Di Hadapan Aliansi Santri Jember, Gus Fawait Menyebut Bangsa ini Berhutang pada Pesantren, Kyai dan Santri

Thursday, 16 October 2025 - 15:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gus Fawait Menyebut Bangsa ini Berhutang pada Pesantren, Kyai dan Santri (Foto: Istimewa)

Gus Fawait Menyebut Bangsa ini Berhutang pada Pesantren, Kyai dan Santri (Foto: Istimewa)

Frensia.id- Bupati Jember, Muhammad Fawait, S.E, M.Sc menyampaikan rasa bangganya kepada massa aksi dari aliansi santri kabupaten Jember yang melakukan unjuk rasa di depan pendopo Wahyawibawagraha pada Kamis (16/10/25).

Unjuk rasa yang merupakan aksi protes atas tayangan dari Trans7, dimana stasiun TV tersebut memberikan framing yang keliru terhadap Kyai dan pondok pesantren.

Aksi ini mendapatkan sambuatan yang hangat dari Gus Fawait, sebagaimana panggilan akrabnya. ia juga turut turun menjumpai para santri dan menyampaikan sambutannya.

“saya bangga pada anda semua karena ini menandakan bahwa kalau ada kyai dan pesantren diganggu maka akan ada berjuta-juta orang turun kebawah seluruh Indonesia membela Kyai,” demikian ucap Gus Fawait yang mana seorang santri pertama yang menjabat sebagai bupati Jember, sebagaimana yang sering ia sampaikan dalam momen-momen sambutannya.

Baca Juga :  Hujan Deras, Air Sungai Meluap Sebabkan Putusnya Jembatan Gantung di Jember

Kegiatan unjuk rasa ini pertama kali digelar di salah satu unit usaha dibawah naungan Trans Corp, yaitu Transmart. Selanjutnya para massa aksi bergeser ke depan pendopo Bupati Jember.

lebih lanjut, Gus Fawait melakukan kilas balik dalam panggung sejarah mengenai jasa-jasa Kyai, santri dan pesantrennya untuk bangsa ini.

“bahwa bangsa ini berhutang pada para kyai, bangsa ini berhutang pada pesantren, bangsa ini berhutang pada para santri,” Jelas Gus Bupati, sebagaimana ia akrab dipanggil.

Menurut Gus Fawait, hal tersebut dikarenakan para Kyai, Ulama’ dan santri berada di garda terdepan dalam merebut kemerdekaan Indonesia. Oleh karena itu, bupati muda ini tidak segan-segan menyebut jasa para kyai pesantren.

Baca Juga :  Penerbitan IUP Pertambangan Pasir Laut Jadi Rebutan KKP dengan ESDM, Owner Kabantara Grup Beberkan Penjelasannya

Kilas balik Gus Fawait dalam rangka mengingatkan jasa para Kyai dan Santrinya, juga menyebut peristiwa 30S PKI pada tahun 1965.

“Bahkan saat mengisi kemerdekaan kita ingat Indonesia hampir ada kudeta ketika ada kejadian  30 S PKI, yang ada di depan adalah kawan-kawan banser, yang ada di depan adalah para kyai, para santri dan tidak pernah kabur ke luar negeri dibanding orang-orang yang lainnya, mungkin sejarah itu yang lupa,” tegas Gus Fawait. 

Sambutan bupati Jember dihadapan Aliansi Santri mendapatkan antusiasme dan tepuk tangan di tengah panasnya kota.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Lampu Merah Perempatan Ambulu Kini Terpasang CCTV untuk Pantau Kamtibmas
Pemuda Hilang di Sungai Tanggul Jember Ditemukan Dalam Keadaan Tewas
Proyek Dam Pelimpah Rp15,5 Miliar di Jember Ambrol, Kontraktor Terancam di Blacklist
Perempuan di Jember Ditemukan Tewas saat Hanyut di Sungai
Pemuda di Jember Hilang Terseret Arus Sungai saat Berburu Biawak
Laka Truk vs Motor di Jember, 1 Orang Tewas
Hiswana Migas Besuki Perketat Pengawasan Solar Subsidi untuk Petani
Pemotor di Jember Terlindas Saat Gagal Salip Dump Truk

Baca Lainnya

Tuesday, 20 January 2026 - 14:20 WIB

Lampu Merah Perempatan Ambulu Kini Terpasang CCTV untuk Pantau Kamtibmas

Monday, 19 January 2026 - 13:16 WIB

Pemuda Hilang di Sungai Tanggul Jember Ditemukan Dalam Keadaan Tewas

Monday, 19 January 2026 - 13:08 WIB

Proyek Dam Pelimpah Rp15,5 Miliar di Jember Ambrol, Kontraktor Terancam di Blacklist

Sunday, 18 January 2026 - 20:02 WIB

Perempuan di Jember Ditemukan Tewas saat Hanyut di Sungai

Saturday, 17 January 2026 - 22:24 WIB

Pemuda di Jember Hilang Terseret Arus Sungai saat Berburu Biawak

TERBARU