FRENSIA.ID-Petaka menghampiri Real Madrid dalam laga El Derbi Madrileno terbaru setelah skuad asuhan Jose Mourinho tersebut ditekuk 2-1 oleh tuan rumah Atletico Madrid di Riyadh Air Metropolitano. Kekalahan menyakitkan ini membuat Los Blancos semakin menderita dalam perburuan gelar juara LaLiga musim ini.
FC Barcelona kini semakin nyaman bertengger di puncak klasemen tanpa tersentuh satu pun kekalahan dengan raihan 21 poin. Sementara itu, Atletico berhasil mengambil alih posisi kedua dengan 16 poin, meninggalkan Real Madrid yang tertahan di peringkat ketiga dengan 15 poin dan posisinya kini terancam digeser oleh Real Betis yang memiliki poin serupa.
Pertandingan derbi yang berlangsung panas ini sebenarnya berjalan cukup alot dan minim peluang berbahaya di sepanjang babak pertama. Namun, tensi langsung memuncak dan menjadi awal kehancuran bagi tim tamu saat memasuki babak kedua.
Pada menit ke-52, Real Madrid harus rela bermain dengan sepuluh orang setelah bek tengah Dean Huijsen diganjar kartu merah usai tinjauan VAR. Huijsen kedapatan menjatuhkan Giuliano Simeone sebagai pemain terakhir di dalam kotak terlarang. Alejandro Grimaldo yang maju sebagai algojo tak menyia-nyiakan kesempatan emas tersebut.
Eksekusi penaltinya yang tenang sukses menaklukkan Thibaut Courtois untuk membuka keunggulan tuan rumah.
Luka Real Madrid semakin menganga hanya enam menit berselang. Serangan apik yang dibangun oleh skuad racikan Diego Simeone kembali membuahkan hasil saat umpan silang cerdik dari Giuliano Simeone diselesaikan dengan sempurna oleh Jonathan David.
Gol tersebut sekaligus mencatatkan rekor impresif bagi David, yakni tiga gol dalam tiga penampilan awalnya di LaLiga. Di sisi lain, lini serang Real Madrid yang bertabur bintang seperti Kylian Mbappe dan Vinicius Junior tampak frustrasi dan buntu. Situasi yang tak kunjung membaik bahkan memaksa Mourinho menarik keluar Vinicius guna mencari solusi alternatif di tengah gemuruh perayaan publik Metropolitano.
Meski terus berada dalam tekanan, Real Madrid sempat memberikan ancaman balasan di penghujung laga. Memasuki menit ke-89, Antonio Rudiger berhasil memperkecil ketertinggalan lewat sundulan kerasnya yang sukses merobek gawang Jan Oblak, memanfaatkan umpan silang akurat dari tendangan bebas pemain pengganti, Bernardo Silva.
Gol tersebut sempat memicu ketegangan luar biasa di masa injury time yang berlangsung lebih dari enam menit. Namun, solidnya pertahanan Atletico sukses meredam setiap gempuran akhir tersebut hingga peluit panjang dibunyikan.
Kekalahan pahit ini memaksa Real Madrid pulang dengan tangan kosong menjelang jeda internasional, dan membuat misi mereka untuk mengejar keperkasaan Barcelona di puncak klasemen terasa semakin berat.






