Heboh Kasus Amsal Sitepu, Hotman Paris: Membahayakan Dunia Pengacara

Wednesday, 1 April 2026 - 16:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hotman Paris Hutapea Edit Arif

Hotman Paris Hutapea Edit Arif

Frensia.id- Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea menyebut kasus yang menimpa Amsal Sitepu yang diduga melakukan tindak pidana korupsi atas dugaan markup anggaran pembuatan videografi profil desa membahayakan dunia pengacara.

“Heboh, heboh kasus Sitepu ide kreatif dipidanakan korupsi, wah ini bisa membahayakan dunia pengacara. Justru ide kreatif itu paling banyak di dunia pengacara.” ungkap pengacara yang sering tampil dengan visual glamour dan flamboyan.

Pernyataan tersebut ia sampaikan lewat unggahan akun Tiktoknya pada Rabu (01/04/26) dalam suasananya di atas pesawat terbang perjalanan dari Semarang menuju Jakarta.

Pengacara kelhiran Toba, Sumatera Utara ini sering kali menangani kasus-kasus hukum dengan berbekal ide kreatif. Termasuk ketika melawan debitur yang malas bayar hutang.

Baca Juga :  MAKI Jatim Tiadakan Aksi Demo soal Isu Peminjaman 786 M Pemkab Jember

“Hotman banyak mewakili BUMN terutama Bank, dengan kreatif bahkan dengan viralnya Hotman sering terjadidebitur itu bayar hutang karena takut lawannya Hotman Paris.” Jelasnya.

Hotman mengungkapkan dalam dunia pengacara, ide kreatif yang mampu memberikan keuntungan bagi klien akan berdampak bagi pengacaranya sendiri untuk mempunyai tarif yang lebih tinggi.

“Juga ide Kreatif saat berdebat bisa menghasilkan ide-ide bagus dan hasil yang bagus, cuma kalau itu juga karena ide kreatif kita berhasil menguntungkan klien dan tentu tarif kita lebih mahal, apakah itu juga korupsi? kalau dibuat nanti perbandingannya dengan pengacara lain. Misalnya si pengacara lain honornya cuma seratus juta kenapa Hotman Paris Satu M. karena ide kreatifnya beda-beda.” paparnya.

Baca Juga :  Rumah di Kembiritan Banyuwangi Diamuk Si Jago Merah Siang Bolong

ide kreatif seorang pengacara dalam membela kliennya memberikan nilai lebih tidak sekedar nilai tarif yang dipasang, melainkan juga identitas dari pengacara itu sendiri. Hotman mengungkapkan ini sembari memberikan perbandingan dirinya dengan pengacara lain yang ia sebut dengan kura-kura ninja.

Atas kejadian yang menimpa Amsal Sitepu, lewat video yang berdurasi tiga menitan, Hotman Paris mengajak agar lebih dewasa dalam bernegara di negara hukum ini.

“Jadi marilah kita semakin dewasa bernegara di negara hukum itu kasihan rakyat ini belum lagi seratus juta lebih penduduk Indonesia tidak mampu bayar pengacara banyak kasus yang tidak ada bukti ditahan dan dipenjara, benar-benar reasonable doubt masih ragu.” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Warga Banyuwangi Jadi Korban KM Virgo, Istri : Terakhir Kontak Sabtu Pagi
Terlibat Judi Online, Bansos 206 Warga di Kecamatan Genteng Dicabut
Penyegaran Organisasi, Sejumlah Pejabat Polresta Banyuwangi Berganti Posisi
Enam Nelayan Selamat Setelah Kapal Tenggelam di Perairan Bomo
Panen 80 Ton Benih Bhayangkara, Polda Jatim Dukung Asta Cita Prabowo Gibran
Mobil Xenia Terperosok ke Selokan di Licin Banyuwangi Usai Hindari Hewan Melintas
Satreskrim Polresta Banyuwangi Raih Peringkat II Pengungkapan 3C se Jatim
Gubernur Khofifah Resmikan Pusat Riset Pesantren Jatim dan Buka Studium Generale Beasiswa Pemprov 2026

Baca Lainnya

Monday, 14 September 2026 - 21:58 WIB

Warga Banyuwangi Jadi Korban KM Virgo, Istri : Terakhir Kontak Sabtu Pagi

Monday, 14 September 2026 - 21:49 WIB

Terlibat Judi Online, Bansos 206 Warga di Kecamatan Genteng Dicabut

Sunday, 13 September 2026 - 13:06 WIB

Penyegaran Organisasi, Sejumlah Pejabat Polresta Banyuwangi Berganti Posisi

Sunday, 13 September 2026 - 08:30 WIB

Enam Nelayan Selamat Setelah Kapal Tenggelam di Perairan Bomo

Friday, 11 September 2026 - 18:14 WIB

Panen 80 Ton Benih Bhayangkara, Polda Jatim Dukung Asta Cita Prabowo Gibran

TERBARU

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading