Dijerat Pasal Persetubuhan! Pemeran Pria Dalam Vidio Mesum Pelajar Banyuwangi

Tuesday, 4 August 2026 - 23:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar Dijerat Pasal Persetubuhan! Pemeran Pria Dalam Vidio Mesum Pelajar Banyuwangi  (Ilustrasi)

Gambar Dijerat Pasal Persetubuhan! Pemeran Pria Dalam Vidio Mesum Pelajar Banyuwangi (Ilustrasi)

FRENSIA.ID – Polresta Banyuwangi akhirnya mengambil langkah tegas terhadap skandal video mesum pelajar yang mendadak gempar di media sosial. Pemeran pria dalam video viral tersebut resmi ditetapkan sebagai tersangka dan langsung ditahan pada Sabtu (01/08/26) lalu.

Pria berinisial MD yang status hukumnya kini menjadi Anak yang Berhadapan dengan Hukum (ABH) tersebut dijerat dengan pasal berlapis terkait persetubuhan terhadap anak di bawah umur. Tak main-main, ancaman hukuman penjara hingga 15 tahun kini membayangi langkah MD.

Kasatreskrim Polresta Banyuwangi Kompol Lanang Teguh Pambudi mengungkapkan, penetapan tersangka dan penahanan ini dilakukan setelah penyidik mengantongi alat bukti yang sah serta melangsungkan gelar perkara. Polisi bergerak cepat usai menerima laporan resmi dari ayah pemeran perempuan.

“Melalui serangkaian pemeriksaan dengan sejumlah alat bukti yang sah serta melangsungkan gelar perkara. Berdasarkan laporan ayah dari perempuan, ABH kami tahan sejak 1 Agustus lalu,” Ujar Kompol Lanang, Selasa (04/08/26).

Baca Juga :  Terduga Pembobol Rumah di Sobo Banyuwangi Dibekuk Tim URC Satreskrim Lewat Rekaman CCTV

Ancaman hukuman berat yang mengintai pemeran pria ini didasarkan pada sangkaan Pasal 81 ayat (2) UU Perlindungan Anak atau Pasal 473 ayat (4) UU No 1 Tahun 2023 tentang KUHP juncto UU No 1 Tahun 2026. Berdasarkan aturan tersebut, tersangka terancam pidana penjara paling singkat 3 tahun dan paling lama 15 tahun.

Kompol Lanang menegaskan, saat ini fokus utama penyidik adalah menuntaskan perkara persetubuhan yang dilaporkan pihak keluarga korban. Polisi telah memeriksa sedikitnya tiga orang saksi untuk membedah konstruksi hukum kasus ini secara utuh.

“Penetapan tersangka didasarkan pada hasil gelar perkara dan pemenuhan alat bukti yang cukup. Fokus penanganan perkara yang berjalan saat ini murni didasarkan pada laporan yang dilayangkan oleh ayah dari pemeran perempuan,” paparnya.

Baca Juga :  Warga Banyuwangi Jadi Korban KM Virgo, Istri : Terakhir Kontak Sabtu Pagi

Di sisi lain, mengenai heboh penyebaran video asusila tersebut di media sosial, Polresta Banyuwangi memilih untuk memisahkan berkas perkaranya. Dugaan pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) terkait sosok pertama yang mendistribusikan video itu kini masuk dalam ranah penyelidikan terpisah.

“Ini yang sedang kita lakukan penyelidikan. Kasus penyebaran video tersebut merupakan perkara yang berbeda dari yang sedang kita tangani saat ini,” tegas Lanang.

Saat ini, tim penyidik Satreskrim Polresta Banyuwangi masih terus melakukan perburuan terhadap sosok penyebar pertama yang menyebabkan video tindakan tak senonoh tersebut viral dan menjadi konsumsi publik.

Lanang menegaskan kepada seluruh masyarakat untuk berhenti mendistribusikan vidio yang diperankan oleh anak dibawah umur tersebut. (Qhobid Z)

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Guncang Banyuwangi, Slank dan HS Buktikan Musik Mampu Jadi Motor Gerak Ekonomi Akar Rumput
Satreskim Polresta Banyuwangi Bongkar Bisnis Solar Subsidi Ilegal
Hari Sumpah Pemuda 2026, DPC PDI Perjuangan Banyuwangi Gelar Aksi Resik Kali Sungai Kalimati Muncar
Latma Garuda Shakti 2026 Dimulai, Prajurit Indonesia-India Asah Kemampuan Tempur di Banyuwangi
Peduli! NU Care-LAZISNU PCNU Bondowoso Salurkan Bantuan Pada Korban Gempa Bumi NTT
PAN Banyuwangi Gelar Rakerda 1 dan Pelantikan DPC, Siap Mengusung Kader Sendiri
Unik! Wakil Sekretaris PCNU Situbondo Peringati HSN Dengan Panjat Tiang Bendera
Truk Bermuatan Karton Tabrak Scoopy di Wongsorejo Banyuwangi, Pemotor Meninggal

Baca Lainnya

Sunday, 1 November 2026 - 16:14 WIB

Guncang Banyuwangi, Slank dan HS Buktikan Musik Mampu Jadi Motor Gerak Ekonomi Akar Rumput

Thursday, 29 October 2026 - 21:40 WIB

Satreskim Polresta Banyuwangi Bongkar Bisnis Solar Subsidi Ilegal

Wednesday, 28 October 2026 - 19:44 WIB

Hari Sumpah Pemuda 2026, DPC PDI Perjuangan Banyuwangi Gelar Aksi Resik Kali Sungai Kalimati Muncar

Wednesday, 28 October 2026 - 19:40 WIB

Latma Garuda Shakti 2026 Dimulai, Prajurit Indonesia-India Asah Kemampuan Tempur di Banyuwangi

Sunday, 25 October 2026 - 11:51 WIB

Peduli! NU Care-LAZISNU PCNU Bondowoso Salurkan Bantuan Pada Korban Gempa Bumi NTT

TERBARU

Pelaku berinisial MFR (28), saat sedang menjalani penyidikan di Mapolres Jember. (Foto: Fadli/Frensia).

Criminalia

Kronologi Kasus Kekerasan Seksual Mahasiswi yang PLP di Jember

Tuesday, 3 Nov 2026 - 16:00 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading