Pecah Telur! Ungkapan Khofifah Menyaksikan 3 Program Beasiswa Doktoral LPPD Lulus di UIN KHAS

Monday, 20 January 2025 - 17:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar Pecah Telur! Ungkapan Khofifah Menyaksikan 3 Program Beasiswa Doktoral LPPD Lulus di UIN KHAS (Sumber Grafis Frensia)

Gambar Pecah Telur! Ungkapan Khofifah Menyaksikan 3 Program Beasiswa Doktoral LPPD Lulus di UIN KHAS (Sumber Grafis Frensia)

Frensia.Id – “Pecah telur!” ungkap Gubernur Terpilih Jawa Timur (Jatim) periode 2025-2030, Khofifah Indar Parawansa, saat menghadiri ujian promosi doktor di Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember, Senin (20/01/2025).

Dengan penuh rasa syukur, ia menyampaikan kebanggaannya atas capaian program beasiswa Lembaga Pengembangan Pendidikan (LPPD) Jatim yang berhasil melahirkan tiga doktor baru dari UIN KHAS.

Khofifah menyebut keberhasilan ini sebagai momen penting bagi program beasiswa doktoral yang selama ini belum menunjukkan hasil nyata. Ia menyoroti bahwa di beberapa perguruan tinggi lain, program serupa sering kali menghadapi tantangan besar hingga berujung kegagalan. Namun, di UIN KHAS Jember, kekhawatirannya berhasil terjawab.

“Hari ini menurut saya pecah telur,” ungkap Khofifah dengan semangat.

Ketua Program LPPD Jawa Timur, Prof. Abdul Halim Soebhar, turut memberikan apresiasi tinggi atas pencapaian tersebut. Ia menjelaskan bahwa program beasiswa ini dirancang dengan target besar, yakni mencetak 5.683 lulusan dari berbagai jenjang pendidikan.

Para lulusan ini diharapkan menjadi tim ahli dan kader ulama muda yang siap memperkuat komunitas pesantren.

Abdul Halim memaparkan bahwa saat ini terdapat 130 mahasiswa doktoral penerima beasiswa yang tersebar dalam tiga angkatan.

Baca Juga :  UIN KHAS Jember Kukuhkan 4 Guru Besar

“Angkatan pertama dan kedua masing-masing berjumlah 40 orang, sedangkan angkatan ketiga mencapai 50 orang,” jelasnya.

Dari jumlah tersebut, tiga lulusan pertama muncul dari UIN KHAS, menjadikannya pelopor keberhasilan program ini.

Khofifah menggarisbawahi pentingnya keberhasilan program ini bagi masa depan Jawa Timur. Ia menekankan bahwa penguatan SDM berbasis pesantren merupakan bagian strategis dari visi Jawa Timur sebagai “gerbang baru Nusantara.”

Menurutnya, keberhasilan ini adalah bentuk konkret dari tanggung jawab bersama untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.

“Kita punya tanggung jawab mencerdaskan kehidupan bangsa. Dan hari ini, program ini memberikan peluang besar bagi SDM pesantren untuk tumbuh dan berkembang,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa pesantren adalah garda terdepan dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan dan keberagaman yang sudah menjadi fondasi kokoh bangsa Indonesia.

Lebih lanjut, Khofifah mengapresiasi tema-tema disertasi yang diangkat oleh para lulusan program LPPD ini. Salah satunya adalah tentang moderasi beragama dan semangat permusyawaratan. Ia menyebut pentingnya nilai-nilai ini untuk memperkuat toleransi dan kerukunan di masyarakat.

“Perspektif moderasi dan syuro ini menjadi tugas kita bersama untuk membangun masyarakat yang inklusif dan toleran,” katanya.

Baca Juga :  Amat Serius! Kuatkan Kapasitas Dosen, Fakultas Dakwah UIN KHAS Gelar Short Course PAR Di Kongsi Tengah

Dalam kesempatan itu, Khofifah juga mengungkapkan kebanggaannya atas inisiatif digitalisasi manuskrip klasik pesantren yang telah dilakukan oleh Pemprov Jatim. Hingga kini, 400 manuskrip telah dikumpulkan, dengan 200 di antaranya telah didigitalkan.

Sebanyak 47 manuskrip sudah dirangkum menjadi dua kitab, yang bahkan telah diserahkan kepada Grand Syaikh Al-Azhar, Ahmed el-Tayeb.

“Saya berharap ke depan akan lahir ulama yang tidak hanya mengutip kitab-kitab populer, tetapi juga merujuk langsung pada manuskrip sumber primer. Ini langkah besar yang sangat membanggakan,” tutur Khofifah.

Ia menutup pidatonya dengan harapan agar para lulusan doktoral ini tidak hanya memberikan kontribusi di bidang akademik, tetapi juga mampu membawa dampak nyata bagi kehidupan masyarakat luas.

“Apa yang dilahirkan dari program LPPD ini tidak hanya menjadi penguatan akademik, tetapi juga sesuatu yang implementatif, sesuatu yang bisa langsung dirasakan oleh masyarakat,” pungkasnya.

Keberhasilan ini UIN KHAS Jember dan program beasiswa LPPD Jawa Timur semakin mempertegas komitmen mereka dalam mencetak generasi unggul berbasis pesantren. Semangat kebangsaan, moderasi beragama, dan penguatan SDM menjadi fondasi kokoh untuk membangun Jawa Timur sebagai pusat peradaban Nusantara.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Festival Budaya dan Pameran UMKM Bakal Digelar di Banyuwangi
Satgas MBG Jember Sidak SPPG Jatiagung Sebabkan Puluhan Siswa Keracunan
Fakultas Dakwah UIN KHAS Jember Arahkan Mahasiswa Manfaatkan Media Sosial untuk Berkarya
Prof Busriyanti Usul Ada Percepatan Karier Guru Besar Perempuan di UIN KHAS Jember
28 Siswa MI di Jember Keracunan Makanan Gratis, Susu Kedelai Diduga Jadi Pemicu
Puluhan Siswa MI di Jember Diduga Keracunan Program Makan Bergizi Gratis
Kasus 2 WNA Rusia Pemakai Ganja di Pantai Plengkung Banyuwangi Dilimpahkan ke Kejaksaan
Prof Busriyanti Angkat Maqasid Al-Usrah sebagai Paradigma Pembentukan Keluarga Islam dalam Orasi Ilmiah Guru Besar

Baca Lainnya

Friday, 25 September 2026 - 14:12 WIB

Festival Budaya dan Pameran UMKM Bakal Digelar di Banyuwangi

Thursday, 24 September 2026 - 15:32 WIB

Satgas MBG Jember Sidak SPPG Jatiagung Sebabkan Puluhan Siswa Keracunan

Thursday, 24 September 2026 - 10:03 WIB

Fakultas Dakwah UIN KHAS Jember Arahkan Mahasiswa Manfaatkan Media Sosial untuk Berkarya

Wednesday, 23 September 2026 - 10:22 WIB

Prof Busriyanti Usul Ada Percepatan Karier Guru Besar Perempuan di UIN KHAS Jember

Wednesday, 23 September 2026 - 01:12 WIB

28 Siswa MI di Jember Keracunan Makanan Gratis, Susu Kedelai Diduga Jadi Pemicu

TERBARU

Gambar Festival Budaya dan Pameran UMKM Bakal Digelar di Banyuwangi (Sumber: Istimewa)

Educatia

Festival Budaya dan Pameran UMKM Bakal Digelar di Banyuwangi

Friday, 25 Sep 2026 - 14:12 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading