Frensia.id- Kuil Hindu BAPS membuat tercengang banyak pihak. Dalam 100 hari saja, sudah tercatat dikunjungi lebih dari sejuata orang.
Kuil Hindu BAPS di Abu Mureikha, Abu Dhabi, telah menjadi pusat perhatian global dengan menarik lebih dari 1,3 juta pengunjung sejak pembukaannya pada Februari 2024. Kuil ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai tujuan wisata yang menarik ribuan pengunjung setiap harinya, meskipun cuaca panas yang ekstrem di kawasan tersebut.
Untuk memperkaya pengalaman pengunjung, pihak kuil meluncurkan film 3D berdurasi 12 menit berjudul Dongeng, yang menampilkan proses penciptaan kuil oleh para pengrajin India. Film ini merupakan bagian dari upaya untuk memberikan pemahaman lebih dalam mengenai keindahan dan kompleksitas desain kuil. Film ini akan ditayangkan secara gratis selama minggu pertama, dan pengunjung dihimbau untuk mendaftar sebelum memasuki kompleks kuil guna menghindari lonjakan massa yang besar.
Swami Brahmaviharidas, kepala hubungan internasional untuk organisasi BAPS, menyampaikan bahwa pencapaian jumlah pengunjung yang mencapai lebih dari 1 juta dalam 100 hari pertama. Hal demikian tentu sangat mengejutkan.
“Mandir (kuil) ini secara luar biasa telah mencapai 1 juta pengunjung dalam 100 hari pertama – sedikit lebih dari tiga bulan – melampaui ekspektasi kami”, katanya penuh bangga.
Menurutnya, meskipun suhu di Abu Dhabi bisa mencapai 45°C, jumlah pengunjung tetap stabil, dengan sekitar 3.000 orang datang pada hari biasa dan antara 8.000 hingga 10.000 pada akhir pekan.
Salah satu yang membuat kuil ini dikunjungi banyak orang, salah satunya adalah pameran film 3Dnya. Jenisnya adalah Film dokumenter yang berkisah pembangunan Kuil Hindu BAPS di Abu Dhabi.
Film tersebut memberikan gambaran tentang dedikasi luar biasa para pengrajin di India yang bekerja berbulan-bulan memahat pilar batu dengan tangan. Para pematung ini berasal dari berbagai desa di India dan bekerja secara kolaboratif untuk menciptakan setiap elemen yang kemudian dikirim ke Abu Dhabi untuk dirakit.
Film ini tidak hanya sekedar menampilkan proses konstruksi, tetapi juga menyoroti upaya kolaboratif dari komunitas yang bekerja dengan komitmen dan keterampilan tinggi.
Melalui film ini, para pengunjung kuil dapat lebih menghargai kompleksitas dan ketekunan yang terlibat dalam menciptakan bangunan suci yang megah tersebut.
“Ini bukan sekadar film atau dokumenter. Ini adalah perjalanan mendalam yang mengungkap, untuk pertama kalinya, evolusi kuil dari doa pertama di bukit pasir Sharjah pada tahun 1997 hingga peresmiannya pada tanggal 14 Februari,” pungkas Swami, 16/09/2024.