Revolusi oleh Blockchain, Masa Depan Terdesentralisasi

Senin, 10 Juni 2024 - 05:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Blockchain - Frensia.id

Ilustrasi Blockchain - Frensia.id

Frensia.id– Blockchain, sebuah teknologi yang muncul beberapa tahun terakhir, telah mengguncang banyak industri dengan potensinya yang luar biasa. 

Pada intinya, blockchain adalah sebuah buku besar terdistribusi yang mencatat transaksi secara transparan, aman, dan terdesentralisasi tanpa memerlukan pihak ketiga yang dipercaya.

Konsep blockchain diperkenalkan pertama kali pada tahun 2008 oleh seseorang atau sekelompok orang dengan nama samaran Satoshi Nakamoto.

Mereka menciptakan Bitcoin, mata uang kripto pertama yang menggunakan teknologi blockchain. Sejak saat itu, blockchain telah berkembang pesat dan diadopsi dalam berbagai sektor di luar cryptocurrency, seperti keuangan, rantai pasokan, kesehatan, dan pemerintahan.

Salah satu keunggulan utama blockchain adalah sifatnya yang terdesentralisasi. Tidak ada otoritas pusat atau pihak ketiga yang mengendalikan jaringan. 

Baca Juga :  KA Pandalungan Hadirkan Layanan Priority Agar Perjalanan Lebih Eksklusif dan Nyaman

Sebaliknya, data disimpan dan divalidasi oleh ribuan node yang tersebar di seluruh dunia. Ini memberikan tingkat keamanan dan transparansi yang tinggi, karena setiap transaksi dicatat secara permanen dan tidak dapat diubah atau dimanipulasi.

Selain itu, blockchain juga menawarkan efisiensi yang lebih besar dalam proses bisnis. Dengan menghilangkan perantara, biaya transaksi dapat dikurangi secara signifikan, dan proses dapat dilakukan dengan lebih cepat dan aman. 

Dalam rantai pasokan, misalnya, blockchain dapat digunakan untuk melacak produk dari asal hingga ke tangan konsumen, meningkatkan transparansi dan membantu memerangi penipuan.

Baca Juga :  Meskipun Mencapai ATH Baru, Nilai Emas Terus Menurun Dibandingkan Bitcoin

Meskipun masih dalam tahap awal pengembangannya, blockchain telah menunjukkan potensi yang luar biasa untuk mengubah cara kita melakukan transaksi dan berbagi informasi. 

Banyak perusahaan besar dan organisasi telah mulai mengeksplorasi dan mengadopsi teknologi ini, menandai awal dari era baru yang terdesentralisasi dan transparan.

Tentunya, seperti setiap teknologi baru, blockchain juga menghadapi tantangan dan hambatan dalam penerapannya. 

Masalah seperti skalabilitas, regulasi, dan adopsi massal masih harus diatasi. Namun, dengan potensi yang dimilikinya, blockchain berpotensi menjadi salah satu teknologi paling revolusioner dalam beberapa dekade terakhir, membentuk kembali lanskap industri dan mengubah cara kita berinteraksi dengan informasi dan nilai. (*)

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

KA Pandalungan Hadirkan Layanan Priority Agar Perjalanan Lebih Eksklusif dan Nyaman
Nuvve Holding Corp Perusahaan Kendaraan Listrik Gabung ke Pasar Bitcoin, Meski dengan Modal Terbatas
Komentar Trump Soal DeepSeek: Alarm Peringatan bagi Dominasi Teknologi AS
Bodi Kereta Api Jenis SSNG Terlalu Mepet Tembok Terowongan, Begini Penjelasan KAI
KAI Daop 9 Himbau Masyarakat agar Menggunakan Tiket Resmi Untuk Naik Kereta Api
Blockchain Association Minta Trump Prioritaskan Kebijakan Crypto dalam Kepemimpinannya
PT Pindad Akui, Mesin dan Transmisi MV3 Garuda Bukan Buatan dalam Negeri
Cerahnya Prospek Industri Mobil Listrik di Indonesia, Diteliti

Baca Lainnya

Senin, 3 Maret 2025 - 13:33 WIB

KA Pandalungan Hadirkan Layanan Priority Agar Perjalanan Lebih Eksklusif dan Nyaman

Kamis, 30 Januari 2025 - 13:48 WIB

Nuvve Holding Corp Perusahaan Kendaraan Listrik Gabung ke Pasar Bitcoin, Meski dengan Modal Terbatas

Kamis, 30 Januari 2025 - 13:27 WIB

Komentar Trump Soal DeepSeek: Alarm Peringatan bagi Dominasi Teknologi AS

Jumat, 10 Januari 2025 - 13:42 WIB

Bodi Kereta Api Jenis SSNG Terlalu Mepet Tembok Terowongan, Begini Penjelasan KAI

Senin, 23 Desember 2024 - 03:00 WIB

KAI Daop 9 Himbau Masyarakat agar Menggunakan Tiket Resmi Untuk Naik Kereta Api

TERBARU

Kolomiah

Lebaran yang Membumi

Rabu, 2 Apr 2025 - 23:14 WIB

Ilustrasi idul fitri 1446 H

Opinia

Lebaran: Subjek Bebas yang Memaafkan

Rabu, 2 Apr 2025 - 13:20 WIB