Perjanjian Versailles Diperingati Setiap 28 Juni, Tanda Berakhirnya Perang Dunia Pertama

Kamis, 27 Juni 2024 - 19:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Potret Berlangsungnya Perjanjian Versailles 1919 - Sam Ridwan (Frensia.id)

Ilustrasi Potret Berlangsungnya Perjanjian Versailles 1919 - Sam Ridwan (Frensia.id)

Frensia.id – Perjanjian Versailles merupakan salah satu perjanjian perdamaian yang paling berpengaruh dalam sejarah modern yang diperingati setiap 28 Juni.

Perjanjian ini memang ditandatangani pada 28 Juni 1919 di Istana Versailles, Prancis, perjanjian ini secara resmi mengakhiri Perang Dunia I antara Sekutu (terutama Prancis, Inggris, Amerika Serikat, Italia, dan Jepang) dengan Jerman.

Latar Belakang Sejarah Perang Dunia I, yang berlangsung dari 1914 hingga 1918, merupakan salah satu konflik bersenjata terbesar dalam sejarah manusia. 

Perang ini melibatkan sebagian besar negara-negara besar di dunia pada saat itu, dengan Jerman dan sekutu-sekutunya (Austro-Hungaria, Turki Utsmani, dan Bulgaria) berhadapan dengan Sekutu. 

Setelah empat tahun pertempuran yang menelan jutaan korban jiwa, Jerman akhirnya menyerah pada November 1918.

Persyaratan Perjanjian Versailles Perjanjian Versailles menetapkan persyaratan yang sangat berat bagi Jerman sebagai pihak yang kalah dalam perang. Beberapa ketentuan utama dalam perjanjian ini meliputi:

  1. Pembatasan Militer: Jerman harus membatasi kekuatan militernya, dengan membatasi jumlah personel angkatan bersenjata, melarang penggunaan senjata tertentu, dan melarang pembangunan pangkalan militer di wilayah tertentu.
  2. Kehilangan Wilayah: Jerman harus menyerahkan sebagian wilayahnya kepada negara-negara lain, termasuk Alsace-Lorraine kepada Prancis, Polandia Barat kepada Polandia, dan beberapa wilayah lain kepada Belgia, Denmark, dan Lithuania.
  3. Pembayaran Ganti Rugi: Jerman diharuskan membayar ganti rugi perang yang besar kepada Sekutu, dengan jumlah yang pada akhirnya mencapai 132 miliar mark emas (setara dengan sekitar $33 miliar pada saat itu).
  4. Pengakuan Kesalahan: Jerman harus mengakui kesalahannya sebagai penyebab utama Perang Dunia I melalui Pasal 231, yang dikenal sebagai “Klausul Kesalahan Perang”.
Baca Juga :  Geliat Kerajinan Sangkar Burung di Desa Dawuhan Mangli Jember, Mampu Bertahan Sejak Tahun 1955

Dampak Perjanjian Versailles Perjanjian Versailles memiliki dampak yang signifikan terhadap Jerman dan dunia pada umumnya. 

Baca Juga :  Cerita Alexander The Great kepada Aristoteles tentang Penjelajahannya di India

Persyaratan yang berat ini menciptakan rasa tidak puas dan amarah di kalangan rakyat Jerman, yang pada akhirnya memicu kebangkitan nasionalisme ekstrem dan berkontribusi pada munculnya Nazi di bawah kepemimpinan Adolf Hitler.

Di sisi lain, perjanjian ini juga membentuk tatanan dunia baru pasca-Perang Dunia I. Beberapa negara baru terbentuk, seperti Polandia, Cekoslowakia, dan Yugoslavia, sementara kekuatan kolonial seperti Inggris dan Prancis memperluas wilayah kekuasaannya.

Meskipun Perjanjian Versailles bertujuan untuk menciptakan perdamaian yang langgeng, kenyataannya persyaratan yang terlalu berat justru menabur benih konflik baru di masa depan. 

Perjanjian ini menjadi salah satu faktor penting yang berkontribusi pada pecahnya Perang Dunia II hanya dua dekade kemudian.

Demikianlah sejarah singkat Perjanjian Versailles, salah satu peristiwa bersejarah yang membentuk dunia modern seperti yang kita kenal saat ini. (*)

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Percaya? Wong Jowo Terlibat Sejak Era Kolonial Dalam Bisnis Narkoba
Geliat Kerajinan Sangkar Burung di Desa Dawuhan Mangli Jember, Mampu Bertahan Sejak Tahun 1955
Dua Periset UNIB Teliti K.H.R. Ach. Fawaid As’ad Situbondo, Ulama’ Politik Yang Menata Bangsa Dari Kehidupan Nyata
Akademisi UNESA Teliti Kasus Nenek Asyani, Dorong Perbaikan Hukum di Indonesia
Diteliti, Waly Al-Khalidy Berperan Besar dalam Desain Otoritas Agama di Aceh
Cerita Alexander The Great kepada Aristoteles tentang Penjelajahannya di India
Penelitian Unik, Temukan Jenis Kentut yang Dapat Hangatkan Bumi
Kakek Prabowo Disebut Akan Diajukan Sebagai Pahlawan Nasional, Berikut Rekam Sejarah Perannya

Baca Lainnya

Sabtu, 29 Maret 2025 - 04:57 WIB

Percaya? Wong Jowo Terlibat Sejak Era Kolonial Dalam Bisnis Narkoba

Jumat, 28 Februari 2025 - 17:02 WIB

Geliat Kerajinan Sangkar Burung di Desa Dawuhan Mangli Jember, Mampu Bertahan Sejak Tahun 1955

Minggu, 16 Februari 2025 - 11:31 WIB

Dua Periset UNIB Teliti K.H.R. Ach. Fawaid As’ad Situbondo, Ulama’ Politik Yang Menata Bangsa Dari Kehidupan Nyata

Minggu, 16 Februari 2025 - 05:07 WIB

Akademisi UNESA Teliti Kasus Nenek Asyani, Dorong Perbaikan Hukum di Indonesia

Minggu, 16 Februari 2025 - 04:42 WIB

Diteliti, Waly Al-Khalidy Berperan Besar dalam Desain Otoritas Agama di Aceh

TERBARU

Kolomiah

Lebaran yang Membumi

Rabu, 2 Apr 2025 - 23:14 WIB

Ilustrasi idul fitri 1446 H

Opinia

Lebaran: Subjek Bebas yang Memaafkan

Rabu, 2 Apr 2025 - 13:20 WIB