Frensia.id- Ramadhan merupakan bulan yang mewajibkan Ummat Muslim untuk berpuasa. Tak peduli profesinya apa, termasuk pemain sepak bola, harus beradaptasi dan berusaha untuk tetap fit. Ada beberapa resep dari pakar dan ulama’ untuk mereka, yang sedang berprofesi sebagai pemain bola.
Banyak pemain Muslim di seluruh dunia tetap mematuhi kewajiban berpuasa selama Bulan Ramadhan. Namun berupaya aktif dalam kompetisi sepak bola.
Tentu, beberapa di antara mereka, selama berpuasa membuat penyesuaian dalam jadwal istirahat dan bertandingnya.
Sejumlah pertanyaan muncul tentang peran industri sepak bola dalam membantu meningkatkan kesejahteraan para pemain Muslim selama menjelankan puasa.
Organisasi serikat pemain, seperti PFA di Inggris, diinformasikan telah mengambil beberapa langkah. Salah satunya, mengunjungi klub-klub pada minggu-minggu menjelang Ramadan untuk memberikan dukungan dan solusi praktis.
Mereka menyelenggarakan lokakarya yang bertujuan membantu pelatih dalam mendukung para pemain yang menjalankan puasa selama periode tersebut.
Salah satu yang hadir adalah Profesor Dr. Vincent Gouttebarge. Ia adalah Chief Medical Officer FIFPRO.
Pada forum tersebut, ia berbagi tips kepada para pemain yang sedang berpuasa. Dia memberikan wawasan medis yang penting tentang bagaimana menjaga kesehatan pemain sepak bola yang menjalani puasa selama Ramadan.
Menurutnya ada tiga hal yang penting dijaga, agar pemain muslim dapat tetap dalam bermain bola. Yang pertama, adalah menjaga nutrisi. Ia menyarakan untuk mengkonsumsi makanan rendah glikenik dan mempertimbangkan tambahan suplemen.
Kedua, pertimbangan kondisi hidrasi pemain perlu dibaca secara serius.
“Hidrasi bisa jadi rumit, dan kami menyarankan para pemain untuk tetap terhidrasi pada siang dan malam hari seoptimal mungkin“, tuturnya Prof Gouttebarge.
Ketiga, tentang pola tidur. Hati-hati mengatur pola tidur. Puasa dapat menjadi ganguan pada kualitas tidur.
Selain ketiga hal di atas, Prof Gouttebarge juga menyarankan agar mandi air dingin setelah pertandingan.
Juga jika bisa, hindari dan kopi. Demi memaksimalkan suplementasi nutrium dalam tubuh pemain.