Frensia.id – Bulan puasa Ramadhan bukan hanya terdapat perubahan pada pola makan umat Muslim, melainkan juga melakukan perubahan pada aktivitas fisik, begitupun dengan olahraga.
Aktivitas olahraga yang dilakukan seorang Muslim cenderung mengalami penurunan, bahkan tidak melakukan olahraga sama sekali pada saat bulan Ramadhan. Hal ini mayoritas dialami oleh seorang Muslim yang melaksanakan ibadah puasa Ramadhan.
Perubahan pola hidup Muslim saat bulan Ramadhan misalnya seperti perubahan waktu makan, pembatasan waktu makan, dan perubahan pola tidur. Perubahan ini berpegaruh dan akan mengubah ritme keseharian muslim secara drastis, bahkan bisa memberi efek negatif pada performa fisik.
Penelitian Isti Dwi Puspitawati dalam jurnal Ilmu Keolahragaan pada tahun 2019 menjelaskan bahwa rata-rata seorang Muslim yang menjalankan ibadah puasa pada bulan Ramadhan, terdapat penurunan tingkat olahraga, bahkan tidak melaksanakan olahraga sama sekali.
Penelitian berjudul “Perilaku Aktivitas Olahraga Pada Saat Bulan Ramadhan” yang dilakukan pada mahasiswa prodi Pendidikan Kepelatihan Olahraga (PKO) angkatan 2015. Penelitian tersebut menghasilkan bahwa rata-rata mahasiswa tidak melakukan aktivitas olahraga selama bulan Ramadhan.
Dari banyaknya mahasiswa yang menjadi sampel, hanya terdapat 3 mahasiswa yang tetap melakukan latihan rutin selama Ramdhan. Latihan itupun dilaksanakan pada malam hari sebagai pengganti dari latihan yang basanya dilakukan
sore hari.
Adapun 3 mahasiswa yang melakukan latihan di malam hari tersebut karena mereka masuk menjadi tim atlet dalam pekan olahraga mahasiswa yang diselenggarakan di Makasar. Seandainya mereka tidak masuk dalam tim atlet yang akan bertanding, mungkin mereka tidak akan melakukan olahraga di bulan Ramadhan.
Dari penelitian ini dapat ditarik kesimpulan bahwa aktivitas olahraga pada bulan Ramadhan cenderung menurun. Seorang muslim yang melaksanakan ibadah puasa di bulan Ramadhan hampir tidak pernah melakukan olahraga.