Rektor UIN KHAS Jember Sampaikan Peran MUI di Pembukaan Musda ke-XI

Saturday, 4 April 2026 - 15:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rektor UIN KHAS Jember, Prof. Hepni Zain saat sambutan di pembukaan Musyawarah Daerah MUI ke-XI (Foto: Fadli/Frensia).

Rektor UIN KHAS Jember, Prof. Hepni Zain saat sambutan di pembukaan Musyawarah Daerah MUI ke-XI (Foto: Fadli/Frensia).

Kaliwates, Frensia.id – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Jember telah menyelenggarakan Musyawarah Daerah (Musda) ke XI, di Gedung BEC Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember, pada Sabtu, (4/4/2026).

Rektor UIN KHAS Jember, Prof. Hepni Zain, dalam kesempatan pembukaan Musda tersebut menyampaikan bahwa peran MUI di masa depan sangat signifikan.

“Optimalisasi peran itu harus ditingkatkan tahun demi tahun, sehingga kemudian keberadaannya betul-betul menjadi kompas kehidupan bagi umat,” kata dia.

Kata Prof. Hefni, di tengah situasi semakin banyaknya orang yang tidak punya otoritas berbicara tentang agama, MUI perlu menunjukkan posisi kelembangaannya di masyarakat.

Baca Juga :  Rektor UIN KHAS Jember Sampaikan Gagasan Pendidikan Islam Berkarakter Ulil Albab dan Ulin Nuha

Menurutnya, MUI sebagai lembaga yang di dalamnya terdiri dari para ulama, dapat menjadi pewaris nabi di Indonesia.

“Kemudian yang kedua, harus menjadi obor dan navigator umat,” katanya.

MUI Jember di tahun mendatang akan mengalami pergantian estafet kepemimpinan struktural kepengurusan.

Ketua Umum MUI Jember, KH. Abdul Haris berharap MUI dapat menjadi lembaga pengabdian yang terus mempertahankan kekuatan internal pengurus.

“MUI ini adalah khidmah. Bukan keren-kerenan, prestisius-prestisiusan, siapapun yang pada akhirnya akan memimpin untuk yang akan datang. Harapannya adalah koordinasi internal, kemudian soliditas tim dan seterusnya itu tetap dipertahankan,” kata dia.

Baca Juga :  Perempuan Cantik Tidak Disunnahkan Mengikuti Sholat Idul Fitri, Begini Penjelasan dalam Kitab Fathul Qorib

Kata dia, MUI merupakan lembaga yang tidak mempunyai umat, sehingga selama kepengurusannya di tahun 2021-2026, hanya dua kali mendapat dukungan proposal pendanaan.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa MUI berbeda dengan organisasi yang mempunyai basis massa atau umat di tingkat wilayahnya.

“Jadi MUI itu kalau seandainya pengurusnya cuma 100 orang, ya itu sudah,” tegasnya.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Kepala KUA Tanggul Jember Sampaikan Fokus Transformasi Pelayanan di 100 Hari Kerja
Perempuan Cantik Tidak Disunnahkan Mengikuti Sholat Idul Fitri, Begini Penjelasan dalam Kitab Fathul Qorib
Warga Desa Suger Kidul Jember Rayakan Lebaran Lebih Awal
Berkah Tidak Mesti Identik dengan Kekayaan, Begini Penjelasan Dr. Haidar Baqir
Idealisme Nabi Muhammad SAW Ketika DiLobi oleh Orang Terdekat
Awal Ramadan, Jumlah Penumpang KA di Jember Alami Penurunan
Pemerintah Tetapkan 1 Ramadhan 1447 H Kamis, Serukan Persatuan di Tengah Perbedaan
Riset Orientalis Ungkap Inkonsistensi Moral dan Disiplin Diri Saat Ramadhan Para Pemuda Mesir

Baca Lainnya

Saturday, 18 April 2026 - 22:00 WIB

Kepala KUA Tanggul Jember Sampaikan Fokus Transformasi Pelayanan di 100 Hari Kerja

Saturday, 4 April 2026 - 15:05 WIB

Rektor UIN KHAS Jember Sampaikan Peran MUI di Pembukaan Musda ke-XI

Saturday, 21 March 2026 - 14:54 WIB

Perempuan Cantik Tidak Disunnahkan Mengikuti Sholat Idul Fitri, Begini Penjelasan dalam Kitab Fathul Qorib

Thursday, 19 March 2026 - 07:58 WIB

Warga Desa Suger Kidul Jember Rayakan Lebaran Lebih Awal

Sunday, 8 March 2026 - 14:28 WIB

Berkah Tidak Mesti Identik dengan Kekayaan, Begini Penjelasan Dr. Haidar Baqir

TERBARU

Tangkapan layar dari akun media sosial X Formely Twitter, @ God Be With Us.

Criminalia

Viral di X, Mahasiswa Hukum UNEJ Diduga Lecehkan Perempuan

Friday, 17 Apr 2026 - 19:15 WIB