Perdana Menteri Hongaria, Viktor Orban Ungkap Kesannya Tentang Vladimir Putin

Rabu, 10 Juli 2024 - 18:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi gambar Perdana Menteri Hongaria Viktor Orban sumber media X

Ilustrasi gambar Perdana Menteri Hongaria Viktor Orban sumber media X

Frensia.id – Viktor Orban, Perdana Menteri Hongaria mengungkapkan pada media tentang kesannya selama mengenal Vladimir Putin.

Sebagai teman dari presiden Rusia, Viktor Orban ditanya dalam kesempatan interview oleh media majalah mingguan.

Hal ini sebagaimana pernyataan Viktor Orban dalam interview bersama Roger Koppel for Die Weltwoche, July 6, 2024.

Saat ditanya kesan apa yang milikinya tentang Putin? Viktor Orban pun menjawab bahwa ia sudah menjalin kerjasama sejak tahun 2009.

“Pertama-tama, kami sepakat pada tahun 2009 bahwa dasar kerja sama kami adalah saling menghormati dan menjaganya tetap seperti itu” ucapnya.

Perdana Menteri Hongaria mengaju tidak tau sikap Putin saat marah, karena ia sendiri tidak pernah membuat Presiden Rusia itu marah.

Baca Juga :  Dorong Pelaku Usaha untuk Salurkan CSR, DPRD Jatim: CSR Bisa Jadi Solusi Pengentas Kemiskinan

“Saya tidak tahu bagaimana dia bersikap ketika dia tersinggung karena saya tidak pernah melakukannya” jelas Viktor Orban.

Saat menjalin negosiasi dengan Rusia, Viktor Orban mengatakan bahwa Vladimir Putin selalu dengan suasana hati yang baik.

“Semua negosiasi dan pembicaraan dengannya selalu dalam suasana hati yang baik” ucap Perdana Menteri Hongaria pada 06/07/2024.

Viktor Orban juga menjelaskan bahwa Presiden Rusia merupakan pria yang sangat rasional dan sangat detail saat melakukan negosiasi.

“Kedua, dia lebih dari 100% rasional. Ketika dia bernegosiasi, ia menjelaskan suatu hal atau membuat proposal, dia sangat rasional”, jelas Viktor Orban.

Baca Juga :  Bupati dan Wakil Bupati Jember Dikabarkan Tak Harmonis, Begini Kata Ketua Fraksi Nasdem DPRD Jember

Menurut Perdana Menteri Hongaria, Vladimir Putin merupakan seorang yang berkepala dingin dalam bahasanya. Seorang yang pendiam, hati-hati, dan disiplin.

“Seperti yang kami katakan dalam bahasa Hongaria, ‘berkepala dingin’. Anda tahu, berkepala dingin, pendiam. Dia sangat berhati-hati, tepat waktu, siap, dan disiplin”, ucapnya.

Bernegosiasi dengan Vladimir Putin menurut Perdana Menteri Hongaria merupakan tantangan tersendiri, sebab dia pintar secara intelektual dan politik.

“Merupakan tantangan nyata untuk bernegosiasi dengannya dan harus siap jika Anda ingin mempertahankan tingkat intelektual dan politiknya” ucapnya memuji Vladimir Putin.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

KH Said Aqil Sirajd Tak Sehebat Gus Dur, Kalah Hadapi Cawe-cawe Jokowi di NU
Dorong Pelaku Usaha untuk Salurkan CSR, DPRD Jatim: CSR Bisa Jadi Solusi Pengentas Kemiskinan
Tingkatkan Ketahanan Pangan, DPRD Jatim Berikan Bantuan Beras Kepada Masyarakat Kurang Mampu
Komik Keren! Diteliti dan Urai Keburukan Militerisme di Indonesia
Jurnalis Tempo Diteror, Dikirimi Paket Kepala Babi
Post Globalization Militarism: Kajian Interdisipliner tentang Hegemoni Ekonomi, Polarisasi Sosial, dan Tatanan Militerisme Dunia 
Catat Waktunya! BKN Edarkan Surat Pengangkatan PPPK Tahun ini
Jelang Lebaran, DPC PDI Perjuangan Distribusikan Parsel Ramadan

Baca Lainnya

Kamis, 3 April 2025 - 01:07 WIB

KH Said Aqil Sirajd Tak Sehebat Gus Dur, Kalah Hadapi Cawe-cawe Jokowi di NU

Kamis, 27 Maret 2025 - 13:22 WIB

Dorong Pelaku Usaha untuk Salurkan CSR, DPRD Jatim: CSR Bisa Jadi Solusi Pengentas Kemiskinan

Kamis, 27 Maret 2025 - 12:59 WIB

Tingkatkan Ketahanan Pangan, DPRD Jatim Berikan Bantuan Beras Kepada Masyarakat Kurang Mampu

Minggu, 23 Maret 2025 - 17:50 WIB

Komik Keren! Diteliti dan Urai Keburukan Militerisme di Indonesia

Jumat, 21 Maret 2025 - 07:01 WIB

Jurnalis Tempo Diteror, Dikirimi Paket Kepala Babi

TERBARU

Kolomiah

Lebaran yang Membumi

Rabu, 2 Apr 2025 - 23:14 WIB

Ilustrasi idul fitri 1446 H

Opinia

Lebaran: Subjek Bebas yang Memaafkan

Rabu, 2 Apr 2025 - 13:20 WIB