan niatnya untuk tidur hanya karena mendegarkan seorang santri membaca al-Qur’an. Mungkin kita heran, tertegun melihat kebiasaan seperti itu.

Menangis saat membaca dan mendengarkan ayat al-Qur’an. Tapi tidak usah heran, karena ketika hati mencintai sesuatu pastilah ia disibukkan dengannya.

Baca Juga :  Peziarah Terhambat Ziarah ke Wali Lima Gegara Bus Masuk Sawah di Mayang Jember

Alangkah baiknya kita renungkan petuah Syekh Dr. Ahmad Isa al-Ma’sharawi, dosen Universitas al-azhar, kairo-Mesir.

Saya heran terhadap para ulama salaf, bagaimana mereka bisa menyibukkan diri dengan Al-Qur’an dalam waktu yang panjang tanpa bosan sedikitpun. Namun, semenjak saya melihat banyak orang sibuk dengan handphone, keheranan saya pun hilang. Dan, saya tahu bahwa ketika hati mencintai sesuatu pasti ia disibukkan denganya

K.H Hasyim Asy’ari salah satu ulama kharismatik yang dimiliki Nahdlatul Ulama yang patut dijadikan teladan. Salah satunya beliau tidak pernah bosan berlama-lama dengan waktu yang panjang dengan al-Qur’an tanpa bosan. Karena tidak ada kata bosan bagi mereka yang sedang jatuh cinta.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Berkah Tidak Mesti Identik dengan Kekayaan, Begini Penjelasan Dr. Haidar Baqir
Idealisme Nabi Muhammad SAW Ketika DiLobi oleh Orang Terdekat
Awal Ramadan, Jumlah Penumpang KA di Jember Alami Penurunan
Pemerintah Tetapkan 1 Ramadhan 1447 H Kamis, Serukan Persatuan di Tengah Perbedaan
Riset Orientalis Ungkap Inkonsistensi Moral dan Disiplin Diri Saat Ramadhan Para Pemuda Mesir
Resepsi 100 Tahun NU, Ketua LDNU PBNU Paparkan Tiga Kerangka Khidmat
Peziarah Terhambat Ziarah ke Wali Lima Gegara Bus Masuk Sawah di Mayang Jember
Di Momen Hari Santri Nasional, Brulantara Grup Gerakkan Santri Bangun Kemandirian Laut

Baca Lainnya

Sunday, 8 March 2026 - 14:28 WIB

Berkah Tidak Mesti Identik dengan Kekayaan, Begini Penjelasan Dr. Haidar Baqir

Thursday, 26 February 2026 - 23:19 WIB

Idealisme Nabi Muhammad SAW Ketika DiLobi oleh Orang Terdekat

Saturday, 21 February 2026 - 17:00 WIB

Awal Ramadan, Jumlah Penumpang KA di Jember Alami Penurunan

Tuesday, 17 February 2026 - 21:00 WIB

Pemerintah Tetapkan 1 Ramadhan 1447 H Kamis, Serukan Persatuan di Tengah Perbedaan

Saturday, 14 February 2026 - 01:29 WIB

Riset Orientalis Ungkap Inkonsistensi Moral dan Disiplin Diri Saat Ramadhan Para Pemuda Mesir

TERBARU