Frensia.id- Penyuka Kafein pasti menyukai kopi. Adapun kopi yang semestinya mereka pilih adalah robusta. Urusan kandungan kafeinnya, tak dapat tersaingi jenis kopi lain.
Kafein memiliki banyak manfaat bagi tubuh manusia. Mulai dari dapat meningkatkan fokus, mengurangi risiko serangan jantung, mencegah pikun hingga kanker.
Untuk itu, penting untuk tahu kopi mana yang memiliki banyak kandungan kafein. Hal demikian yang dilakukan oleh sejumlah akademisi dari Universitas Islam Negeri (UIN) Ar Raniry Aceh.
Ada tiga akademisi yang berupaya mengungkap kandungan tiga jenis kopi yang umum ada di Indonesia. Mereka adalah M Irvan Aryadi, Febrina Arfi dan M. Ridwan Harahap.
Untuk mengetahui kandungannya, mereka memakai metode spektrofotometri UV-Vis pada λ = 250 – 300 nm. Hasilnya, telah terbit di Amina pada tahun 2020 lalu.
Mereka menemukan variasi yang signifikan dalam kandungan kafein, yang merupakan salah satu komponen utama yang mempengaruhi cita rasa dan efek stimulasi kopi. Jenis yang mereka teliti adalah kopi Robusta, Arabika, dan Liberika. Ketinya ternyata memiliki kandungan kafein yang berbeda-beda.
Kafein pada kopi Arabika tertinggi adalah 1,77%, sedangkan yang terendah adalah 0,97%. Hal ini menunjukkan bahwa kopi Arabika, meskipun dikenal dengan rasa yang lebih halus dan beragam aroma, memiliki variasi kandungan kafein yang cukup luas.
Kopi Arabika biasanya dipilih oleh konsumen yang menginginkan keseimbangan antara rasa dan efek stimulan yang moderat.
Kopi Robusta, di sisi lain, menunjukkan kandungan kafein tertinggi sebesar 2,15% dan terendah 0,69%. Hasil ini menjadikan kopi Robusta sebagai jenis kopi dengan kandungan kafein tertinggi di antara ketiga jenis yang dianalisis.
Kopi Robusta sering digunakan dalam campuran espresso dan kopi instan karena kandungan kafeinnya yang tinggi dan rasa yang lebih pahit dan kuat. Kandungan kafein yang tinggi ini juga membuatnya lebih tahan terhadap penyakit dan hama, menjadikannya pilihan yang lebih ekonomis untuk banyak petani kopi.
Sedangkan Kopi Liberika, meskipun kurang umum dibandingkan dengan Arabika dan Robusta, memiliki kandungan kafein tertinggi sebesar 1,32% dan terendah 1,15%. Kandungan kafein yang lebih rendah ini membuat kopi Liberika cocok untuk konsumen yang menginginkan kopi dengan efek stimulan yang lebih ringan.
Kopi Liberika juga dikenal dengan bijinya yang besar dan cita rasa unik yang lebih fruity dan floral. Jadi rasa buahnya lebih kuat.
Secara garis besar, hasil penelitian dari UIN Ar Raniry ini telah membukti bahwa kopi Robusta memiliki kandungan kafein tertinggi sebesar 2,15%, diikuti oleh kopi Arabika sebesar 1,77%, dan kopi Liberika sebesar 1,32%.
Jadi bagi yang suka mengkonsumsi kafein, mestinya ia memilih jenis kopi robusta. Pasalnya, kandungannya tak tersaingi oleh Arabika dan Liberika. (*)