Sejarah Panjang Motor Satria, dari 2 Tak Hingga 4 Tak

Selasa, 30 Januari 2024 - 19:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar tangkapan layar akun instangram tantan_sopian13

Gambar tangkapan layar akun instangram tantan_sopian13

Frensia.Id- Beberapa produsen sepeda motor Indonesia pasti memiliki produk yang dianggap legendaris. Salah satu contohnya adalah Suzuki Satria, yang telah diproduksi selama bertahun-tahun dan telah melalui berbagai generasi. Kuda besi ini sudah lama ada. Saat itu dikenal sebagai motor bebek underbone yang kuat. Pertama kali dirilis pada tahun 1997. Hingga saat ini, masih ada tempat untuk pecinta roda dua.

Usianya kini 24 tahun, sejak mendebut di Indonesia. Setidaknya sudah mengalami perubahan hingga delapan kali, mulai dari mesin 2-tak hingga 4-tak. Seperti ini sejarah panjangnya.

Suzuki Satria 120S

Ia merupakan Satria generasi pertama di Indonesia. Merasakan aspal tanah air pada Oktober 1997. Ia dibangun dari basis RG Sport 110 (tidak dijual di Indonesia). Namun Suzuki menyematkan mesin 120 cc 2-tak. Ia diproduksi dengan platform sport underbone atau yang dikenal dengan sebutan motor bebek sport.

Baca Juga :  KA Pandalungan Hadirkan Layanan Priority Agar Perjalanan Lebih Eksklusif dan Nyaman

Suzuki Satria RU 120R

Satria 120 terus melejit dengan legenda motor bebek yang memiliki kekuatan sport dengan suspensi mumpuni. Selang 1 tahun dari kelahiran 120S atau tepatnya 1998, pabrikan melakukan upgrade dengan melahirkan Satria 120R. Ia hadir pada April 1998 dan masih mengusung mesin 2 tak jetcooled yang jadi ciri khasnya. Bedanya dia sudah pakai 6-percepatan dengan kopling manual. Sistem perpindahan transmisinya juga serupa dengan motor sport, gigi 1 diinjak ke depan sedangkan gigi 2 sampai 6 dicongkel atau diinjak ke belakang.

Suzuki Satria Hiu (120 LSCM)

Baca Juga :  KA Pandalungan Hadirkan Layanan Priority Agar Perjalanan Lebih Eksklusif dan Nyaman

Di akhir 2003 Suzuki mengimpor utuh Satria 120 LSCM dari Malaysia. Menurut beberapa sumber, LSCM kepanjangan dari Lion Suzuki Corporation Malaysia yang merupakan perakit motor Suzuki di Negeri Jiran. Di Indonesia, motor ini lebih dikenal dengan sebutan “Satria Hiu”. Lagi-lagi Suzuki memberikan desain yang berbeda di kalangan bebek saat itu. Banyak bagian bodi yang meruncing dan secara keseluruhan desainnya agresif, persis seperti hiu menerkam mangsa.

Suzuki Satria FU150

Akibat regulasi pemerintah soal emisi, Suzuki akhirnya berinovasi dengan produk unggulannya itu. Maka pada 2004 lahirlah Suzuki Satria FU150. Inilah awal era Satria bermesin 4-tak. Mulanya ia diimpor langsung dari Thailand dengan sedikit ubahan yang disesuaikan dengan kondisi jalanan Indonesia.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

KA Pandalungan Hadirkan Layanan Priority Agar Perjalanan Lebih Eksklusif dan Nyaman
Nuvve Holding Corp Perusahaan Kendaraan Listrik Gabung ke Pasar Bitcoin, Meski dengan Modal Terbatas
Komentar Trump Soal DeepSeek: Alarm Peringatan bagi Dominasi Teknologi AS
Bodi Kereta Api Jenis SSNG Terlalu Mepet Tembok Terowongan, Begini Penjelasan KAI
KAI Daop 9 Himbau Masyarakat agar Menggunakan Tiket Resmi Untuk Naik Kereta Api
Blockchain Association Minta Trump Prioritaskan Kebijakan Crypto dalam Kepemimpinannya
PT Pindad Akui, Mesin dan Transmisi MV3 Garuda Bukan Buatan dalam Negeri
Cerahnya Prospek Industri Mobil Listrik di Indonesia, Diteliti

Baca Lainnya

Senin, 3 Maret 2025 - 13:33 WIB

KA Pandalungan Hadirkan Layanan Priority Agar Perjalanan Lebih Eksklusif dan Nyaman

Kamis, 30 Januari 2025 - 13:48 WIB

Nuvve Holding Corp Perusahaan Kendaraan Listrik Gabung ke Pasar Bitcoin, Meski dengan Modal Terbatas

Kamis, 30 Januari 2025 - 13:27 WIB

Komentar Trump Soal DeepSeek: Alarm Peringatan bagi Dominasi Teknologi AS

Jumat, 10 Januari 2025 - 13:42 WIB

Bodi Kereta Api Jenis SSNG Terlalu Mepet Tembok Terowongan, Begini Penjelasan KAI

Senin, 23 Desember 2024 - 03:00 WIB

KAI Daop 9 Himbau Masyarakat agar Menggunakan Tiket Resmi Untuk Naik Kereta Api

TERBARU

Don Quixote, Tokoh fiksi karangan Miguel De Cervantes

Kolomiah

Kita Adalah Don Quixote yang Terhijab

Jumat, 4 Apr 2025 - 13:02 WIB

Kolomiah

Lebaran yang Membumi

Rabu, 2 Apr 2025 - 23:14 WIB