Frensia.id- Penelitian yang dilakukan oleh Akhmad Ridlo dan tim dari Universitas Pendidikan Indonesia, yang terbit pada tahun 2023, mengupas makna di balik lagu Tasna’ul Mustahil karya Hamza Namira dan Humed Alkhudor.
Lagu ini menggambarkan semangat berani bermimpi setinggi-tingginya, yang menginspirasi pendengar untuk meraih cita-cita besar meski tampaknya sulit diraih. Sebuah pepatah yang mendasari semangat ini berbunyi,
Bermimpilah setinggi langit, sehingga jika gagal, kamu akan jatuh di antara bintang-bintang.”Dalam kajian mitologi Yunani Kuno, langit kerap dipersonifikasikan sebagai Dewa Uranus, simbol dari tempat tinggi dan gerbang menuju surga, yang menempatkan impian-impian manusia dalam simbolisasi yang penuh arti.
Ridlo dan tim menggunakan pendekatan analisis semiotika Rolland Barthes untuk mengeksplorasi makna denotasi, konotasi, dan mitos yang terkandung dalam lagu ini.
Kajian tersebut menemukan bahwa Tasna’ul Mustahil bukan hanya lagu biasa, melainkan wadah pesan mendalam yang menyemangati pendengar untuk berani bermimpi dan memperjuangkan harapan mereka, bahkan ketika tantangan terlihat mustahil.
Diksi yang digunakan dalam lagu ini mengandung simbolisme yang kuat. Frasa seperti “mata air salsabil,” “bintang tsuroyya,” dan “bercahaya bagai rembulan” menggambarkan cita-cita yang tinggi, semangat yang tak padam, dan tekad yang membara dalam menempuh hidup.
Kata-kata ini membentuk visualisasi yang penuh inspirasi, menciptakan narasi tentang perjuangan, tekad, dan keteguhan hati.
Lagu ini juga menyampaikan pesan bahwa perjuangan bukanlah perjalanan yang sepi. Melalui liriknya, Hamza Namira mengajak pendengarnya untuk terus berjuang bersama, saling menguatkan, dan tidak takut mencoba hal baru yang sebelumnya dianggap mustahil.
Keberanian, motivasi, dan kerja keras menjadi benang merah yang menghubungkan setiap bait lirik lagu, memberikan semangat kepada pendengarnya agar tidak menyerah dalam menggapai impian.
Sebagai sebuah karya seni, Tasna’ul Mustahil merefleksikan pengalaman nyata manusia dalam menghadapi lika-liku kehidupan. Ridlo dan tim menyimpulkan bahwa seni, khususnya musik, memiliki potensi besar untuk menyampaikan pesan moral dan nilai-nilai kehidupan yang dapat memotivasi pendengar untuk bangkit dan terus berjuang.
Lagu ini menjadi bukti bahwa dalam setiap tantangan, ada peluang untuk melangkah lebih jauh, melampaui batasan, dan menjadikan hal yang mustahil menjadi nyata.