Pohon Sukun Mengeluarkan Api Di Sumenep, Madura Pulau Avatar

Monday, 30 September 2024 - 01:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar Pohon Sukun Mengeluarkan Api Di Sumenep, Madura Pulau Avatar (Sumber: @madura.receh)

Gambar Pohon Sukun Mengeluarkan Api Di Sumenep, Madura Pulau Avatar (Sumber: @madura.receh)

Frensia.id- Pohon sukun tak ada yang mengandung api. Uniknya di Kabupaten Sumenep ada yang mengeluarkan api.

Kejadian ini viral di media sosial. Banyak dugaan yang bertebaran dari warganet bahkan sebenarnya telah diklarifikasi oleh kepolisian setempat.

Kemarin, akun instagram, @madura.receh memosting video yang memperlihatkan pohon sukun sedang terbakar di bagian batangnya. Uniknya, api tersebut tak menjelar ke bagian batang yang lain.

Video yang telah mendapat ribuan like ini sebenarnya telah mendapatkan konfirmasi dari kepolisian setempat.

Misalnya dilansir dari jatim.news,29/09/2024, AKP Widiarti, Kasi Humas Polres Sumenep, menjelaskan bahwa kejadian tersebut bukan merupakan fenomena mistis, melainkan fenomena alam yang disebabkan oleh kondisi cuaca selama musim kemarau.

Baca Juga :  Kebakaran Hebat Mangli-Jember, Motor NMax Gosong, Kerugian Ratusan Juta

Ia mengungkapkan bahwa panas ekstrem yang terjadi ditambah dengan gesekan angin yang kuat menjadi pemicu terjadinya api. Pohon yang terbakar diketahui sudah tua dan bagian tengahnya telah keropos dan kering.

Kombinasi antara kondisi pohon yang rapuh dan panasnya cuaca menyebabkan gesekan-gesekan dari angin mampu memicu api hingga akhirnya membakar pohon tersebut.

Walaupun demikian, AKP Widiarti menjelaskan bahwa masih ada anggapan mistis dari masyarakat setempat. Padahal hal tersebut dapat dijelaskan secara logis.

Berbeda dengan warganet, banyak dari mereka masih terdecak kagum. Video diinformasikan diambil di daerah Desa Pancor, Kecamatan Gayam, Pulau Sapudi, Sumenep, banyak mendapat komentar dari nitizen.

Ada yang melihatnya sebagai bukti pulau madura penuh keajaiban. Misalnya, komentar akun @uyunk.yd yang sudah centang biru. Ia menganggap fenomena ini menunjukkan bahwa madura adalah pulau avatar.

Baca Juga :  Heboh Kasus Amsal Sitepu, Hotman Paris: Membahayakan Dunia Pengacara

“The Real Madura Pulau Avatar”, tulisnya kemarin, 28/09/2024.

Bahkan ada yang memberi nasehat agar pemuda madura lebih giat belajar. Hal sebagaimana dicatat oleh akun @muhamad_tolha.

“Semangat belajar pemuda/pemudi madura. Madura kaya akan gas alam dan potensi alam lainnya”, ujarnya.

Ia memberi dorongan agar masyarakat tidak hanya belajar ilmu agama saja. Namun juga ilmu umum seperti metalurgi.

“Jangan hanya belajar agama ilmu agama, belajar juga ilmu umum, ilmu ketenikan metalurgi dll, agar Makmur dunia akhirat dan orang Madura tidak selala jadi bahan cemoohan”, tambahnya.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

NU Berduka! Ketua PCNU Jember, Sang Inisiator Ansor Wafat
Kebakaran Hebat Mangli-Jember, Motor NMax Gosong, Kerugian Ratusan Juta
Heboh Kasus Amsal Sitepu, Hotman Paris: Membahayakan Dunia Pengacara
Perkuat Pengawasan WNA, Timpora Bondowoso Gelar Rakor Sinergi Antar Instansi
Luhut Berharap Adanya Kesadaran Kolektif Seluruh Elemen Bangsa
Bahas Kerja Sama Diplomatik dengan Swiss, AHY Menerima Kunjungan Dubes
DPP PKB Mengutuk Keras Pembunuhan Ayatullah Ali Khamenei
Permintaan Telur Puyuh Melonjak Drastis, Harga Masih Stagnan

Baca Lainnya

Thursday, 30 April 2026 - 07:58 WIB

NU Berduka! Ketua PCNU Jember, Sang Inisiator Ansor Wafat

Monday, 6 April 2026 - 08:57 WIB

Kebakaran Hebat Mangli-Jember, Motor NMax Gosong, Kerugian Ratusan Juta

Wednesday, 1 April 2026 - 16:49 WIB

Heboh Kasus Amsal Sitepu, Hotman Paris: Membahayakan Dunia Pengacara

Tuesday, 31 March 2026 - 16:06 WIB

Perkuat Pengawasan WNA, Timpora Bondowoso Gelar Rakor Sinergi Antar Instansi

Thursday, 5 March 2026 - 22:34 WIB

Luhut Berharap Adanya Kesadaran Kolektif Seluruh Elemen Bangsa

TERBARU

Rektor Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa), Prof. Tri Yogi Yuwono (dari Kiri), H.M. Arum Sabil, Prof. Mohammad Nuh, Prof. Budi Santoso, Dekan Fakultas Kedokteran Unusa (Foto: Sigit/Frensia).

Educatia

Pramuka Jatim Kini Punya Jalur Khusus Masuk Kedokteran Unusa

Tuesday, 19 May 2026 - 18:50 WIB