Pondok Pesantren Fathur Rahman Gelar Wisuda Kitab Kuning dan Resmikan Cabang MAKTUBA di Jember

Monday, 16 June 2025 - 19:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Frensia.id — Suasana khidmat menyelimuti Lapangan Curahdami, Kecamatan Sukorambi, Kabupaten Jember, saat Yayasan Pondok Pesantren Fathur Rahman menggelar dua agenda penting secara bersamaan, Wisuda Santri Akselerasi Baca Kitab Kuning Metode Nubdzatul Bayan dan Peresmian Cabang MAKTUBA (Maktab Nubdzatul Bayan), Sabtu 14 Juni 2025.

Kegiatan ini menjadi momen bersejarah bagi Pondok Pesantren Fathur Rahman yang terus berkomitmen mempercepat dan mempermudah akses santri dalam memahami kitab kuning.

Dengan metode Nubdzatul Bayan, para santri mampu menguasai ilmu nahwu dan shorrof dalam waktu relatif singkat, berbeda dari metode klasikal yang bisa memakan waktu hingga bertahun-tahun.

“Alhamdulillah, malam ini kita mewisuda empat santri yang telah menyelesaikan pembelajaran kitab kuning menggunakan metode Nubdzatul Bayan. Ini bukti komitmen kami dalam mendidik putra-putri panjenengan semua,” ujar Gus Muhammad Fayyad, pengasuh Pondok Pesantren Fathur Rahman, dalam sambutannya.

Wisuda berlangsung sejak pukul 19.00 WIB dan dihadiri oleh berbagai tokoh penting, antara lain RKH Abd. Majid (Dewan A’wan Pengasuh Pondok Pesantren Maktuba Al Majdiyah, Bata-Bata, Pamekasan), Bupati Jember Gus Fawait (daring) Kasi Kemenag Jember Nurul Huda, Muspika Kecamatan Sukorambi, serta Kepala Desa Sukorambi Abd. Shoim.

Baca Juga :  Resepsi 100 Tahun NU, Ketua LDNU PBNU Paparkan Tiga Kerangka Khidmat

Berbeda dengan imtihanan tradisional, acara wisuda ini tidak menampilkan santri dengan pertanyaan yang sudah disiapkan sebelumnya.

Sebaliknya, pertanyaan nahwu dan shorrof diberikan secara langsung dan spontan oleh para tamu undangan kepada para wisudawan.

Proses ini diperkuat dengan media pendukung seperti video tron dan kitab Fathul Qorib Al Mujib sebagai alat uji aplikasi keilmuan santri secara langsung.

Kegiatan ini ditutup dengan pengajian dan doa bersama yang dipimpin para ulama dengan harapan ilmu yang diperoleh para santri membawa manfaat dan keberkahan.

Selain wisuda, malam itu juga ditandai dengan peresmian resmi Cabang MAKTUBA (Maktab Nubdzatul Bayan) di Pondok Pesantren Fathur Rahman oleh RKH Abd. Majid.

MAKTUBA merupakan lembaga pendidikan yang berbasis di Pesantren Maktuba Al Majdiyah, Pamekasan, dan kini memperluas jangkauannya ke wilayah Jember.

Baca Juga :  Peziarah Terhambat Ziarah ke Wali Lima Gegara Bus Masuk Sawah di Mayang Jember

“Peresmian ini merupakan bagian dari strategi untuk menyebarluaskan pendidikan kitab kuning dengan metode yang efektif. Kami berharap, kehadiran MAKTUBA di Jember mampu melahirkan generasi yang faqih fiddin dan berakhlakul karimah,” kata RKH Abd. Majid dalam sambutannya.

Bupati Jember, Gus Fawait, menyambut baik inisiatif tersebut dan menilai langkah ini sejalan dengan visi pembangunan daerah berbasis nilai-nilai keagamaan.

Dalam sambutan yang disampaikan secara daring, Bupati Jember berharap agar lulusan pondok Fathur Rahman menjadi generasi yang bisa membawa Jember lebih maju.

“Semoga Yayasan Fathur Rahman semakin maju dan melahirkan generasi berkualitas yang mampu membawa Jember menjadi kabupaten yang unggul dan berkontribusi untuk Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Acara peresmian ditandai dengan pemotongan pita sebagai simbol resmi berdirinya Cabang MAKTUBA di Jember.

Hadirnya MAKTUBA menjadi harapan baru dalam dunia pendidikan pesantren, khususnya dalam memperkuat literasi kitab kuning di kalangan generasi muda.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Idealisme Nabi Muhammad SAW Ketika DiLobi oleh Orang Terdekat
Awal Ramadan, Jumlah Penumpang KA di Jember Alami Penurunan
Pemerintah Tetapkan 1 Ramadhan 1447 H Kamis, Serukan Persatuan di Tengah Perbedaan
Riset Orientalis Ungkap Inkonsistensi Moral dan Disiplin Diri Saat Ramadhan Para Pemuda Mesir
Resepsi 100 Tahun NU, Ketua LDNU PBNU Paparkan Tiga Kerangka Khidmat
Peziarah Terhambat Ziarah ke Wali Lima Gegara Bus Masuk Sawah di Mayang Jember
Di Momen Hari Santri Nasional, Brulantara Grup Gerakkan Santri Bangun Kemandirian Laut
Santri Jember Geruduk Transmart, Tuntut Trans7 Minta Maaf 7 Hari Berturut-turut di Medianya Sendiri

Baca Lainnya

Thursday, 26 February 2026 - 23:19 WIB

Idealisme Nabi Muhammad SAW Ketika DiLobi oleh Orang Terdekat

Saturday, 21 February 2026 - 17:00 WIB

Awal Ramadan, Jumlah Penumpang KA di Jember Alami Penurunan

Tuesday, 17 February 2026 - 21:00 WIB

Pemerintah Tetapkan 1 Ramadhan 1447 H Kamis, Serukan Persatuan di Tengah Perbedaan

Saturday, 14 February 2026 - 01:29 WIB

Riset Orientalis Ungkap Inkonsistensi Moral dan Disiplin Diri Saat Ramadhan Para Pemuda Mesir

Sunday, 1 February 2026 - 18:05 WIB

Resepsi 100 Tahun NU, Ketua LDNU PBNU Paparkan Tiga Kerangka Khidmat

TERBARU

Ramadhan dan Revolusi Spiritual (Sumber: Pixabay)

Kolomiah

Ramadhan dan Revolusi Spiritual

Friday, 27 Feb 2026 - 13:59 WIB

Mekkah Kota Kelahiran Nabi Muhammad SAW (Sumber: Pixabay)

Religia

Idealisme Nabi Muhammad SAW Ketika DiLobi oleh Orang Terdekat

Thursday, 26 Feb 2026 - 23:19 WIB