Durian Lokal Jember Naik Kelas! Riset Ungkap Potensi Varietas Eksklusif di Lereng Argopuro dan Raung

Sunday, 25 January 2026 - 19:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar Ahmad Ilyas memegang durian lokal Jember (Sumber: Ronven Apriani)

Gambar Ahmad Ilyas memegang durian lokal Jember (Sumber: Ronven Apriani)

FRENSIA.ID – Bagi para pecinta “Raja Buah,” Kabupaten Jember di Jawa Timur ternyata menyimpan harta karun botani yang tak ternilai. Di balik rimbunnya hutan tropis lereng pegunungan wilayah ini, tersembunyi varietas durian lokal yang berpotensi menjadi komoditas eksklusif kelas dunia.

Fakta menarik ini terungkap melalui riset mendalam yang dilakukan oleh tim akademisi Universitas Jember (UNEJ), yang membawa kabar gembira bagi dunia agrikultur dan penikmat durian nusantara. Tim peneliti yang digawangi oleh Vega Kartika Sari, Halimatus Sa’diyah, dan Basuki melakukan ekspedisi ilmiah untuk memetakan potensi emas hijau ini.

Fokus penelitian mereka menyasar dua lokasi legendaris yang selama ini dikenal sebagai “surga durian” di Jember, yakni Kecamatan Panti yang berdiri gagah di kaki Gunung Argopuro, serta Kecamatan Sumberjambe yang subur di lereng Gunung Raung. Misi utama riset ini bukan sekadar survei biasa, melainkan sebuah upaya eksplorasi untuk mengarakterisasi morfologi dan ekologi durian lokal yang selama ini mungkin belum terekspos secara ilmiah.

Baca Juga :  FTIK UIN KHAS Jember Tekankan Penguatan Ekosistem Akademik Mahasiswa di Rakerpim 2026

Investigasi yang berlangsung intensif antara bulan April hingga Juli 2023 ini menelisik detail topografi, jenis tanah, hingga iklim mikro yang membentuk cita rasa unik durian Jember. Hasil penelitian yang kemudian dipublikasikan dalam Journal of Tropical Biodiversity and Biotechnology Volume 09 (2024) ini memberikan data yang sangat menjanjikan.

Melalui analisis klaster, para peneliti menemukan keragaman genetik yang kaya namun spesifik. Di wilayah Panti, dari 10 aksesi durian lokal yang diteliti, terdapat tingkat kemiripan genetik sebesar 66 persen, di mana varietas “Montong Belanda” dan “Gendon” tercatat memiliki kemiripan tertinggi hingga 75 persen, menandakan adanya galur murni yang kuat.

Temuan yang lebih mengejutkan justru datang dari lereng Gunung Raung di Sumberjambe. Di antara 10 durian lokal yang diuji, varietas bernama “Si Sukun” menunjukkan karakteristik yang sangat berbeda secara signifikan dibandingkan varietas lainnya.

Keunikan “Si Sukun” ini menjadi sinyal kuat adanya varietas unggul baru yang eksklusif dan belum banyak diketahui publik luas. Sementara itu, varietas LK 1 dan LK 4 di wilayah yang sama menunjukkan kemiripan hingga 85 persen.

Baca Juga :  Menarik! Review Kajian Bullying Mendorong Partisipasi Pencegahan Berbasis Teknologi

Kesimpulan dari riset akademisi UNEJ ini menjadi landasan penting bagi masa depan durian Jember. Data karakteristik morfologi dan ekologi ini adalah kunci untuk pengelolaan tanaman durian lokal agar tidak punah dan kualitasnya tetap terjaga.

Dengan validasi ilmiah ini, durian lokal Jember, khususnya varietas unik seperti Si Sukun, memiliki peluang besar untuk dibranding sebagai varietas eksklusif yang mampu bersaing di pasar nasional.

Merespons hal tersebut, akitvis hukum lulusan Universitas Islam Negeri Kiai Ahmad Shiddiq (UIN KHAS) Jember mengaku bangga. Menurutnya, mestinya varietas unggul ini juga didorong untuk tembus pasar ekspor.

“Biar yang unggul tidak hanya tembakau dan kopi. Kita juga punya buah yang pantas tembus pasar ekspor”, ujarnya, 25/01.

Jadi, bagi Anda pemburu durian, lereng Argopuro dan Raung kini bukan sekadar destinasi wisata, melainkan laboratorium alam penghasil durian premium yang telah teruji secara akademis.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Peringati Bulan Bung Karno, Kader PDI Perjuangan Banyuwangi Nyekar dan Doa Bersama di Taman Makam Pahlawan
Haul Bung Karno! DPC PDI Perjuangan Banyuwangi Gelar Santunan Anak Yatim dan Doa Bersama
DPC PDI Perjuangan Banyuwangi Gelar Konco Lidasi Bangkitkan Semangat di Bulan Bung Karno
Pertamina Patra Niaga Bagikan Santunan di Regional Jatimbalinus
Bulan Bung Karno, DPC PDI Perjuangan Banyuwangi Gelar Banteng Musik Jalanan
BEM Poliwangi dan BRKS Soroti Tambang Ilegal Petak 56, Desak Kajian Dampak Lingkungan dan Sosial
Kualifikasi Calon Ketua Umum PBNU Menurut Gus Zainil Ghulam
Bule Rusia Divonis Bersalah dalam Kasus Penganiayaan di Banyuwangi, Imigrasi Tunggu Rekomendasi APH

Baca Lainnya

Sunday, 21 June 2026 - 20:58 WIB

Peringati Bulan Bung Karno, Kader PDI Perjuangan Banyuwangi Nyekar dan Doa Bersama di Taman Makam Pahlawan

Saturday, 20 June 2026 - 21:18 WIB

Haul Bung Karno! DPC PDI Perjuangan Banyuwangi Gelar Santunan Anak Yatim dan Doa Bersama

Saturday, 20 June 2026 - 19:05 WIB

DPC PDI Perjuangan Banyuwangi Gelar Konco Lidasi Bangkitkan Semangat di Bulan Bung Karno

Saturday, 20 June 2026 - 02:15 WIB

Pertamina Patra Niaga Bagikan Santunan di Regional Jatimbalinus

Friday, 19 June 2026 - 15:56 WIB

Bulan Bung Karno, DPC PDI Perjuangan Banyuwangi Gelar Banteng Musik Jalanan

TERBARU

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading