Frensia.id – Luar biasa! Sekalipun masih memasuki tahun ke-8 sejak berdirinya, Pondok Pesantren Jalaluddin Ar-Rumi (PP. JA) Jember kembali mencatatkan prestasi dengan diterimanya santri untuk studi ke Timur Tengah.
Tahun ini, giliran Muhammad Ilham Syafa’ah yang berkesempatan untuk menempuh studi di Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir.
“Alhamdulillah Ilham Syafa’ah alumni MA JA akan berangkat ke Mesir besok jam 3 siang dari Bandara Soekarno-Hatta,” demikian pesan dari pengasuh, Dr. KH. Malthuf Siroj, yang tersebar di kalangan guru dan ustadz pada Senin (9/12).
Salah satu tenaga pengajar disana, Ustadz Dalilun Nafilin mengungkap hal ini dapat dikatakan sebagai prestasi karena sekalipun Ilham Syafa’ah tidak termasuk dalam kategori Beasiswa, tahapan-tahapan untuk bisa diterima di Al-Azhar cukup panjang dan sulit.
“Ilham dinyatakan lulus pada ujian kompetensi sejak Juli lalu, namun setelah itu ada ujian-ujian yang harus diikuti, seperti ujian penyetaraan, ujian kompetensi level bahasa Arab, hingga matrikulasi,” kata ustadz Nafilin.
Kepala Madrasah Diniyah pada pesantren yang terletak di desa Jatisari, Kecamatan Jenggawah itu juga menjelaskan Ilham Syafa’ah diterima di universitas Islam tertua di dunia itu melalui program kerjasama Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama dengan Markaz Syekh Zayed li Ta’lim al-Lughah al-‘Arabiyyah Li Ghayr an-Nathiqin Biha yang difasilitasi oleh Markaz Al-Azhar Indonesia/OIAA Indonesia.
“Tidak hanya Ilham, sebelumnya juga diterima pada universitas yang sama, santri putri asal kota yang sama, Lumajang, yakni Sintia Jami’al Qudrotul Lia Rara Amanda,” sambung Nafilin.
Selain itu, ia mengungkap keberhasilan dua santri kembar kelahiran Bondowoso, Sulthon M. Mathluby dan Sulthon M. Mahbuby menempuh pendidikan di University of Jordan, Yordania.
“bersamaan dengan mereka, juga diterima di Yordania, ada M. Aldani Al-Ayyubi santri asal Probolinggo yang diterima di Yarmouk University, Irbid,” pungkasnya.
Dengan semua capaian itu pengasuh harian PP. Jalaluddin Ar-Rumi, KH. Muhammad Al-Faiz, Lc., M.Ag., berharap dapat menjadi motivasi bagi seluruh santri untuk terus berusaha dan belajar lebih giat.
“Kami juga berharap para santri yang berhasil melanjutkan studi di Mesir dan Yordania kelak pulang dengan membawa ilmu yang bermanfaat bagi agama, bangsa dan negara,” pungkas alumnus Darus-Sunnah International Institute for Hadits Science itu, Rabu (11/12).