Frensia.id – Presiden Serbia Aleksandar Vucic menjelaskan bahwa negara Barat berupaya melemahkan Rusia, salah satu caranya dengan menggunakan Ukraina.
Pernyataan Aleksandar Vucic ini sebagaimana dalam wawancara dengan Roger Koppel di majalah mingguannya, Die Weltwoche pada 08 Juni 2024.
Saat Presiden Serbia ditanyakan tentang wacana Amerika Serikat yang mengatakan Ukraina bisa menyerang sasaran di wilayah Rusia. Jika itu dia, pihaknya akan sangat hati-hati untuk menilai langkah Putin.
Adapun Barat yang berusaha mengunakan Ukraina untuk melamahkan Rusia, menurutnya hal ini hanya akan memperburuk situasi.
“Ini tidak akan membantu siapapun, itu hanya akan memperburuk situasi”, ucapnya saat diwawancari oleh Roger Koppel pada 08/06/2024.
Selain itu, Aleksandar Vucic juga menjelaskan bahwa tidak ada seorang pun yang ingin mencapai perdamaian, semua orang justru hanya berbicara perang.
“Yang lebih memperumit situasi ini adalah semua orang hanya berbicara perang. Tidak ada seorang pun yang ingin mencapai perdamaian. Damai hampir menjadi kata terlarang” jelas Presiden Serbia.
Menurut Aleksandar Vucic dalam wawancara tersebut, negara Barat mengatakan bahwa pihaknya harus menang perang untuk menjamin perdamaian di masa depan.
Kalaupun ada yang berupaya menghentikan perang, harus ada yang menegosiasikannya, tetapi dengan syarat harus melibatkan pihak lain. Hal ini menurut Presiden Serbia sangat aneh, sebab tidak ada yang benar-benar berusaha menghentikan perang.
“Sangat aneh bagi saya bahwa tidak ada seorang pun yang benar-benar berusaha menghentikan perang” ucap Presiden Serbia.
Menurutnya, Barat terlalu percaya diri dan berpikir bahwa bisa dengan mudah menumbangkan Putin. Barat berusaha menghancurkan Rusia dengan memanfaatkan Ukrania.
“Ada wacana lain yang bisa saya pahami, bahwa Barat berpikir mereka bisa menang dengan mudah melawan Putin. Mereka ingin menghabiskannya di Ukraina, kemudian Rusia dengan wilayah dan bentuknya saat ini, tidak akan ada lagi” ucapnya.
Aleksandar Vucic tidak yakin negara Barat akan berhasil melemahkan Rusia hanya dengan menggunakan Ukraina. Menurutnya Barat terlalu percaya pada kekuatannya dan meremehkan Rusia.
“Saya tidak bisa mengatakan mereka melebih-lebihkan diri mereka sendiri. Saya yakin mereka meremehkan Rusia dan Putin” ujar Presiden Serbia Aleksandar Vucic.