Frensia.id – Bulan Dzulhijjah merupakan bulan yang penuh berkah bagi umat Muslim di seluruh dunia. Salah satu ibadah yang dianjurkan untuk dilakukan pada bulan Dzulhijjah adalah puasa.
Puasa Dzulhijjah memiliki keutamaan tersendiri dan menjadi persiapan bagi umat Muslim untuk menyambut Hari Raya Idul Adha.
Puasa Dzulhijjah biasanya dilakukan pada tanggal 1-9 Dzulhijjah. Puasa ini dianjurkan karena memiliki banyak keutamaan, di antaranya:
- Memperkuat Iman dan Ketakwaan Puasa Dzulhijjah merupakan sarana untuk meningkatkan iman dan ketakwaan kepada Allah SWT. Dengan berpuasa, kita dapat lebih fokus dalam beribadah dan mendekatkan diri kepada-Nya.
- Mempersiapkan Diri Menyambut Idul Adha Puasa Dzulhijjah juga menjadi persiapan bagi umat Muslim untuk menyambut Hari Raya Idul Adha. Dengan berpuasa, kita dapat lebih khusyuk dalam melaksanakan ibadah-ibadah pada Hari Raya Idul Adha, seperti menyembelih hewan kurban dan melaksanakan ibadah haji.
- Mendapatkan Pahala yang Besar Puasa Dzulhijjah memiliki pahala yang besar. Rasulullah SAW bersabda, “Puasa pada hari-hari ini (Dzulhijjah) setara dengan puasa seumur hidup.” (HR. Tirmidzi)
Selain puasa, ada beberapa amalan lain yang dianjurkan untuk dilakukan pada bulan Dzulhijjah, seperti membaca tahlil, tasbih, dan takbir. Semua amalan ini bertujuan untuk meningkatkan ketakwaan dan menyambut Hari Raya Idul Adha dengan penuh kekhusyukan.
Dengan melaksanakan puasa Dzulhijjah, umat Muslim dapat memperkuat iman, mempersiapkan diri menyambut Idul Adha, dan mendapatkan pahala yang besar. Semoga dengan menjalankan ibadah pada bulan Dzulhijjah, kita dapat meraih ridha Allah SWT dan menjadi hamba-Nya yang semakin bertakwa. (*)