Muspika Kalisat Tegur Pihak SPPG Gegara Telur Puyuh Mentah di Menu MBG

Monday, 9 February 2026 - 17:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Tangkapan Layar di Media Sosial.

Foto: Tangkapan Layar di Media Sosial.

Frensia.Id– Muspika Kecamatan Kalisat melayangkan teguran keras kepada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menyusul temuan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tidak layak konsumsi.

Kasus ini mencuat setelah sebuah video viral memperlihatkan siswa SD Negeri 2 Pelalangan mendapati telur puyuh dalam kondisi mentah di dalam kotak makan mereka.

Menanggapi laporan masyarakat tersebut, Camat Kalisat, Nuryadi, bersama jajaran Muspika langsung melakukan inspeksi mendadak ke dapur SPPG. Dalam klarifikasinya, pihak pengelola dapur mengakui adanya kendala teknis dalam proses perebusan yang menyebabkan sebagian telur tidak matang sempurna.

“Peristiwa itu terjadi pada Jum’at kemarin, cuman baru viral. Saat kami ke sana, pihak kepala dapur mengakui bahwa sebagian telur memang ada yang tidak matang secara sempurna,” katanya, Senin (9/2/2026).

Camat Kalisat, Nuryadi, menyayangkan kelalaian tersebut. Pihaknya juga meminta pertanggungjawaban penuh dari pihak pengelola agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

Baca Juga :  Bakso Tulangan Iga di Jember Ramai Pengunjung Saat Ramadan

“Kami sangat menyayangkan kejadian ini karena menyangkut kesehatan anak-anak didik kita. Berdasarkan hasil klarifikasi dengan kepala dapur, mereka mengaku telur tersebut memang sudah dimasak, namun karena proses yang kurang sempurna, ada bagian yang masih mentah,” ujarnya.

“Kami tegaskan bahwa kondisi kasuistis seperti ini tidak boleh menjadi alasan pembenaran,” tambahnya.

Dalam pengecekan, kata dia, Muspika juga menemukan SPPG tidak memiliki arsip sampel menu lengkap pada hari kejadian, padahal sesuai prosedur sampel menu wajib disimpan selama dua kali dua puluh empat jam.

“Selain masalah telur, kami juga menemukan fakta bahwa pihak SPPG tidak menyimpan arsip sampel menu lengkap pada hari kejadian. Padahal, sesuai prosedur operasional standar (SOP), setiap sampel menu wajib disimpan selama 2 \times 24 jam untuk kepentingan uji klinis jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti keracunan atau temuan makanan tidak layak,” paparnya.

Baca Juga :  Sapa Masyarakat, Legislator Hanan Kukuh Ratmono Fokus pada Infrastruktur dan Pengawasan MBG

Nuryadi menambahkan, Muspika kemudian memastikan sebagian telur puyuh yang dimasak memang masih kurang matang. Atas temuan tersebut, Muspika menegur pihak SPPG dan meminta agar lebih teliti serta tidak teledor dalam proses memasak menu MBG.

“Kami sudah memberikan teguran tertulis dan peringatan lisan agar tim dapur lebih teliti dan tidak teledor. SPPG harus mampu menyeimbangkan antara ketepatan waktu distribusi dengan kualitas serta keamanan pangan. Jangan sampai mengejar target waktu, tapi mengabaikan standar gizi dan kematangan masakan yang disajikan kepada siswa,” tandasnya.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Selep Daging di Pasar Pelita Baru Jember Ramai Diserbu Warga Jelang Lebaran 2026
Permintaan Oleh-oleh Khas Jember Meningkat hingga 100 Persen Jelang Lebaran 2026
Lakukan Uji Lab 25 Takjil Secara Acak, BPOM Pastikan Takjil di Alun-alun Bebas Boraks-Formalin
Es Teler Teko, Minuman Viral yang Sudah Berdiri 9 Cabang di Jember
Penjual Es Buto Ijo Raih Omzet Rp 300-500 Ribu Per Hari Selama Bulan Ramadan
Bakso Tulangan Iga di Jember Ramai Pengunjung Saat Ramadan
Pedagang Nasi Goreng Jember Tewas Tertabrak Pemobil Ngantuk
Nasi Karak! Kuliner Khas Situbondo Yang Menyimpan Nilai Filosofis dan Sosiologis Menarik

Baca Lainnya

Sunday, 15 March 2026 - 15:50 WIB

Selep Daging di Pasar Pelita Baru Jember Ramai Diserbu Warga Jelang Lebaran 2026

Friday, 13 March 2026 - 21:50 WIB

Permintaan Oleh-oleh Khas Jember Meningkat hingga 100 Persen Jelang Lebaran 2026

Tuesday, 3 March 2026 - 18:23 WIB

Lakukan Uji Lab 25 Takjil Secara Acak, BPOM Pastikan Takjil di Alun-alun Bebas Boraks-Formalin

Monday, 2 March 2026 - 21:44 WIB

Es Teler Teko, Minuman Viral yang Sudah Berdiri 9 Cabang di Jember

Saturday, 28 February 2026 - 17:56 WIB

Penjual Es Buto Ijo Raih Omzet Rp 300-500 Ribu Per Hari Selama Bulan Ramadan

TERBARU

Barang bukti yang diamankan oleh pihak Kepolisian Jember (Foto: Istimewa).

Criminalia

Tengkulak BBM Secara Ilegal di Silo Jember Dibekuk Polisi

Monday, 13 Apr 2026 - 17:23 WIB

Bupati Jember, Gus Muhammad Fawait (Foto: Istimewa).

Politia

Terobosan Baru Gus Fawait, Gelar Forum Uji Publik Secara Live

Saturday, 11 Apr 2026 - 16:22 WIB