Frensia.id – Aksi perampokan di Toko Emas Murni yang berada di Jalan Sultan Agung, Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Kaliwates, Jember, kini telah dilakukan pengejaran oleh pihak kepolisian.
“Masih dalam pengejaran,” kata Panit Opsnal 3 Reskrim Polsek Kaliwates, Iptu Devy Novita Puspitasari, pada Kamis (22/10/2026), siang hari.
Devy mengungkapkan bahwa pelaku melancarkan aksinya, dengan langsung masuk ke toko emas, kemudian mencoba menutup pintu depan toko.
Menurutnya, dalam perampokan ini, diduga dilakukan oleh 2 orang pelaku. Sementara untuk korban berjumlah 2 orang yaitu pemilik toko, dengan kondisi mengalami luka di bagian badan.
Di mana ibu yang menjadi korban perampokan itu mengalami luka pada bagian kepala. Sedangkan anaknya mengalami luka di bagian betis dan kepala.
Menurut Devy, penyebab korban mengalami luka karena melakukan perlawanan, dengan memaksa mengambil barang yang menjadi target pelaku.
Korban kini telah dilarikan ke Rumah Sakit Daerah (RSD), dr. Soebandi, Jember untuk mendapatkan perawatan medis, setelah mengalami luka bacok pada bagian tubuhnya.
“Sudah tertangani alhamdulillah, dalam keadaan baik-baik saja, masih dalam perawatan,” tuturnya.
Kata dia, untuk barang yang dirampok oleh pelaku yaitu valas, berupa dolar, dan surat-surat penting di dalam tas korban.
Menurutnya, apabila dirupiahkan, perkiraan uang yang dibawa pelaku berjumlah Rp500 ribu sampai Rp700 ribu.
Dalam perampokan ini sementara tidak ada perhiasan emas yang dibawa oleh pelaku.
Namun, untuk mengetahui lebih lengkap jumlah kehilangan, pihaknya akan mengecek kembali. Karena kata dia, kini korban masih fokus dengan pemulihan kondisinya setelah terluka sayatan.
Sementara itu, pihak kepolisian telah mengatongi identitas pelaku melalui bukti CCTV yang berada sekitar jalan raya, pelat nomor kendaraan, dan berlanjut dengan melakukan pengejaran.***






