Tak Heran Gaza Hancur, Amerika Akui Telah Kirim Puluhan Ribu Bom Ke Israel

Minggu, 30 Juni 2024 - 14:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar Tak Heran Gaza Hancur, Amerika Akui Telah Kirim Puluhan Ribu Bom Ke Israel (Sumber: Canva)

Gambar Tak Heran Gaza Hancur, Amerika Akui Telah Kirim Puluhan Ribu Bom Ke Israel (Sumber: Canva)

Frensia.id– Tak Heran jika Gaza hancur lebur. Walaupun Israel negara yang cukup kecil, namun mereka sebenarnya telah mendapatkan kiriman puluhan ribu bom dari Amerika serikat.

Sebagaimana yang dilansir dari Reuter 30/06/2024, Baru-baru ini, pemerintahan Biden mengakui hal tersebut. Informasinya, mereka telah memberikan dukungan kepada Israel melalui pengiriman amunisi dalam jumlah besar, yang mencakup lebih dari 10.000 bom seberat 2.000 pon yang dikenal karena daya rusaknya yang tinggi, serta ribuan rudal Hellfire.

Pengiriman ini, yang dimulai sejak perang di Gaza berlangsung, diungkapkan oleh dua pejabat AS yang mengetahui detail pembaruan daftar pengiriman senjata tersebut. Langkah ini mencerminkan komitmen AS dalam mendukung sekutu strategisnya di Timur Tengah, meskipun menuai berbagai tanggapan dari komunitas internasional terkait eskalasi konflik di wilayah tersebut.

Baca Juga :  Dari Mustahik ke Miliarder Kecil, Riset Berikut Ungkap Rahasia Program Zakat di Malaysia yang Sukses Raih RM12.000 per Bulan

Tercatat, dimulai sejak perang meletus pada Oktober lalu hingga beberapa hari terakhir, Amerika Serikat telah mengirimkan paling tidak 14.000 bom MK-84 yang berbobot 2.000 pon, 6.500 bom berbobot 500 pon. Tidak hanya itu, mereka juga 3.000 rudal Hellfire berpemandu presisi untuk serangan udara-ke-darat, 1.000 bom penghancur bunker, 2.600 bom berukuran kecil yang dijatuhkan dari udara, serta berbagai jenis amunisi lainnya.

Bahkan Reuter juga memberikan penjelasan dari pantauannya, setiap waktu tak ada batasan dan perlemahan pada jumlah pengiriman. Jadi walaupun mendapat kecaman dari dunia internasional, bahkan kondisi dalam negerinya memanas akhir-akhir ini, sebenarnya tak ada perubahan jumlah pengiriman.

Baca Juga :  Post Globalization Militarism: Kajian Interdisipliner tentang Hegemoni Ekonomi, Polarisasi Sosial, dan Tatanan Militerisme Dunia 

Hal ini sebagaimana dikemukakan oleh Tom Karako, seorang pakar analis studi srnjata internasional.

“Meskipun angka-angka ini dapat dikeluarkan dengan relatif cepat dalam sebuah konflik besar, daftar ini jelas mencerminkan tingkat dukungan yang besar dari Amerika Serikat untuk sekutu Israel kami”, ujarnya.

Karaka telah mengidenfikasi bahwa amunisi yang digunakan, terdaftar sebagai milik AS. Beberapa ditemukan dalam aksi bom di Gaza dan bahkan juga saat berkontak dengam Hisbullah.

Merespon pernyataan tersebut, gedung putih tidak mrngkonfirmasi jumlah amunis yang ditemukan. Namun mereka mengaku telah mengirim dukungan keamanan senilai $6,5 M.

Sebagaimana diketahui bersama, bahwa serangan Israel hingga telah memakan banyak korban. Jika diperkirakan sudah lebih dari 37.000 jiwa warga Palestina melayang.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Dari Mustahik ke Miliarder Kecil, Riset Berikut Ungkap Rahasia Program Zakat di Malaysia yang Sukses Raih RM12.000 per Bulan
Post Globalization Militarism: Kajian Interdisipliner tentang Hegemoni Ekonomi, Polarisasi Sosial, dan Tatanan Militerisme Dunia 
Meskipun Mencapai ATH Baru, Nilai Emas Terus Menurun Dibandingkan Bitcoin
Presiden Luong Cuong Serukan Persatuan dan Pembangunan
Nuvve Holding Corp Perusahaan Kendaraan Listrik Gabung ke Pasar Bitcoin, Meski dengan Modal Terbatas
Komentar Trump Soal DeepSeek: Alarm Peringatan bagi Dominasi Teknologi AS
Indonesia dan Malaysia Sepakati Penguatan Kerja Sama Strategis
Senator Rusia Ungkap Dugaan Pola Provokasi AS

Baca Lainnya

Kamis, 27 Maret 2025 - 21:23 WIB

Dari Mustahik ke Miliarder Kecil, Riset Berikut Ungkap Rahasia Program Zakat di Malaysia yang Sukses Raih RM12.000 per Bulan

Kamis, 20 Maret 2025 - 22:06 WIB

Post Globalization Militarism: Kajian Interdisipliner tentang Hegemoni Ekonomi, Polarisasi Sosial, dan Tatanan Militerisme Dunia 

Selasa, 18 Februari 2025 - 05:34 WIB

Meskipun Mencapai ATH Baru, Nilai Emas Terus Menurun Dibandingkan Bitcoin

Jumat, 31 Januari 2025 - 23:25 WIB

Presiden Luong Cuong Serukan Persatuan dan Pembangunan

Kamis, 30 Januari 2025 - 13:48 WIB

Nuvve Holding Corp Perusahaan Kendaraan Listrik Gabung ke Pasar Bitcoin, Meski dengan Modal Terbatas

TERBARU

Kolomiah

Lebaran yang Membumi

Rabu, 2 Apr 2025 - 23:14 WIB

Ilustrasi idul fitri 1446 H

Opinia

Lebaran: Subjek Bebas yang Memaafkan

Rabu, 2 Apr 2025 - 13:20 WIB