Morula IVF Gandeng RSI Fatimah Banyuwangi, Perkuat Layanan Fertilitas

Monday, 10 August 2026 - 01:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar Morula IVF Gandeng RSI Fatimah Banyuwangi, Perkuat Layanan Fertilitas(Sumber: Istimewa)

Gambar Morula IVF Gandeng RSI Fatimah Banyuwangi, Perkuat Layanan Fertilitas(Sumber: Istimewa)

FRENSIA.ID– Layanan penanganan fertilitas kini makin dekat dengan masyarakat Banyuwangi. Morula IVF Indonesia resmi menggandeng Rumah Sakit Islam Fatimah. Kolaborasi ini menjadi langkah penting untuk mempermudah akses edukasi dan tindakan medis. Khususnya bagi pasangan yang mengalami kendala momongan.

“Tujuan kami roadshow tentunya memberikan akses atau edukasi yang sangat terbuka,” ujar Arik Lisarja, Head of Division Morula saat acara Seminar Morula Goes to Banyuwangi “Bersama Menemukan Jalan Menuju Buah Hati” di Aston Banyuwangi, Minggu (09/08/26).

Banyak pasangan tidak menyadari adanya isu fertilitas yang mereka alami. Padahal, deteksi dini sangat menentukan keberhasilan program kehamilan. Konsultan Fertilitas Morula IVF, Prof. dr. Budi Santoso menyatakan, infertility diukur dari usia pernikahan satu tahun tanpa proteksi.

“Angka infertility di masyarakat kita antara 10 sampai 15 persen,” ungkapnya menjelaskan situasi lapangan.

Baca Juga :  UIN KHAS Jember Kukuhkan 4 Guru Besar

Penanganan gangguan kesuburan sangat terikat dengan faktor usia calon ibu. Penurunan cadangan sel telur umumnya terjadi saat menginjak 35 tahun.
Pemeriksaan kesehatan, tambahnya, tidak boleh hanya dibebankan kepada pihak istri. Pria juga berkontribusi pada masalah fertilitas sekitar 40 persen.

“Gak bisa suaminya saja, gak bisa istrinya saja, tapi couple,” tegas Prof. Budi mengenai pentingnya pemeriksaan pasangan.

RSI Fatimah Banyuwangi siap menjadi penghubung layanan medis tersebut. Warga lokal tidak perlu lagi jauh-jauh berkonsultasi ke luar kota.

“Kami disini berfungsi sebagai konektor kebutuhan masyarakat akan layanan infertilitas,” tutur Direktur RSI Fatimah, dr. Widowati.

Persiapan sarana serta prasarana pendukung tengah dimatangkan secara bertahap. Layanan inseminasi buatan dijadwalkan mulai beroperasi tahun depan.
Layanan program bayi tabung nantinya bisa dijalankan secara parsial. Sebagian proses tindakan medis dapat langsung ditangani di Banyuwangi.

Baca Juga :  Xenia Terguling di Ladang Cabai Usai Hantam Drainase di Kalibaru Banyuwangi

Estimasi biaya program bayi tabung berkisar Rp100 juta hingga Rp150 juta. Nilainya bervariasi tergantung kondisi medis masing-masing pasangan.

Kualitas laboratorium Morula telah mengantongi akreditasi internasional RTAC (Reproductive Technology Accreditation Committee) Australia. Standar layanannya setara dengan fasilitas medis di luar negeri.

Dengan teknologi tersebut, tingkat keberhasilan program bayi tabung Morula mencapai 77 persen. Saat menyampaikan informasi dan edukasi kesehatan reproduksi serta layanan terbaru dari Morula, turut menghadirkan narasumber Dokter Obgyn dr. Selamat Widodo, Dokter Andrologi dr. Taufiq Hidayat, hingga Scientific Director Morula IVF Indonesia Prof. Arief Boediono. (Qhobid Z)

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

8 Guru Besar UIN KHAS Jember Resmi Jadi Pendaftar Bakal Calon Rektor
Respons Ketua IKA UIN KHAS soal Penjaringan Bakal Calon Rektor
Ketua IKA UIN KHAS Jember Resmi Dikukuhkan Jadi Guru Besar
Prof Sahiron: Lebih Banyak Profesor di Kampus akan Bagus Akreditasinya
UIN KHAS Jember Kukuhkan 4 Guru Besar
UIN KHAS Jember Borong 7 Medali di Ajang PORSI JAWARA II 2026
UIN KHAS Jember Kirim Surat Keberatan dan Dugaan Kecurangan Panitia PORSI JAWARA II 2026
Penanggung Jawab UIN KHAS Jember Minta Lomba LKTI Diulang, Pengumuman Pemenang Catut Logo Kampus

Baca Lainnya

Friday, 18 September 2026 - 14:41 WIB

Respons Ketua IKA UIN KHAS soal Penjaringan Bakal Calon Rektor

Friday, 18 September 2026 - 14:35 WIB

Ketua IKA UIN KHAS Jember Resmi Dikukuhkan Jadi Guru Besar

Friday, 18 September 2026 - 00:50 WIB

Prof Sahiron: Lebih Banyak Profesor di Kampus akan Bagus Akreditasinya

Thursday, 17 September 2026 - 19:23 WIB

UIN KHAS Jember Kukuhkan 4 Guru Besar

Saturday, 12 September 2026 - 21:12 WIB

UIN KHAS Jember Borong 7 Medali di Ajang PORSI JAWARA II 2026

TERBARU

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading