Ternyata sebelum Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad saw sudah sholat, Lalu Seperti apa Sholat Nabi?

Wednesday, 7 February 2024 - 14:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Frensia.id –Ketika berbibcara Isra’ Mi’raj yang ada dalam benak pikiran kita adalah tentang perintah mendirikan sholat lima waktu. Hal itu karena peristiwa Isra’ Mi’raj ini adalah peristiwa diwajibkannya shalat lima waktu. Kendati demikian, bukan berarti Nabi Muhammad dan umat Islam belum atau tidak melaksanakan shalat.

Sebeb shalat diwajibkan kepada Nabi Muhammad saw sejak beliau menerima wahyu pertama saat beliau menjadi Nabi sebagaimana dalam keterangan hadis yang diriwayatkan Imam Ahmad dan Ad-Daraquthni bawha Jibril datang kepada Rasul ketika menyampaikan wahyu pertama dan mengajarkan Rasul wudhu’ dan shalat.

Di nukil dari NU Online merujuk pada pernyataan Ibnu Rajab dalam Fathul Bari, para ulama berbeda pendapat tentang bagaimana Nabi salat sebelum Isra’ Mi’raj. Hal yang penting disini para ulama hendak membuktikan sebelum Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad saw sudah shalat.

Baca Juga :  Warga Desa Suger Kidul Jember Rayakan Lebaran Lebih Awal

Jika Rasullullah sudah sholat selum Isra’ Mi’raj. Lalu bagaimana sholat yang dikerjakan Rosulullah? kapan waktunya? dan berapa rokaatnya?

Dilansir dari Nu Online Ibnu Rajab menegaskan bahwa shalat yang diwajibkan pada Rasul awalnya adalah sholat shubuh dua raka’at dan dua raka’at pada malam hari. Imam Qatadah juga mengatakan shalat pertama kali itu berupa dua raka’at shubuh dan dua raka’at isya.

Baca Juga :  Idealisme Nabi Muhammad SAW Ketika DiLobi oleh Orang Terdekat

Dengan demikian, wajibnya sholat tidak berlansung wajib sebanyak 5 waktu, namun sebanyak dua kali, yakni dua raka’at di waktu subuh dan dua raka’at diwaktu isya’.

Bagaimana dengan sholat nabi yang dikerjakan Nabi Muhammad ketika Rasulullah berhenti di Baitul Maqdis. Sebagaimana jamak diketahui, sebelum Mi’raj, Rasulullah berhenti di Baitul Maqdis untuk mengerjakan shalat.

Menanggapi hal ini, Ali Mula Al-Qari dalam Mirqatul Mafatih  menjelaskan shalat yang dikerjakan Nabi adalah shalat tahiyatul masjid. Secara lahir, inilah shalat yang diikuti oleh para Nabi, sehingga Nabi Muhammad menjadi imamnya para Nabi.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Perempuan Cantik Tidak Disunnahkan Mengikuti Sholat Idul Fitri, Begini Penjelasan dalam Kitab Fathul Qorib
Warga Desa Suger Kidul Jember Rayakan Lebaran Lebih Awal
Berkah Tidak Mesti Identik dengan Kekayaan, Begini Penjelasan Dr. Haidar Baqir
Idealisme Nabi Muhammad SAW Ketika DiLobi oleh Orang Terdekat
Awal Ramadan, Jumlah Penumpang KA di Jember Alami Penurunan
Pemerintah Tetapkan 1 Ramadhan 1447 H Kamis, Serukan Persatuan di Tengah Perbedaan
Riset Orientalis Ungkap Inkonsistensi Moral dan Disiplin Diri Saat Ramadhan Para Pemuda Mesir
Resepsi 100 Tahun NU, Ketua LDNU PBNU Paparkan Tiga Kerangka Khidmat

Baca Lainnya

Thursday, 19 March 2026 - 07:58 WIB

Warga Desa Suger Kidul Jember Rayakan Lebaran Lebih Awal

Sunday, 8 March 2026 - 14:28 WIB

Berkah Tidak Mesti Identik dengan Kekayaan, Begini Penjelasan Dr. Haidar Baqir

Thursday, 26 February 2026 - 23:19 WIB

Idealisme Nabi Muhammad SAW Ketika DiLobi oleh Orang Terdekat

Saturday, 21 February 2026 - 17:00 WIB

Awal Ramadan, Jumlah Penumpang KA di Jember Alami Penurunan

Tuesday, 17 February 2026 - 21:00 WIB

Pemerintah Tetapkan 1 Ramadhan 1447 H Kamis, Serukan Persatuan di Tengah Perbedaan

TERBARU

Penampakan bayi laki-laki yang ditemukan di pinggir jalan, samping rumah warga Desa Patemon, Kecamatan Tanggul, Jember. (Foto: Tangkapan layar Instagram @infojember).

Criminalia

Kronologi Penemuan Bayi di Pinggir Jalan Rumah Warga Tanggul Jember

Thursday, 26 Mar 2026 - 14:14 WIB

Arah Demokrasi. Sumber: Pixabay

Kolomiah

Prosedur Mayoritarian

Tuesday, 24 Mar 2026 - 23:33 WIB