Frensia.Id – Bulan Ramadan membawa berkah nyata bagi para pelaku UMKM di Jember. Salah satunya terlihat di kawasan Perumahan Bumi Tegal Besar, Kecamatan Kaliwates, yang kini disulap menjadi pasar kuliner dadakan.
Sebanyak 165 pedagang tumpah ruah menjajakan takjil. Termasuk es unik “Buto Ijo” yang laris diserbu pengunjung.
Pantauan di lokasi pada Sabtu (28/2), deretan gerobak dan tenda pedagang mulai memadati sisi jalan sejak pukul 15.00 WIB. Salah satu pedagang yang meraup untung adalah Rofiq, penjual Es Buto Ijo.
Rofiq mengaku omzetnya melonjak drastis selama bulan suci ini. Dalam sehari, dia mampu mengantongi pendapatan hingga ratusan ribu rupiah.
“Iya, satu hari (omzet) Rp 500 ribu, tapi tidak tentu. Kadang-kadang kalau sepi ya Rp 300 ribu,” kata Rofiq di lokasi, Sabtu (28/2).
Pria asal Kecamatan Ajung ini merupakan pemain lama yang selalu hadir setiap Ramadan di perumahan tersebut. Nama “Buto Ijo” sendiri diambil dari campuran buah alpukat yang memberikan warna hijau dominan pada esnya.
“Tak hanya jualan es, saya juga dibantu anak perempuan saya yang menjual dimsum goreng seharga Rp 10 ribu per porsi,” ujarnya.
Sementara itu, Pengurus RW 18, Muhammad Soleh menyampaikan, Pasar Ramadan ini bukan sekadar deretan pedagang tak sengaja. Melainkan hasil inisiasi Karang Taruna dan pengurus RW 18 Perumahan Bumi Tegal Besar.
“Pasar kuliner Ramadan ini digelar untuk menyemarakkan Ramadan dan membuka peluang usaha warga perumahan dengan pemberdayaan UMKM,” ungkapnya.
Soleh memastikan penutupan jalan satu sisi tersebut sudah mengantongi izin dari pihak pengembang. Meskipun memicu sedikit kemacetan, warga setempat mengaku maklum karena manfaat ekonomi yang dihasilkan.
“Penutupan jalan ini kami sudah izin ke pengembang perumahan. Meskipun macet, warga disini juga memaklumi,” paparnya.
Keberadaan pasar ini pun disambut antusias oleh warga sekitar. Maudy Feby, mengaku sangat terbantu dengan adanya pasar kuliner ini.
“Lokasinya enak, tidak jauh dari rumah. Kebutuhan takjil, menu makanan untuk buka puasa, sampai sayuran ada semua di sini,” tandasnya.
Editor: Gita Pamuji.







