Mahasiswa Jember Geruduk Kantor DPRD Jember, Tolak Hasil Revisi UU Minerba, Efisiensi Anggaran dan Danantara

Friday, 21 February 2025 - 15:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mahasiswa Jember Geruduk Kantor DPRD Jember, Tolak Hasil Revisi UU Minerba, Efisiensi Anggaran dan Batubara (Sumber: Istimewa)

Mahasiswa Jember Geruduk Kantor DPRD Jember, Tolak Hasil Revisi UU Minerba, Efisiensi Anggaran dan Batubara (Sumber: Istimewa)

Frensia.id – Ratusan mahasiswa mendatangi kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jember pada pukul 14:52. Massa aksi datang berjalan kaki dari double way UNEJ menuju bundaran depan kantor DPRD Jember.

Sesampai didepan kantor DPRD Jember, ratusan dari mereka menyuarakan kata “lawan” dengan sangat lantang.

Mereka mengecam dan menolak hasil revisi UU Minerba terbaru, efisiensi anggaran dan adanya Danantara.

“Kami menolak hasil revisi UU Minerba yang terbaru, menolak efisiensi anggaran dan menolak adanya Danantara sebagai lembaga baru di negara ini yang rasionalisasinya juga tidak jelas,” kata Korlap aksi, Hazizi, Jum’at (21/02/2025).

Baca Juga :  Demi Penguatan Wisata! Akademisi UIN KHAS Temui Kelompok Perempuan Desa Klatakan

Lebih lanjut kata Hazizi, massa aksi itu terdiri dari seluruh entitas mahasiswa yang ada di Jember dan mengatasnamakan Aksi Solidaritas Jember Melawan.

“Massa aksi berasal dari banyak entitas mahasiswa yang nanti menjadi satu kesatuan,” ujarnya.

Kata Haziziz, aksi ini merupakan aksi damai alias aksi simbolis “Indonesia Gelap”. Dengan aksi turun jalan ini, ia berharap agar DPRD Jember menyampaikan tuntutan dari massa aksi kepada pemerintah pusat.

”Harapan kami, DPRD Jember bersedia untuk menyuarakan aspirasi kami kepada pemerintah pusat” paparnya.

Baca Juga :  Agen LPG Siapkan Strategi Khusus, Antisipasi Lonjakan Permintaan Gas Subsidi Jelang Nataru

Menurutnya, akar daripada masalah efisiensi anggaran adalah program Makan Bergizi Gratis (MBG). Sementara dengan adanya efisiensi anggaran, maka MBG akan menggerus anggaran negara dan melakukan pemotongan terhadap dana-dana lainnya.

“Hulu daripada MBG adalah efisiensi anggaran. Efisiensi anggaran membuat MBG terus menggeruk anggaran negara untuk melakukan pemotongan terhadap dana-dana lain,”tandasnya.

Hingga berita ini selesai ditulis, ratusan massa aksi masih tetap berdiri dan berorasi di depan Kantor DPRD Jember.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Penerbitan IUP Pertambangan Pasir Laut Jadi Rebutan KKP dengan ESDM, Owner Kabantara Grup Beberkan Penjelasannya
Jalinan Harmoni Antar Umat Beragama, Satkoryon Banser Umbulsari PAM di Gereja Sidorejo
Menteri ESDM Sedang Prioritaskan IUP, Kabantara Grup Siap Kuasai Bauksit Indonesia
Refleksi Akhir Tahun: PUSHAM dan PSAD UII Soroti Mandeknya Reformasi, Ajukan Lima Tuntutan pada Pemerintahan Prabowo–Gibran
Pemkab Bondowoso Perkuat Percepatan Pengentasan Kemiskinan
Pemkab Bondowoso Matangkan Pilkades PAW 2026, Bupati Tekankan Kepastian Hukum dan Kualitas Kepemimpinan Desa
Pemkab Bondowoso Launching Indikasi Geografis Beras Sintanur Lembah Raung
Perempuan Bukan Penonton: KOPRI PMII Unibo Teguhkan Peran Strategis Perempuan

Baca Lainnya

Sunday, 4 January 2026 - 21:40 WIB

Penerbitan IUP Pertambangan Pasir Laut Jadi Rebutan KKP dengan ESDM, Owner Kabantara Grup Beberkan Penjelasannya

Wednesday, 31 December 2025 - 19:40 WIB

Menteri ESDM Sedang Prioritaskan IUP, Kabantara Grup Siap Kuasai Bauksit Indonesia

Tuesday, 30 December 2025 - 15:45 WIB

Refleksi Akhir Tahun: PUSHAM dan PSAD UII Soroti Mandeknya Reformasi, Ajukan Lima Tuntutan pada Pemerintahan Prabowo–Gibran

Tuesday, 30 December 2025 - 12:47 WIB

Pemkab Bondowoso Perkuat Percepatan Pengentasan Kemiskinan

Monday, 29 December 2025 - 22:32 WIB

Pemkab Bondowoso Matangkan Pilkades PAW 2026, Bupati Tekankan Kepastian Hukum dan Kualitas Kepemimpinan Desa

TERBARU

Gambar Mitologi Larangan Politik Dalam Pendidikan (Frensia Grafis)

Opinia

Mitologi Larangan Politik Dalam Pendidikan

Monday, 5 Jan 2026 - 04:30 WIB