LPTNU Jatim Gelar Workshop Kolaborasi Kembangkan Kualitas Pendidikan Melalui Akreditasi Perguruan Tinggi

Rabu, 4 Desember 2024 - 22:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LPTNU Jatim Gelar Workshop Kolaborasi Kembangkan Kualitas Pendidikan Melalui Akreditasi Perguruan Tinggi (Sumber: Istimewa)

LPTNU Jatim Gelar Workshop Kolaborasi Kembangkan Kualitas Pendidikan Melalui Akreditasi Perguruan Tinggi (Sumber: Istimewa)

Frensia.id – LPTNU atau Lembaga Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama PWNU Jawa Timur menggelar workshop kolaboratif secara dari bersama ratusan akademisi dari berbagai perguruan tinggi, pada Rabu (4/12).

Dalam agenda bertajuk “Strategi Penyusunan Instrumen Suplemen Konversi (ISK) Program Studi” itu peserta tidak sekadar menerima materi, namun juga memiliki ruang untuk berbagi pengalaman dan praktik terbaik dalam pengelolaan dokumen akreditasi.

Ketua LPTNU PWNU Jawa Timur, Prof. Dr. Junaidi, M.Pd. menegaskan bahwa workshop ini merupakan langkah strategis untuk mempersiapkan perguruan tinggi menghadapi tantangan akreditasi yang semakin dinamis.

“Kami ingin memastikan setiap program studi memiliki kemampuan kompetitif dalam menyusun dokumen ISK, yang menjadi kunci penting dalam penilaian akreditasi,” paparnya.

Baca Juga :  Tumbang! Inter Milan Tak Berkutik Lawan Juventus, Kalah 1-0

Selain itu, LPTNU PWNU Jawa Timur menegaskan komitmennya untuk konsisten mengadakan program pengembangan kapasitas perguruan tinggi.

Workshop ini diharapkan menjadi momentum transformasi menuju ekosistem pendidikan tinggi yang lebih berkualitas, kompetitif, dan bermartabat.

Kegiatan daring yang diikuti oleh ratusan akademisi dari berbagai perguruan tinggi di Jawa Timur dan luar pulau ini menandakan komitmen serius lembaga pendidikan NU dalam meningkatkan mutu akreditasi.

Melalui inisiatif berkelanjutan seperti ini, diharapkan perguruan tinggi NU dapat semakin meningkatkan daya saing dan kontribusinya dalam membangun pendidikan nasional yang unggul.

Baca Juga :  Dituding Adanya Pungutan Pada Sekolah di Jember, Begini Tanggapan MKKS SMK Swasta Kabupaten Jember

Hadir sebagai narasumber utama, Dr. Ika Rtaih Sulistiani, M.Pd., yang memang masyhur memiliki pengalaman mendalam di bidang administrasi kelembagaan.

Akademisi dari Universitas Islam (UNISMA) itu membedah secara komprehensif strategi penyusunan Instrumen Suplemen Konversi sesuai standar Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT).

Sementara itu, peserta yang ikut andil juga beragam mulai dari akademisi, sekolah tinggi, hingga universitas. Menjadi tanda besarnya antusiasme civitas akademika NU untuk terus mengembangkan kualitas pendidikan tinggi.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Lima Jawaban Elegan Untuk Pertanyaan Sensitif Saat Lebaran
Pandangan Plato Mengenai Swasembada
Tentang Protes RUU TNI, Komentar Deddy Corbuzier Dianggap Keliru
Apa Peranan Tentara Apabila Tidak Ada Perang? Begini Penjelasan Pakar Politik Militer
Akademisi Jadi Budak Politisi: Hilangnya Marwah Perguruan Tinggi
Dituding Adanya Pungutan Pada Sekolah di Jember, Begini Tanggapan MKKS SMK Swasta Kabupaten Jember
Sekolah Tiga Bahasa Rukun Harapan Jember: Jodoh Perjuangan Gus Dur dengan Pendiri Yayasan
Dibarengi Prof. Babun Soeharto, Mantan Menpora Sebut Stadion Bola UIN KHAS Rumputnya Bagus

Baca Lainnya

Selasa, 1 April 2025 - 08:23 WIB

Lima Jawaban Elegan Untuk Pertanyaan Sensitif Saat Lebaran

Senin, 24 Maret 2025 - 20:45 WIB

Pandangan Plato Mengenai Swasembada

Minggu, 23 Maret 2025 - 19:15 WIB

Tentang Protes RUU TNI, Komentar Deddy Corbuzier Dianggap Keliru

Jumat, 21 Maret 2025 - 11:12 WIB

Apa Peranan Tentara Apabila Tidak Ada Perang? Begini Penjelasan Pakar Politik Militer

Selasa, 18 Maret 2025 - 00:31 WIB

Akademisi Jadi Budak Politisi: Hilangnya Marwah Perguruan Tinggi

TERBARU

Kolomiah

Lebaran yang Membumi

Rabu, 2 Apr 2025 - 23:14 WIB

Ilustrasi idul fitri 1446 H

Opinia

Lebaran: Subjek Bebas yang Memaafkan

Rabu, 2 Apr 2025 - 13:20 WIB